SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Voroste tablet adalah obat untuk mengatasi dan mencegah osteoporosis pada wanita setelah menopause.

Voroste Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Voroste tablet adalah obat untuk mengatasi dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) pada wanita setelah mengalami menopause. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Voroste tablet mengandung zat aktif natrium alendronat.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Voroste Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium alendronat.
Kelas Terapi
Agen yang mempengaruhi metabolisme tulang.
Klasifikasi
Bifosfonat.
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen
Combiphar

Indikasi (manfaat)

  • Osteoporosis yang disebabkan penggunaan kortikosteroid.
  • Mencegah dan mengatasi pengeroposan tulang (osteoporosis) pada wanita setelah menopause.
  • Mengobati penyakit kelainan formasi tulang.
  • Meningkatkan massa tulang pada pria yang mengalami osteoporosis.
  • Natrium alendronat adalah obat yang bekerja dengan memperlambat pengeroposan tulang. Efek ini membantu menjaga kekuatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang (fraktur). Alendronate termasuk dalam kelas obat yang disebut bifosfonat.

Komposisi

Natrium alendronat 10 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Penyakit tulang paget: 40 mg sebanyak 1 kali/hari, dikonsumsi selama 6 bulan dan jika perlu dapat diulang setelah 6 bulan periode evaluasi setelah perawatan.
  • Pencegahan osteoporosis pasca menopause: 5 mg sebanyak 1 kali/hari atau 35 mg/minggu.
  • Osteoporosis yang disebabkan penggunaan kortikosteroid: 5 mg/hari atau 10 mg/hari pada wanita pasca menopause yang tidak menerima estrogen.
  • Meningkatkan massa tulang pada pria dengan osteoporosis dan osteoporosis pasca menopause: 10 mg sebanyak 1 kali/hari atau 70 mg/minggu.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi saat perut perut kosong. Minumlah dengan segelas air putih minimal 30 menit sebelum makan pertama dan tetap dalam keadaan duduk atau posisi tegak selama 30 menit. Tablet ditelan secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Reaksi esofagus seperti peradangan pada esofagus, erosi, ulserasi, dan striktur.
  • Gejala gangguan pencernaan seperti sakit perut, rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia), diare, dan sembelit.
  • Kurangnya aliran darah yang meyebabkan matinya jaringan tulang (osteonekrosis rahang).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Nyeri tulang.
  • Patah tulang paha.
  • Nyeri sendi.
  • Penurunan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia).
  • Mual.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien dengan kelainan saluran pencernaan.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan riwayat penyakit saluran pencernaan berat seperti luka pada dinding lambung, perdarahan lambung, dan pembedahan saluran pencernaan bagian atas.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki kadar kalsium rendah dalam darah (hipokalsemia) dan kekurangan vitamin D.
  • Asupan kalsium dan vitamin D yang cukup selama pengobatan sangat penting. Ini paling penting bagi pasien dengan penyakit Paget yang akan menerima alendronate. Alendronat dapat menurunkan kalsium serum dan fosfat pada pasien ini, yang mungkin memiliki tingkat perubahan tulang yang lebih tinggi.
  • Ketidakmampuan untuk berdiri atau duduk tegak setidaknya selama 30 menit.
  • Pasien dengan kelainan esofagus yang dapat menunda pengosongan esofagus.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aspirin dan NSAID seperti ibuprofen.
  • Penggunaan obat alendronat dengan obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya iritasi pada saluran pencernaan.
  • Antasida, suplemen kalsium, dan obat yang mengandung kation multivalen.
  • Alendronat dapat menurunkan kadar obat di atas, sehingga efektivitas obat di atas akan berkurang jika dikonsumsi bersama dengan alendronat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika efek samping tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Voroste Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)