SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Vipcol sirup berguna untuk meredakan batuk dan pilek akibat alergi sekaligus menurunakan demam

Vipcol Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 7.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 13 Penjual

Urutkan
Apotek Iqro
Rp 7.400
Apotek IqroKota Jakarta Utara
9.18 km
Apotek Aldi
Rp 10.600
Apotek AldiKota Jakarta Utara
13.82 km
Apotek Hidayah
Rp 10.600
Apotek HidayahKota Tangerang
14.05 km
Apotek SS Pharmacia 3
Rp 11.000
Apotek SS Pharmacia 3Kota Tangerang
17.71 km

Deskripsi

Vipcol sirup adalah obat yang berfungsi untuk meredakan batuk akibat alergi yang disertai flu atau demam.

Batuk dapat terjadi karena berbagai faktor, salah satunya alergi. Alergi terjadi ketika tubuh memproduksi lebih banyak histamin karena masuknya zat alergen atau pemicu alergi, seperti debu, serbuk sari, tungau, dan bulu-bulu hewan.

Zat histamin akan menyebabkan gejala alergi, seperti batuk, bersin-bersin, flu, demam, hidung tersumbat, gatal-gatal, iritasi kulit, dan mata berair.

Atasi gejala alergi tersebut dengan Vipcol sirup yang mengandung zat aktif paracetamol, chlorpheniramine maleate, dan guaiphenesin.

Perpaduan bahan aktif dalam obat ini bekerja efektif untuk menurunkan demam yang disertai nyeri, mengurangi hidung tersumbat akibat pilek, dan meredakan batuk kering atau berdahak akibat alergi.

Obat ini dilengkapi rasa jeruk manis yang pastinya disukai anak-anak.

Vipcol sirup termasuk dalam golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Vipcol Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol, chlorpheniramine, guaiphenesin
Kelas Terapi
Antipiretik, analgesik, ekspektoran, antihistamin
Klasifikasi
Analgesik non-opioid, antihistamin generasi pertama
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 60 ml

Produsen
Afi Farma Pharmaceutical Industries

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Guaiphenesin bertindak sebagai ekspektoran untuk mengeluarkan dahak di saluran pernapasan dan meredakan batuk berdahak. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, guaiphenesin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Chlorpheniramine termasuk dalam kelas obat antihistamin atau antialergi. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, Chlorpheniramine maleate diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Cepat menyerap di saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke peredaran darah yakni sekitar 25-50%. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai plasma puncak yaitu 2-3 jam.
  • Distribusi: Disebar secara luas di dalam tubuh dan masuk ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme lintas pertama di organ hati dan diubah menjadi metabolit aktif dan tidak aktif.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine dan feses.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan batuk dan flu karena alergi
  • Meredakan demam yang disertai rasa nyeri
  • Mengurangi kekentalan dahak untuk dikeluarkan bersama batuk
  • Mengurangi produksi lendir berlebih

Paracetamol bekerja dengan cara menghambat kinerja substansi prostaglandin yang dapat memicu rasa sakit dan kenaikan suhu tubuh.

Chlorpheniramine bermanfaat untuk menghambat zat histamin (zat penyebab alergi) dalam tubuh. Selain sebagai antialergi, obat ini memberikan sensasi memenangkan pada saraf dan membuat Anda tidur dengan mudah.

Guaiphenesin bekerja efektif untuk mengurangi produksi mukus atau lendir dan mengurangi perlengketan lendir di saluran pernapasan untuk kemudian dikeluarkan bersama batuk.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung:

  • Paracetamol 120 mg
  • Guaiphenesin 50 mg
  • Chlorpheniramine maleate 2 mg

Dosis

Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hari

Anak-anak:

