SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Xeloda tablet adalah obat untuk terapi kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker lambung

Xeloda Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Xeloda tablet adalah obat untuk terapi kanker payudara yang belum membaik setelah pengobatan dengan obat lain. Obat ini juga digunakan bersama obat lain untuk mengobati kanker payudara yang muncul kembali setelah menjalankan terapi lain.

Selain itu, obat Xeloda juga digunakan untuk mengatasi kanker usus besar yang memburuk atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Obat ini pun dapat membantu mencegah penyebaran kanker usus besar pada orang yang telah menjalani operasi pengangkatan tumor. 

Xeloda tablet mengandung sebagai zat aktifnya. Capecitabine sering dikombinasikan dengan obat kanker lainnya.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Xeloda Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Capecitabine
Kelas Terapi
Kemoterapi sitotoksik
Klasifikasi
Analog pirimidin
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (500 mg)
Produsen
Boehringer Ingelheim

Informasi Zat Aktif

Capecitabine termasuk dalam kategori kemoterapi yang disebut antimetabolit. Antimetabolit sangat mirip dengan zat normal di dalam sel.

Antimetabolit bekerja dengan cara masuk ke dalam materi pembentuk inti sel baru atau berikatan secara tetap dengan berbagai enzim vital di dalam sel, sehingga mencegah proses normal pembelahan sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, capecitabine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan luas (ekstensif). Makanan dapat mengurangi tingkat dan tingkat penyerapan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1,5 jam.
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma di bawah 60%
  • Metabolisme: Secara enzimatis dimetabolisme menjadi fluorouracil yang selanjutnya dimetabolisme menjadi metabolit aktif 5-fluoroxyuridine monophosphate (F-UMP) dan F-dUMP
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) kira-kira 0,75 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi tambahan pada pasien penderita kanker usus besar, rektal, atau payudara

Pada kondisi kanker, sel-sel tubuh berkembang dan berlipat ganda dengan sangat cepat, yang kemudian membentuk tumor. Capecitabine sebagai obat antikanker bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker untuk memperlambat pertumbuhan tumor.

Komposisi

Capecitabine 500 mg

Dosis

Dewasa:

  • Terapi tambahan pada kanker usus besar stadium III dan kanker kolorektal metastatik
    • Terapi tunggal:
      • Dosis awal: 1.250 mg/m2 sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 14 hari diikuti dengan masa istirahat 7 hari
    • Terapi kombinasi:
      • Dosis awal: 800-1.000 mg/m2 sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 14 hari diikuti dengan masa istirahat 7 hari atau 625 mg/m2 dikonsumsi secara terus menerus. Durasi yang disarankan untuk pengobatan terapi tambahan kanker kolon stadium III adalah selama 6 bulan.
  • Kanker payudara stadium lanjut secara lokal dan kanker payudara metastatik
    • Dalam dosis tunggal atau kombinasi dengan decetaxel: 1.250 mg/m2 sebanyak 2 kali/hari selama 14 hari sebagai dosis awal, diikuti dengan masa istirahat 7 hari
  • Kanker lambung:
    • Dosis awal: 800-1.000 mg, dikonsumsi sebanyak 2 kali/hari selama 14 hari diikuti dengan masa istirahat 7 hari atau 625 mg/m2 dikonsumsi secara terus menerus

