SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Vargumet Kaplet 200 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Vargumet Kaplet 200 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cimetidine
Kelas Terapi
Antacida, antirefluks, dan antiulcer
Klasifikasi
Antagonis H2
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet (200 mg)
Produsen
Varia Sekata

Informasi Zat Aktif

Cimetidine adalah obat yang digunakan untuk menurunkan asam lambung serta gejala yang disebabkannya, seperti mulas. Selain itu obat ini juga dapat mencegah sakit maag yang disebabkan kenaikan asam lambung akibat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cimetidine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Laju dan penyerapan makanan mengalami penundaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 60-70%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-3 jam.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas. Memasuki ASI dan melewati penghalang plasenta. Volume distribusi kira-kira 1 L /kg. Ikatan protein plasma sekitar 20%.
  • Metabolisme: Sebagian dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 50% sebagai obat tidak berubah. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 2 jam.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat cimetidine, di antaranya:

  • Mengobati luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum)
  • Mengatasi luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Mengatasi tumor pada usus 12 jari atau pankreas (sindrom Zollinger-Ellison)
  • Mengobati iritasi atau luka pada lambung akibat penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Meredakan rasa panas dan terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke esofagus (GERD)

Cimetidine termasuk dalam golongan obat H2 blocker. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam di perut, sehingga meredakan gejala dan membantu proses penyembuhan luka akibat asam lambung.

Komposisi

Cimetidine 200 mg

Dosis

Tukak lambung dan duodenum jinak: 800 mg/hari dikonsumsi sebelum tidur atau 400 mg 2 kali/hari selama minimal 4 minggu (tukak duodenum), 6 minggu (tukak lambung), dan 8 minggu (tukak terkait OAINS).

  • Pemeliharaan: 400 mg setiap hari sebelum tidur atau 2 kali/hari.

GERD: 400 mg sebanyak 4 kali/hari atau 800 mg dua kali lipat selama 4-12 minggu.

Sindrom Zollinger-Ellison: 300 mg atau 400 mg sebanyak 4 kali/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual dan muntah.
    Mual dan muntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
    Hindari mengonsumsi makanan kaya rasa, seperti makanan pedas, dan tetaplah mengonsumsi makanan sederhana.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi lebih sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi. Hindari mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Ketika sakit kepala, beristirahat dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan. Jika sakit kepala terjadi lebih dari seminggu atau bertambah buruk, konsultasikan dengan dokter.
  • Pusing.
  • Kebingungan.
  • Ruam.
  • Letih.
  • Pembesaran kelenjar payudara pada pria (ginekomastia).
  • Impotensi.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung.
  • Pasien penderita penyakit paru kronis.
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Pasien penderita gagal ginjal.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan riwayat memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antasida.
    Antasida dapat mengurangi penyerapan cimetidine, sehingga efektivitas cimetidine dalam menurunkan asam lambung akan menurun.
  • Metoklopramid, propantelin atau sukralfat.
    Obat di atas dapat menurunkan kadar cimetidine yang masuk ke dalam peredaran darah, sehingga efektivitas cimetidine dalam mengatasi tukak lambung akan menurun.
  • Lignokain, fenitoin, warfarin, teofilin, antiaritmia, vasodilator, beta blocker, dan benzodiazepin.
    Cimetidine dapat meningkatkan konsentrasi obat di atas, sehingga dapat menyebabkan keracunan.
  • Ketoconazole, desatinib, itraconazole, dan posaconazole.
    Cimetidine dapat mengurangi penyerapan obat di atas, sehingga efektivitas obat dalam mengatasi infeksi jamur akan menurun.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan cimetidine dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit ketika menelan
  • Feses berdarah, batuk dengan lendir berdarah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Perubahan mood, kecemasan, dan merasa jengkel
  • Kebingungan dan halusinasi
  • Nyeri atau bengkak pada payudara
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Vargumet Kaplet 200 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)