Zestril Tablet 5 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Zestril Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung lisinopril dihydrate 5 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Zestril Tablet 5 mg (1 Strip @ 14 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Lisinopril dihydrate
Kelas Terapi
Antihipertensi
Klasifikasi Obat
ACE Inhibitor
Kemasan
1 strip @ 14 tablet (5 mg)
Produsen
AstraZeneca

Informasi Zat Aktif

Lisinopril merupakan golongan penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini akan menghambat enzim yang berperan dalam mengubah angiotensin I menjadi angiotensin II, yaitu hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah, untuk menurunkan tekanan darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lisinopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 25%.Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 7 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 12 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Mengatasi penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik).
  • Mengobati penyakit gagal jantung.
  • Terapi setelah mengalami serangan jantung.

Lisinopril bekerja dengan mengurangi produksi enzim angiotensin II. Dengan berkurangnya produksi enzim tersebut, pembuluh darah pun dapat melebar, sehingga aliran darah lebih lancar dan jantung dapat lebih efisien memompa darah.

Komposisi Obat

Lisinopril dihydrate 5 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Hipertensi:
    • Dosis awal: 20 mg/hari
  • Hipertensi berat atau deplesi volume:
    • Dosis awal: 5 mg/hari
    • Dosis pemeliharaan: 20 mg/hari
    • Dosis maksimal: 80 mg/hari
  • Gagal jantung:
    • Dosis awal: 2,5 atau 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga di bawah 10 mg dalam rentang waktu minimal 2 minggu
    • Dosis maksimal: 40 mg/hari
  • Setelah serangan jantung:
    • Dosis awal: 5 mg/hari selama 2 hari dimulai dalam waktu 24 jam setelah mengalami gejala. Dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg/hari.
  • Pasien dengan tekanan darah sistolik rendah:
    • Dosis awal: 2,5 mg/hari
  • Nefropati diabetik: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari

Anak-anak berusia 6-16 tahun dengan berat badan:

  • 20-50 kg:
    • Dosis awal: 2,5 mg/hari
    • Dosis maksimal: 20 mg/hari
  • 50 kg ke atas:
    • Dosis awal: 5 mg/hari
    • Dosis maksimal: 40 mg/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Batuk kering.
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak membantu batuk yang disebabkan lisinopril. Terkadang, batuk membaik dengan sendirinya. Hubungi dokter jika batuk mengganggu tidur Anda. Walaupun Anda berhenti meminum lisinopril, batuk dapat memakan hingga satu bulan untuk hilang.
  • Gatal atau ruam.
    Minumlah antihistamin yang dapat dibeli di apotek. Mintalah saran obat antihistamin yang cocok kepada apoteker
  • Penglihatan kabur.
    Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Jika berlangsung lebih dari satu hari,segera hubungi dokter Anda. Dokter mungkin perlu mengubah perawatan Anda.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam tubuh (hiperkalemia).
  • Pasien dengan gangguan penyempitan pada katup aorta jantung (stenosis aorta berat).
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami kelainan pembuluh darah.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lisinopril.
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema).
  • Penggunaan bersama obat aliskiren pada pasien gangguan ginjal atau kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien yang mengonsumsi obat sacubitril.
  • Wanita hamil.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat pengontrol tekanan darah (antihipertensi) dan peluruh air seni (diuretik).
    Penggunaan bersama dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal (hipotensi).
  • Spironolakton dan amilorid, suplemen kalium, trimetoprim, dan siklosporin.
    Penggunaan bersama dapat meningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Insulin.
    Penggunaan bersama insulin dapat meningkatkan efek insulin dalam menurunkan kadar gula darah.
  • Obat NSAID.
    Penggunaan bersama obat NSAID dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan mengurangi efek obat antihipertensi.
  • Lithium.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar serum dan keracunan (toksisitas) lithium.
  • Aliskiren.
    Penggunaan bersama dapat meningkatan risiko penurunan tekanan darah (hipotensi), peningkatan kadar kalium (hiperkalemia), dan gagal ginjal dengan aliskiren.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius di bawah ini:

  • Pingsan
  • Gejala kadar kalium darah tinggi, seperti kelemahan otot serta detak jantung lambat atau tidak teratur
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Zestril Tablet 5 mg (1 Strip @ 14 Tablet)