Aturan pakai

Harus dikonsumsi dengan makanan atau 30 menit sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Minum banyak air putih agar tubuh tidak kekurangan cairan (dehidrasi). Jika Anda buang air besar empat kali sehari atau lebih banyak dari biasanya, Anda harus memberi tahu dokter sesegera mungkin. Dosis Anda mungkin perlu disesuaikan untuk sementara waktu.
  • Mual atau muntah, sakit perut, dan kurang nafsu makan
    Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas. Jika gejala ini mengganggu, beri tahu dokter Anda karena Anda dapat diberi resep obat antimual.
  • Mulut kering
    Cobalah mengunyah permen karet atau mengisap manisan bebas gula. 
  • Demam dan infeksi karena perubahan jumlah sel darah
    Beri tahu dokter Anda tentang hal ini sesegera mungkin.
  • Merasa lelah atau lemah
    Jangan mengemudi dan menggunakan alat atau mesin saat mengalami gejala ini.
  • Sakit di tangan dan kaki, ruam, kulit gatal, dan kering
    Beri tahu dokter Anda tentang hal ini sesegera mungkin.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita diare berat
  • Pasien yang mengalami kekurangan cairan (dehidrasi)
  • Pasien dengan kondisi gangguan elektrolit
  • Pasien dengan riwayat penyakit arteri koroner
  • Pasien dengan penyakit sistem saraf pusat atau perifer, misalnya neuropati dan metastasis otak
  • Bayi baru lahir yang memiliki kadar bilirubin tinggi dalam darah (hiperbilirubinemia)
  • Pasien dengan kencing manis (diabetes)
  • Pasien dengan peningkatan atau penurunan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia atau hipokalsemia) yang sudah ada sebelumnya
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati ringan sampai sedang

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kondisi rendahnya jumlah sel darah putih (leukopenia berat)
  • Pasien dengan jumlah neutrofil rendah dalam darah (neutropenia)
  • Pasiendengan kadar trombosit rendah dalam darah (trombositopenia)
  • Pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl 30 ml/menit ke bawah)
  • Pasien dengan gangguan hati
  • Penggunaan bersama obat brivudin dan antikoagulan turunan kumarin oral, misalnya warfarin dan phenprocoumon
  • Jika penggunaan bersama antikoagulan kumarin tidak dapat dihindari, pantau waktu pembekuan darah dan sesuaikan dosis antikoagulan
  • Ibu hamil dan menyusui

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antikoagulan turunan kumarin oral, misalnya warfarin dan fenprocoumon
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan perdarahan.
  • Phenyotin
    Penggunaan capecitabine dengan obat di atas dapat meningkatkan konsentrasi plasma phenytoin dan menyebabkan toksisitas atau keracunan.
  • Antasida yang mengandung aluminium dan magnesium
    Obat di atas dapat sedikit meningkatkan konsentrasi capecitabine di dalam tubuh.
  • Allopurinol
    Allopurinol dapat menurunkan konsentrasi capecitabine di dalam tubuh.
  • Brivudin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika Anda mengalami:

  • Diare berdarah dengan sakit perut parah dan demam
  • Mual parah atau kehilangan nafsu makan yang menyebabkan Anda makan lebih sedikit dari biasanya
  • Muntah lebih dari sekali dalam 24 jam
  • Demam
  • Luka atau bisul di mulut, kemerahan atau pembengkakan pada mulut atau lidah, dan kesulitan makan atau menelan
  • Menguningnya kulit atau mata
  • Gejala dehidrasi yang ditandai dengan merasa sangat haus atau panas, tidak bisa buang air kecil, berkeringat banyak, atau kulit panas dan kering
  • Gangguan tangan dan kaki, seperti nyeri, kemerahan, bengkak, melepuh, atau kulit terkelupas di tangan atau kaki
  • Masalah jantung yang ditandai nyeri dada, detak jantung tidak teratur, pembengkakan di kaki bagian bawah, penambahan berat badan yang cepat, merasa pusing atau sesak napas
  • Jumlah sel darah rendah, seperti demam, kedinginan, kelelahan, sariawan, luka pada kulit, mudah memar, pendarahan yang tidak biasa, kulit pucat, tangan dan kaki dingin, pusing atau sesak napas

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/capecitabine?mtype=generic
Diakses pada 7 Juni 2021

Michigan Medicine. https://www.uofmhealth.org/health-library/d04311a1
Diakses pada 7 Juni 2021

Patient. https://patient.info/medicine/capecitabine-tablets-xeloda
Diakses pada 7 Juni 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-7777/capecitabine-oral/details
Diakses pada 7 Juni 2021

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/xeloda-capecitabine-342211#10
Diakses pada 7 Juni 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699003.html
Diakses pada 7 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Xeloda Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)