SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Xenifaf kaplet adalah obat untuk mengatasi nyeri dan peradangan seperti radang sendi (arthritis).

Xenifar Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Xenifaf kaplet adalah obat untuk mengatasi nyeri dan peradangan seperti radang sendi (arthritis), dan peradangan pada sendi dan tulang belakang (ankylosing spondylitis), dan nyeri haid. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Xenifaf kaplet mengandung zat aktif naproksen.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Xenifar Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Tetrasiklin hidroklorida.

Kelas Terapi
Antiinfeksi.
Klasifikasi
Tetrasiklin.
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen
Ifars Pharmaceutical Laboratories

Informasi Zat Aktif

Tetrasiklin dapat menghambat pertumbuhan bakteri bakteri (bakteriostatik) yang bekerja dengan mengikat secara sementara (reversibel) subunit 30S ribosom, sehingga mencegah pengikatan RNA transfer aminoasil dan menghambat sintesis protein, sehingga mampu menghambat pertumbuhan sel bakteri.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tetrasiklin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara tidak sempurna dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati sekitar 60-80%. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak selama kira-kira 1-4 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh dan cairan misalnya cairan asites, sinovial, dan pleura. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma sebanyak 55-64%.
  • Ekskresi: Melalui urin (sampai 55% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu paruh eliminasi selama 8 jam (kisaran: 6-12 jam).

Indikasi (manfaat)

Mengatasi nyeri dan peradangan seperti pada:

  • Peradangan yang terjadi pada sendi yang disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (artritis reumatoid).
  • Peradangan pada sendi (osteoartritis).
  • Peradangan sendi tulang belakan (ankylosing spondylitis).
  • Nyeri haid.
  • Peradangan atau iritasi pada tendon (tendonitis).
  • Asam urat.
  • Demam.
  • Gangguan autoimun.
  • Peradangan pada bursa atau bantalan dan pelumas dan sendi (bursitis).

Naproksen termasuk dalam kelas obat yang disebut obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). NSAID membantu mengurangi rasa sakit, peradangan, dan demam. Obat ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dengan menurunkan kadar prostaglandin, prostaglandin adalah zat mirip hormon yang biasanya menyebabkan terjadinya peradangan.

Komposisi

Naproksen 500 mg.

Dosis

  • Rheumatoid arthritis, osteoartritis, dan spondilitis ankilosa: 550 mg atau 825 mg/hari, dikonsumsi dalam 2 dosis terbagi. Dikonsumsi pada pagi dan malam hari.
    • Dosis maksimal: 1100 mg/hari.
  • Gout akut:
    • Dosis awal: 825 mg, selanjutnya 275 mg dengan interval 8 jam.
  • Nyeri pasca operasi dan nyeri dismenore primer:
    • Dosis awal: 550 mg, selanjutnya 275 mg/6-8 jam.
    • Dosis maksimal: 1375 mg/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kebingungan.
    Jika naproksen membuat Anda merasa bingung, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi naproksen. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Telinga berdering (tinnitus).
    Jika ini berlangsung selama lebih dari satu atau dua hari, bicarakan dengan dokter Anda karena mereka mungkin perlu mengubah pengobatan Anda.
  • Gangguan penglihatan.
    Jangan mengemudi sampai efek samping ini hilang.
  • Mengantuk, lelah, atau pusing.
    Saat tubuh Anda terbiasa dengan naproksen, efek samping ini akan hilang. Jika naproksen membuat Anda merasa pusing, hentikan apa yang Anda lakukan dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik.
  • Ruam pada kulit.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat antialergi yang dapat Anda beli dari apotek. Tanyakan kepada apoteker untuk mengetahui jenis apa yang cocok untuk Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu dibawah 30° C. Hindari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak - anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat asma, radang usus, gagal jantung tingan hingga sedang, retensi cairan, penyakit jantung iskemik, penyakit arteri perifer, penyakit serebrovaskular, gangguan prembekuan darah (koagulasi), faktor risiko kejadian kardiovaskular misalnya peningkatan kadar lipid dalam darah (hiperlipidemia), diabetes melitus, dan merokok, sirosis, penyakit hati alkoholik kronis, dehidrasi, dan pasien dengan kondisi kekurangan cairan dan darah dalam tubuh (hipovolemia).
  • Pasien dengan kondisi lemah.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati yang ringan hingga sedang.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil pada trimester 1 dan 2.

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami asma, rinitis dan polip hidung yang disebabkan karena aspirin atau NSAID lain.
  • Wanita hamil pada trimester ketiga.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap naproksen.
  • Pasien dengan riwayat luka pada dinding lambung dan usus yang aktif dan berulang.
  • Pasien dengan riwayat perdarahan atau luka pada saluran pencernaan akibat penggunaan NSAID.
  • Pasien yang mengalam rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia kronis).
  • Pasien penderita gagal jantung berat.
  • Pengobatan nyeri perioperatif dalam operasi CABG.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal atau hati.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Diuretik.
    Tetrasiklin dengan obat diuretik dapat menyebabkan efek kerusakan pada ginjal.
  • Insulin dan sulfonilurea.
    Tetrasiklin dapat meningkatkan efek penurunan kadar gula darah (hipoglikemia).
  • Alkaloid ergot dan metotreksat.
    Tetrasiklin dapat meningkatkan efek dari obat di atas.
  • Lithium dan digoksin.
    Tetrasiklin dapat meningkatkan kadar dan efek dari lithium dan digoksin.
  • Vaksin BCG dan tifoid.
    Tetrasiklin dapat mengurangi efektivitas dari vaksin BCG dan tifoid.
  • Retinoid seperti acitretin, tretinoin, dan isotretinoin.
    Penggunaan tetrasiklin dengan obat di atas dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya (hipertensi intrakranial).
  • Antikoagulan seperti warfarin.
    Tetrasiklin dapat memperpanjang efek dari warfarin sehingga dapat meningkatkan terjadinya efek samping.
  • Atovaquone.
    Tetrasiklin dapat menurunkan efektivitas dari atovaquone.
  • Kontrasepsi oral.
    Tetrasiklin dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Metoksifluran.
    Tetrasiklin dengan metoksifluran dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.
  • Aluminium, kalsium, magnesium, zat besi, zink, natrium bikarbonat, bismut subsalisilat, kaolin-pektin, sukralfat, kolestipol, dan kolestiramin.
    Absorpsi tetrasiklin akan terganggu jika dikonsumsi bersama obat di atas sehingga efek dan kadar tetrasiklin akan berkurang.
  • Strontium renalat.
    Strontium renalat dapat menyebabkan penurunan penyerapan dan efek dari tetrasiklin.
  • Penisilin.
    Tetrasiklin dapat menurunkan efek dari penisilin dalam membunuh bakteri.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Ketika kulit anda melepuh, ruam kemerahan yang parah, demam, menggigil, badan pegal, gejala flu, kulit pucat atau kuning, mudah memar atau berdarah, dan munculnya tanda-tanda infeksi baru.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tetrasanbe?type=brief&lang=id
Diakses pada 2 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tetracycline?mtype=generic
Diakses pada 2 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5919/tetracycline-oral/details
Diakses pada 2 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682098.html
Diakses pada 2 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/tetracycline-tablets
Diakses pada 2 September 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Xenifar Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)