Stok Habis
Zerlin tablet adalah obat untuk mengatasi depresi, panik, dan gangguan kecemasan.

Zerlin Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Zerlin tablet adalah obat untuk mengatasi depresi, panik, stres pasca trauma, gangguan disforik pramenstruasi, dan gangguan kecemasan. Obat ini merupakan obat obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Zerlin tablet mengandung zat aktif sertralin.

Zerlin Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Sertralin.
Kelas Terapi
Antidepresan.
Klasifikasi Obat
Selective Serotonin Reuptake Inhibitor (SSRI).
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen
Pharos Indonesia

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengobati depresi.
  • Gangguan obsesif-kompulsif.
  • Gangguan panik.
  • Gangguan kecemasan.
  • Gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
  • Gangguan psikologi, gejala fisik, dan emosi yang berhubungan dengan siklus menstruasi (dysphoric pramenstruasi (PMDD)).

Sertralin merupakan antidepresan dalam kelompok obat yang disebut inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI). Sertralin  bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu yaitu serotonin di otak dan memengaruhi bahan kimia di otak yang mungkin tidak seimbang pada orang dengan depresi, panik, dan kecemasan.

Komposisi Obat

Sertralin 50 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Dosis awal: 1 tablet/hari.
  • Dosis maksimal: 200 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Lelah atau kelemahan.
    Jika sertralin membuat Anda merasa lelah atau lemah, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk. Jika gejala ini tidak hilang setelah satu atau dua minggu, segera minta saran kepada dokter atau apoteker Anda.
  • Diare.
    Minum banyak air atau cairan lain untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan gejala buang air kecil lebih sedikit dari biasanya dan urin berwarna gelap dan berbau tajam. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mual.
    Cobalah untuk minum sertralin dengan atau setelah makan. Mungkin juga membantu jika Anda menghindari makanan kaya rasa atau makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi sertralin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
    Cobalah minum sertralin di pagi hari.
  • Mengantuk.
    Minum sertralin di malam hari dan kurangi jumlah alkohol yang Anda minum. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa mengantuk. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dengan dokter Anda.
  • Mulut kering.
    Kunyah permen karet bebas gula atau permen bebas gula.
  • Pusing.
    Jika sertralin membuat Anda merasa pusing, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu dibawah 30° C. Hindari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak - anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat keluarga gangguan emosi yang tidak stabil (bipolar), suasana hati yang bersemangat secara fisik dan mental (mania atau hipomania), gangguan jangka panjang (skizofrenia), tingginya kadar gula (diabetes melitus), riwayat gangguan perdarahan, tekanan dalam mata yang meningkat tinggi (glaukoma sudut tertutup) atau riwayat glaukoma.
  • Anak-anak.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Hindari penarikan mendadak.
  • Pasien penderita gangguan hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang menggunakan bersamaan atau dalam 14 hari setelah penghentian obat golongan monoamine oxidase inhibitors (MAOI).
  • Penggunaan bersamaan dengan pimozid.
  • Penggunaan bersamaan larutan konsentrat oral sertralin dengan disulfiram.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Diuretik.
    Penggunaan sertralin dengan diuretik dapat meningkatkan risiko penurunan kadar natrium dalam darah (hiponatremia).
  • Ziprasidon, iloperidon, klorpromazin, mesoridazin, droperidol, antibiotik spesifik misalnya eritromisin, gatifloksasin, moksiifloksasin, sparfloksasin, antiaritmia misalnya amiodaron dan sotalol.
    Peningkatan risiko perpanjangan QT yang memperpanjang bilik jantung memompa terlalu cepat.
  • Disulfiram.
    Peningkatan efek merugikan atau toksik dari larutan konsentrat oral sertralin dengan disulfiram.
  • Antikoagulan misalnya aspirin, klopidogrel, heparin, warfarin dan NSAID misalnya ibuprofen dan naproksen.
    Penggunaan sertralin dengan obat di atas dapat meningkatan risiko terjadinya perdarahan.
  • Fenitoin.
    Sertralin dapat meningkatkan konsentrasi serum fenitoin.
  • MAOI, linezolid, dan IV mitilen blue.
    Penggunaan sertralin bersama obat di atas dapat mengganggu metabolisme obat di atas.
  • Pimozid.
    Sertralin dapat meningkatkan efek merugikan atau toksik pimozid.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika efek samping tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sertraline/?type=brief&mtype=generic

Diakses pada 8 September 2020



Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/sertraline/

Diakses pada 8 September 2020



Drugs. https://www.drugs.com/dosage/zoloft.html

Diakses pada 8 September 2020



Rxlist. https://www.rxlist.com/zoloft-drug.htm#description

Diakses pada 8 September 2020



EverydayHealth. https://www.everydayhealth.com/drugs/zoloft

Diakses pada 8 September 2020



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-35/zoloft-oral/details

Diakses pada 8 September 2020

SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Zerlin Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)