Yusimox kaplet adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri

Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 7.005

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Siwalan
Rp 7.005
Apotek Siwalan
Kota Surabaya665.29 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Yusimox kaplet adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Yusimox kaplet mengandung zat aktif amoxicillin. Zat aktif ini merupakan obat antibiotik keluarga penisilin yang berasal dari jamur Penicillium.

Amoxicillin bisa digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, infeksi saluran cerna, serta infeksi kulit dan jaringan lunak. Amoxicillin juga dapat mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif, seperti bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menyebabkan penyakit kencing nanah atau gonore dan bakteri E. coli penyebab diare.

Informasi zat aktif :

Amoxicillin digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri dengan cara menghentikan pertumbuhan dan membunuh bakteri. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Allopurinol.
    Amoxicillin dapat meningkatkan risiko alergi terhadap allopurinol.
  • Kontrasepsi oral.
    Amoxicillin dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral.
  • Vaksin.
    Antibiotik seperti amoxicillin dapat mengurangi efektivitas vaksin.
  • Chloramphenicol, makrolida, sulfonamida, dan tetracycline.
    Obat di atas dapat mengganggu efektivitas amoxicillin dalam menghentikan pertumbuhan bakteri.
  • Probenesid atau obat untuk mengatasi asam urat.
    Penggunaan amoxicillin dengan probenesid dapat meningkatkan kadar probenesid dalam darah, sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan).
    Penggunaan amoxicillin dengan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan, sehingga dapat menimbulkan memar dan perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Ruam dan gatal pada kulit.
  • Sesak napas.
  • Kesulitan menelan atau bernapas.
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, dan mata.
  • Kulit melepuh atau mengelupas.
  • Diare parah (tinja berair atau berdarah) dengan atau tanpa demam dan kram perut, yang terjadi hingga 2 bulan atau lebih setelah perawatan.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi kulit.
  • Infeksi saluran napas yang menuju ke paru-paru atau bronkitis.
  • Infeksi pada telinga, hidung, dan tenggorokan.
  • Peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi bakteri atau pneumonia.

Amoxicillin membunuh bakteri penyebab infeksi dengan cara mengikat rantai peptidoglikan yang bertugas membentuk dinding sel bakteri. Proses ini akan merusak dinding sel bakteri dan menyebabkan kematian sel.

Selain kegunaan di atas, obat Yusimox juga bisa digunakan bersama antibiotik clarithromycin untuk mengobati sakit maag karena infeksi Helicobacter pylori.

Komposisi Obat

Amoxicillin 500 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa: ½-1 kaplet (250-500 mg) sebanyak 1 kali/8 jam.
  • Anak-anak:
  • Penyakit gonokokus uretritis, yaitu saluran pembawa urine terinfeksi bakteri penyebab gonorea: 3 g sebagai dosis tunggal.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur atau taruh biskuit biasa di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sebelum bangun. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Minuman dengan gula di dalamnya bisa membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Reaksi alergi, seperti ruam pada kulit.
  • Gangguan saluran pencernaan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit leukimia limfatik, yaitu kondisi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih terlalu banyak.
  • Pasien yang mengalami infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat ditularkan melalui droplet atau liur saat batuk maupun bersin (mononukleosis).
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin atau golongan penisilin lainnya.
  • Pasien penderita infeksi yang disebabkan virus.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 7.005

Jual dan Beli Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Yusimox kaplet adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Yusimox kaplet mengandung zat aktif amoxicillin. Zat aktif ini merupakan obat antibiotik keluarga penisilin yang berasal dari jamur Penicillium.

Amoxicillin bisa digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, infeksi saluran cerna, serta infeksi kulit dan jaringan lunak. Amoxicillin juga dapat mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif, seperti bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menyebabkan penyakit kencing nanah atau gonore dan bakteri E. coli penyebab diare.

Informasi zat aktif :

Amoxicillin digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri dengan cara menghentikan pertumbuhan dan membunuh bakteri. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Allopurinol.
    Amoxicillin dapat meningkatkan risiko alergi terhadap allopurinol.
  • Kontrasepsi oral.
    Amoxicillin dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral.
  • Vaksin.
    Antibiotik seperti amoxicillin dapat mengurangi efektivitas vaksin.
  • Chloramphenicol, makrolida, sulfonamida, dan tetracycline.
    Obat di atas dapat mengganggu efektivitas amoxicillin dalam menghentikan pertumbuhan bakteri.
  • Probenesid atau obat untuk mengatasi asam urat.
    Penggunaan amoxicillin dengan probenesid dapat meningkatkan kadar probenesid dalam darah, sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan).
    Penggunaan amoxicillin dengan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan, sehingga dapat menimbulkan memar dan perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Ruam dan gatal pada kulit.
  • Sesak napas.
  • Kesulitan menelan atau bernapas.
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, dan mata.
  • Kulit melepuh atau mengelupas.
  • Diare parah (tinja berair atau berdarah) dengan atau tanpa demam dan kram perut, yang terjadi hingga 2 bulan atau lebih setelah perawatan.


Merek: {""id""=>2224, ""label""=>""Yusimox"", ""data_custom""=>{""id""=>2224, ""label""=>""Yusimox""}}
Bentuk sediaan: Kaplet
Principal/Distributor obat: Ifars Pharmaceutical laboratories
Manufacture: Ifars Pharmaceutical laboratories
Kemasan obat: 1 strip @ 10 kaplet (500 mg)

Indikasi/Manfaat Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi kulit.
  • Infeksi saluran napas yang menuju ke paru-paru atau bronkitis.
  • Infeksi pada telinga, hidung, dan tenggorokan.
  • Peradangan pada paru-paru yang disebabkan infeksi bakteri atau pneumonia.

Amoxicillin membunuh bakteri penyebab infeksi dengan cara mengikat rantai peptidoglikan yang bertugas membentuk dinding sel bakteri. Proses ini akan merusak dinding sel bakteri dan menyebabkan kematian sel.

Selain kegunaan di atas, obat Yusimox juga bisa digunakan bersama antibiotik clarithromycin untuk mengobati sakit maag karena infeksi Helicobacter pylori.


Dosis Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


  • Dewasa: ½-1 kaplet (250-500 mg) sebanyak 1 kali/8 jam.
  • Anak-anak:
  • Penyakit gonokokus uretritis, yaitu saluran pembawa urine terinfeksi bakteri penyebab gonorea: 3 g sebagai dosis tunggal.

Cara Penggunaan Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin atau golongan penisilin lainnya.
  • Pasien penderita infeksi yang disebabkan virus.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


  • Pasien penderita penyakit leukimia limfatik, yaitu kondisi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih terlalu banyak.
  • Pasien yang mengalami infeksi virus Epstein-Barr (EBV) yang dapat ditularkan melalui droplet atau liur saat batuk maupun bersin (mononukleosis).
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Efek Samping Obat Yusimox Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur atau taruh biskuit biasa di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sebelum bangun. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis. Minuman dengan gula di dalamnya bisa membantu menenangkan perut. Namun, hindari minuman asam, seperti jus jeruk atau jus anggur.
  • Reaksi alergi, seperti ruam pada kulit.
  • Gangguan saluran pencernaan.