SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Voltaren Tablet adalah obat yang mengandung natrium diklofenak 25 mg.

Voltaren Tablet 25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 44.800

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Voltaren Tablet 25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium diklofenak
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (25 mg)
Produsen
Novartis Indonesia

Informasi Zat Aktif

Natrium diklofenak digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang serta peradangan. Obat ini termasuk ke dalam golongan obat antiinflamsi nonsteroid (NSAID).

Natrium diklofenak juga dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot, dan tendon, seperti sakit punggung, terkilir, otot tertarik, rusaknya jaringan lunak akibat cedera olahraga, pergeseran sendi bahu, dan patah tulang. Dengan mengurangi gejala ini, Anda bisa lebih aktivitas sehari-hari.

Natrium diklofenak pun mampu meredakan inflamasi atau peradangan setelah prosedur cabut gigi atau operasi gigi.

Indikasi (manfaat)

Kegunaan obat Voltadex, antara lain:

  • Mengatasi rasa sakit ringan hingga sedang pada rheumatoid arthritis dan osteoarthritis
  • Mengurangi nyeri haid atau dismenore
  • Mengurangi nyeri setelah operasi

Natrium diklofenak merupakan obat yang bekerja dengan cara mengurangi produksi zat dalam tubuh bernama prostaglandin. Zat inilah yang menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan mengurangi produksi zat tersebut, natrium diklofenak dapat membantu meredakan nyeri dan mengurangi peradangan.

Komposisi

Natrium diklofenak 25 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Dewasa

  • Dosis awal: 75-150 mg/hari dalam 2-3 dosis
  • Nyeri pada perut: 50 mg sebanyak 3 kali/hari
  • Nyeri setelah operasi: 75 mg sebanyak 1 kali/hari, durasi pemakaian selama 2 hari

Anak-anak

  • Usia 1-12 tahun: 1-3 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi

Aturan pakai

Harus dikonsumsi segera sesudah makan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sembelit
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit kepala
    Istirahatlah dan minum banyak air. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Jika sakit kepala berlangsung selama lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Pusing
  • Perut kembung
  • Kulit gatal
  • Bersendawa
  • Kehilangan selera makan
  • Kulit pucat

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit perdarahan pada saluran pencernaan
  • Anak-anak
  • Kehamilan trimester pertama dan kedua
  • Wanita menyusui
  • Pasien dengan penyakit mata
  • Pasien dengan kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Pasien dengan infeksi pada saluran pernapasan

Kategori Kehamilan

Pada kehamilan sebelum memasuki 30 minggu:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Voltaren tablet tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada kehamilan setelah memasuki 30 minggu:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif natrium diklofenak
  • Pasien hipersensitif terhadap golongan obat NSAID lainnya
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati berat
  • Pasien dengan riwayat penyakit asma
  • Pasien dengan gangguan pencernaan
  • Kehamilan trimester ketiga

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Digoxin, lithium, metotreksat, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat-obatan di atas dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.
  • Kolestipol dan colestiramine
    Natrium diklofenak dapat menurunkan efektivitas obat di atas.
  • Obat untuk melancarkan pengeluaran urine (diuretik), ciclosporin, dan tacrolimus
    Penggunaan bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah dan menyebabkan gangguan ginjal.
  • Glikosida jantung
    Penggunaan bersama glikosida jantung dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Azithromycin
    Penggunaan bersama azithromycin dapat meningkatkan risiko keracunan pada darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Voltaren Tablet 25 mg (1 Strip @ 10 Tablet)