SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Vivace Tablet 5 mg adalah obat untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung kongestif.

Vivace Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Stok HabisCari produk lain dikategoriHipertensiataulihat selengkapnya dari Vivace

logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Vivace Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung kongestif.
Vivace Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ramipril
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (5 mg)
Produsen
Actavis

Informasi Zat Aktif

Ramipril merupakan obat golongan penghambat ACE (angiotensin-converting enzyme). Obat ini akan menghambat enzim yang mengubah hormon angiotensin I menjadi hormon angiotensin II.

Angiotensin I berperan dalam mengatur tekanan darah di tubuh. Sementara, angiotensin II dapat menyempitkan pembuluh darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ramipril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan (50-60%). Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 28% (ramipril); 44% (ramiprilat). Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 2-4 jam (ramiprilat).
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar 56% (ramiprilat) dan 73% (ramipril).
  • Metabolisme: Ramipril hampir sepenuhnya dimetabolisme menjadi ramiprilat.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 13-17 jam (ramiprilat).

Indikasi (manfaat)

Membantu mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung kongestif.

Komposisi

Ramipril 5 mg.

Dosis

Hipertensi:

  • Diawali: 0,25 tablet/hari
  • Pemeliharaan: 0,25-0,5 tablet/hari, maksimal 1 tablet/hari
  • Pasien yang diterapi dengan diuretik: bila memungkinkan diuretik harus dihentikan 2-3 hari sebelum terapi

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Beristirahat dan minumlah banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah.
  • Pusing
    Jika ramipril membuat Anda merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik.
  • Batuk kering yang mengiritasi
    Penggunaan obat batuk biasanya tidak meredakan batuk yang disebabkan ramipril. Terkadang, batuk dapat sembuh dengan sendirinya. Konsultasikan dengan dokter jika batuk berlanjut dan mengganggu tidur Anda. Jika Anda berhenti mengonsumsi ramipril, batuk mungkin baru akan sembuh dalam beberapa hari hingga satu bulan.
  • Gatal atau ruam ringan pada kulit
    Minumlah antihistamin atau obat antialergi yang dapat Anda beli di apotek. Tanyakan kepada apoteker mengenai jenis obat antialergi yang cocok untuk Anda.
  • Penglihatan kabur
    Hindari mengemudi atau menggunakan alat atau mesin saat ini terjadi. Jika berlangsung selama lebih dari satu hari, bicarakan dengan dokter karena perawatan Anda mungkin perlu diubah.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Monitor fungsi ginjal terutama pada minggu awal terapi, monitor K serum dan sel darah putih
  • Pasien dengan hiperstimulasi sistem renin-angiotensin, hipertensi maligna berat, gagal jantung, gangguan aliran ventrikel kiri, pra terapi dengan diuretik, pasien dengan defisiensi cairan atau garam
  • Pasien penderita gangguan hati atau ginjal, pasien yang mendapat transplantasi ginjal
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus) atau penderita gangguan ginjal yang mengonsumsi aliskiren
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan pada mukosa atau jaringan di bawah kulit (angioedema)
  • Ibu hamil dan menyusui

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Efek antihipertensi dikurangi oleh simpatomimetik vasopresor dan AINS
  • Alopurinol, imunosupresan, kortikosteroid, prokainamid, sitostatik, obat lain dapat mempengaruhi TD dan meningkatkan terjadinya reaksi hematologik
  • Dengan garam litium dapat meningkatkan efek obat antidiabetes
  • Penggunaan bersama heparin dapat meningkatkan kadar K serum
  • Dapat meningkatkan efek alkohol
  • Pemberian dengan suplemen K atau obat hemat K meningkatkan resiko hiperkalemia
  • Dengan diuretik dan antihipertensi lain, nitrat, antidepresan trisiklik, anestesi dapat meningkatkan efek hipotensi
  • Meningkatkan resiko hipokalemia dengan glukokortikoid atau laksatif
  • Reaksi anafilaksis dan anafilaktoid terhadap venom atau racun serangga dan alergen lainnya mungkin meningkat

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Nomor Izin Edar

DKI0905514810B1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Membantu mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung kongestif.

Hipertensi: Diawali: 0,25 tablet/hari Pemeliharaan: 0,25-0,5 tablet/hari, maksimal 1 tablet/hari Pasien yang diterapi dengan diuretik: bila memungkinkan diuretik harus dihentikan 2-3 hari sebelum terapi

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Sakit kepalaBeristirahat dan minumlah banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah. PusingJika ramipril membuat Anda merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Batuk kering yang mengiritasiPenggunaan obat batuk biasanya tidak meredakan batuk yang disebabkan ramipril. Terkadang, batuk dapat sembuh dengan sendirinya. Konsultasikan dengan dokter jika batuk berlanjut dan mengganggu tidur Anda. Jika Anda berhenti mengonsumsi ramipril, batuk mungkin baru akan sembuh dalam beberapa hari hingga satu bulan. Gatal atau ruam ringan pada kulitMinumlah antihistamin atau obat antialergi yang dapat Anda beli di apotek. Tanyakan kepada apoteker mengenai jenis obat antialergi yang cocok untuk Anda. Penglihatan kaburHindari mengemudi atau menggunakan alat atau mesin saat ini terjadi. Jika berlangsung selama lebih dari satu hari, bicarakan dengan dokter karena perawatan Anda mungkin perlu diubah.

Nama Produk

Vivace Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)