  • 2-6 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 3 kali/hari
  • 6-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mulut dan tenggorokan terasa kering
    Jika efek samping ini terjadi, perbanyak minum air putih. Bila diperlukan, makan permen karet karena mengunyah akan menghasilkan lebih banyak air liur (saliva) untuk membasahi tenggorokan.
  • Mengantuk
    Hindari berpergian atau melakukan aktivitas berat. Segerakan tidur walaupun hanya sebentar agar keadaan tubuh membaik.
  • Reaksi alergi
    Reaksi alergi yang biasanya muncul akibat penggunaan obat ini, antara lain kemerahan atau ruam di kulit, beberapa bagian tubuh membengkak, dan sesak napas. Jika gejala berlanjut, sebaiknya hentikan pemakaian dan hubungi dokter.
  • Merasa mual
    Konsumsilah makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Jika efek samping berlanjut, segera hubungi dokter.
  • Sakit perut
  • Sering buang air besar (diare)
  • Pusing
  • Irama jantung yang tidak teratur (aritmia)
  • Penumpukan urine di saluran kemih (retensi urine)
  • Susah buang air kecil
  • Gangguan psikomotor (gerakan jasmani manusia)
  • Jantung berdebar (palpitasi)
  • Jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit (takikardia)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 15-30°C di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal yang ringan
  • Pasien dengan kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme)
  • Anak-anak berusia di bawah 2 tahun
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengonsumsi obat-obatan saraf
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol akan meningkatkan risiko kerusakan hati

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Vipcol sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki kadar hormon paratiroid terlalu tinggi (hiperparatiroidisme)
  • Pasien yang memiliki tekanan di saraf mata (glaukoma)
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang akut
  • Pasien yang mengalami luka atau tukak lambung
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat golongan penghambat monoamine oxidase (MAO inhibitor)
    Apabila obat-obatan MAO inhibitor digunakan bersama chlorpheniramine maleate dapat meningkatkan tekanan darah secara drastis.
  • Albuterol
    Albuterol merupakan obat untuk mengatasi sesak napas karena penyempitan paru-paru. Jika obat tersebut digunakan dengan guaiphenesin dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Amphetamine
    Obat ini diberikan pada pasien yang mengalami gangguan di sistem saraf pusat yang apabila diberikan bersama guaiphenesin, akan menyebabkan kenaikan tekanan darah dan mempercepat detak jantung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Sesak napas
  • Tekanan darah meningkat
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Batuk dan demam tidak kunjung reda dalam tiga hari

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 27 September 2021

RxList. https://www.rxlist.com/consumer_chlorpheniramine_chlortrimeton/drugs-condition.htm
Diakses pada tanggal 27 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chlorphenamine?mtype=generic
Diakses pada tanggal 27 September 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/guaifenesin.html
Diakses pada tanggal 27 September 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3350-118/guaifenesin-oral/guaifenesin-oral/details
Diakses pada tanggal 27 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan batuk dan flu karena alergiMeredakan demam yang disertai rasa nyeriMengurangi kekentalan dahak untuk dikeluarkan bersama batukMengurangi produksi lendir berlebihParacetamol bekerja dengan cara menghambat kinerja substansi prostaglandin yang dapat memicu rasa sakit dan kenaikan suhu tubuh.Chlorpheniramine bermanfaat untuk menghambat zat histamin (zat penyebab alergi) dalam tubuh. Selain sebagai antialergi, obat ini memberikan sensasi memenangkan pada saraf dan membuat Anda tidur dengan mudah.Guaiphenesin bekerja efektif untuk mengurangi produksi mukus atau lendir dan mengurangi perlengketan lendir di saluran pernapasan untuk kemudian dikeluarkan bersama batuk.

Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hariAnak-anak:2-6 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 3 kali/hari6-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3 kali/hari

Dikocok terlebih dahulu.Dikonsumsi setelah makan.

Mulut dan tenggorokan terasa keringJika efek samping ini terjadi, perbanyak minum air putih. Bila diperlukan, makan permen karet karena mengunyah akan menghasilkan lebih banyak air liur (saliva) untuk membasahi tenggorokan.MengantukHindari berpergian atau melakukan aktivitas berat. Segerakan tidur walaupun hanya sebentar agar keadaan tubuh membaik.Reaksi alergiReaksi alergi yang biasanya muncul akibat penggunaan obat ini, antara lain kemerahan atau ruam di kulit, beberapa bagian tubuh membengkak, dan sesak napas. Jika gejala berlanjut, sebaiknya hentikan pemakaian dan hubungi dokter.Merasa mualKonsumsilah makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Jika efek samping berlanjut, segera hubungi dokter.Sakit perutSering buang air besar (diare)PusingIrama jantung yang tidak teratur (aritmia)Penumpukan urine di saluran kemih (retensi urine)Susah buang air kecilGangguan psikomotor (gerakan jasmani manusia)Jantung berdebar (palpitasi)Jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit (takikardia)

Nama Produk

Vipcol Sirup 60 ml

Total

Rp 7.400