SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Vostrin sirup adalah obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak

Vostrin Sirup Kering 60 ml


Harga Produk
Rp 51.884

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Vostrin sirup obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak pada penderita infeksi saluran pernapasan akut dan kronis, misalnya bronkitis kronis dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Vostrin sirup mengandung zat aktif erdosteine berfungsi untuk mengencerkan dahak agar mudah dikeluarkan. Selain lebih mudah dikeluarkan, dahak yang lebih encer juga akan membuat saluran pernapasan lebih lancar. Sebelum menggunakan obat ini, sebaiknya obat harus dilarutkan dengan air mineral sampai batas  yang terdapat pada botol obat. Penggunaan obat ini juga hanya boleh digunakan selama 7 hari dan harus disimpan dalam lemari pendingin untuk menjaga stabilitas obat. Erdostein adalah obat keras yang memerlukan resep dokter. Erdostein juga hanya boleh dikonsumsi pasien berusia 18 tahun ke atas, kecuali dianjurkan lain oleh dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Vostrin Sirup Kering 60 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Lisinopril dihidrat.
Kelas Terapi
Antihipertensi.
Klasifikasi
ACE Inhibitor.
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Novell

Informasi Zat Aktif

Lisinopril adalah obat penghambat peptidil dipeptidase yang termasuk dalam golongan penghambat ACE yang mencegah konversi angiotensin I menjadi angiotensin II, sehingga meningkatkan aktivitas renin plasma dan mengurangi sekresi aldosteron.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lisinopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati: Sekitar 25%. Waktu puncak konsentrasi plasma: Kira-kira 7 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urin (obat tidak berubah). Waktu paruh eliminasi: 12 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan.
  • Mengatasi gangguan pada saluran pernapasan
  • Membantu mengatasi penyakit bronkitis kronis dan PPOK

Erdosteine bekerja dengan cara membuat dahak menjadi tidak terlalu kental dan lengket agar lebih mudah dikeluarkan.

Komposisi

Tiap 5 ml: erdosteine 175 mg.

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak dengan BB lebih dari 30 kg : 2 kali/hari sebanyak 2 sendok takar.
  • Anak-anak dengan BB kurang dari 30 kg : 3 kali/hari sebanyak 1 sendok takar.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual, nyeri perut, diare, dan gangguan pencernaan.
    Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan pedas.
  • Sakit kepala atau gejala flu
    Minumlah banyak air. Anda juga bisa meminta rekomendasi pereda nyeri kepada apoteker. Jika gejala terus berlangsung, seger hubungi dokter.
  • Gangguan pernapasan, seperti sesak napas.
  • Gangguan kulit dan jaringan lunak, seperti urtikaria atau biduran, eksim, dan eritema, yaitu munculnya bercak kemerahan pada kulit karena pelebaran pembuluh darah di bawah kulit.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan riwayat penyakit tukak lambung
  • Hanya untuk pasien berusia di atas 18 tahun

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat erdosteine
  • Pasien dengan penyakit hati
  • Pasien dengan gagal ginjal kronis

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat antihipertensi dan diuretik.
    Dapat meningkatan efek hipotensi jika dikonsumsi dengan antihipertensi dan diuretik.
  • Diuretik hemat kalium seperti spironolakton dan amilorid, suplemen kalium, dan obat-obatan yang memengaruhi konsentrasi serum K seperti trimetoprim dan siklosporin.
    Peningkatan risiko peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).
  • Insulin dan agen hipoglikemik oral.
    Dapat meningkatkan efek penurunan kadar gula darah (hipoglikemik).
  • NSAID termasuk inhibitor COX-2 selektif.
    Obat di atas dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan mengurangi efek antihipertensi.
  • Lithium.
    Lisinopril dapat meningkatkan kadar serum dan toksisitas lithium.
  • Aliskiren.
    Peningkatan risiko hipotensi, hiperkalemia, dan gagal ginjal dengan aliskiren.
  • Inhibitor neprilysin seperti sacubitril.
    Peningkatan risiko terjadinya pembengkakan pada wajah akibat penumpukan cairan (angioedema).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.

  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.

  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.

  • Sering lupa mengonsumsi obat.

Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Perubahan warna menjadi kekuningan pada kulit dan sklera mata, ini bisa menjadi tanda gangguan hati.
  • Pucat, merasa lelah, pingsan atau pusing, tanda-tanda perdarahan (misalnya pendarahan dari gusi atau memar lebih mudah dari biasanya), sakit tenggorokan, demam, dan lebih mudah terkena infeksi, ini bisa menjadi tanda gangguan darah atau sumsum tulang.
  • Jantung berdetak lebih cepat, nyeri dada, dan sesak di dada bisa menjadi tanda gangguan jantung.
  • Sesak napas, mengi, dan mengencangkan dada bisa menjadi tanda gangguan pada paru-paru
  • Sakit perut parah bisa menjadi tanda peradangan pada pankreas.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, terdapat darah pada urin atau tidak mengeluarlan urin sama sekali bisa menjadi tanda-tanda terjadi masalah pada ginjal.
  • Lengan dan kaki menjadi lemah atau terjadi gangguan dalam berbicara bisa menjadi gejala stroke.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tensiphar
Diakses pada 3 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lisinopril
Diakses pada 3 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/lisinopril.html
Diakses pada 3 Agustus 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/lisinopril-oral-tablet#about
Diakses pada 3 Agustus 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/lisinopril/#:~:text=If%20you%20miss%20a%20dose,an%20alarm%20to%20remind%20you.
Diakses pada 3 Agustus 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Vostrin Sirup Kering 60 ml