SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
no image

Valansim Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Stok HabisCari produk lain dikategoriObat Kerasataulihat selengkapnya dari Valansim
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Valansim tablet adalah obat yang digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi dalam tubuh.

Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk menurunkan kadar lemak dalam darah pada anak-anak berusia 10 hingga 17 tahun yang menderita hiperkolesterolemia heterozigot familial, yaitu kondisi bawaan yang menyebabkan kolesterol tidak dapat dikeluarkan dari tubuh secara normal.

Valansim tablet mengandung simvastatin sebagai zat aktifnya. Simvastatin umumnya digunakan sembari menjalankan diet, menurunkan berat badan, dan menjalankan olahraga rutin. Dengan begitu, obat akan bekerja lebih baik dalam menurunkan kadar kolesterol, serta mengurangi risiko serangan jantung.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Valansim Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Simvastatin
Kelas Terapi
Agen dislipidemia
Klasifikasi
Statin
Kemasan

1 strip @ 10 tablet (10 mg)

Produsen
Landson - PT Pertiwi Agung

Informasi Zat Aktif

Simvastatin mampu memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk mengurangi penumpukan kolesterol di dinding arteri. Jika dibiarkan, penumpukan tersebut dapat menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya, lalu menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, simvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah kurang dari 5%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 1,3-2,4 jam.
  • Distribusi: Ikatan protein plasma sekitar 95%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses dan urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 1,9 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengurangi risiko serangan jantung pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi dalam darah
  • Menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung
  • Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL atau low-density lipoprotein pada penderita hiperkolesterolemia

Simvastatin merupakan obat golongan statin, yaitu obat yang berfungsi untuk menurunkan tingkat kolesterol dalam darah dengan cara mengurangi produksi kolesterol di hati.

Komposisi

Simvastatin 10 mg

Dosis

  • Dosis awal yang dianjurkan: 5-10 mg/hari sebagai dosis tunggal pada malam hari
  • Dosis awal untuk pasien dengan kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) ringan hingga sedang: 5 mg/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Ketika sakit kepala, beristirahatlah dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi simvastatin. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk, konsultasikan dengan dokter.
  • Sakit perut
    Ketika Anda merasa sakit perut, cobalah beristirahat agar lebih rileks. Makanlah dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika sakit perut memburuk, bicarakan dengan dokter atau apoteker.
  • Muntah atau diare
    Muntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
    Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang kuat, seperti makanan pedas.
  • Konstipasi (sembelit)
    Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, cobalah minum banyak air dan konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran dan buah segar.
  • Sakit kepala hingga merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo)
  • Pembesaran kelenjar payudara pada pria (ginekomastia)
  • Gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor)
  • Kesemutan (parestesia)
  • Gangguan pada otot, seperti nyeri otot
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Kekurangan sel darah merah (anemia)
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia)
  • Infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah
  • Peradangan pada pankreas
  • Kerontokan rambut (alopecia)
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Ruam kemerahan pada kulit
  • Nyeri sendi
  • Nyeri sendi (athralgia)
  • Ruam pada kulit

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan risiko mengalami gangguan otot, seperti miopati atau rhabdomyolysis
  • Pasien dengan riwayat toksisitas atau keracunan otot dengan statin atau fibrat
  • Pasien yang menderita kencing manis (diabetes)
  • Pasien dengan riwayat gangguan otot pribadi atau keluarga
  • Pasien yang menderita gangguan ginjal dan hati
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Anak-anak dan orang tua

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan Valansim tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang menderita gangguan otot (miopati sekunder) akibat agen penurun lipid lainnya
  • Pasien yang menderita penyakit hati yang aktif tanpa diketahui penyakit yang jelas
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang alergi terhadap zat aktif simvastatin

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Itraconazole, ketoconazole, posaconazole, voriconazole, clarithromycin, erithromycin, telithromycin, nefazodon, nelfinavir, bocistrevirporin, produk yang mengandung gemistlosporin, danazol dan asam fusidat, amiodaron, amlodipine, verapamil, diltiazem, lomitapide, daptomisin, dan colchicine
    Simvastatin dapat meningkatkan risiko gangguan otot, seperti kelainan otot (miopati) dan kerusakan atau kematian otot rangka (rhabdomyolysis) jika dikonsumsi bersama obat di atas.
  • Elbasvir dan grazoprevir
    Simvastatin dapat meningkatkan konsentrasi atau kadar obat di atas.
  • Kumarin
    Simvastatin dapat meningkatkan waktu pembekuan darah atau waktu protrombin jika digunakan dengan kumarin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning, feses pucat, dan urine berwarna gelap
  • Ruam kulit dengan bercak merah muda-merah, terutama di telapak tangan atau telapak kaki
  • Tanda kerusakan otot dan kerusakan ginjal, seperti nyeri otot, nyeri tekan, kelemahan, atau kram
  • Tanda masalah pankreas, seperti sakit perut parah

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6105/simvastatin-oral/details
Diakses pada 23 Agustus 2021

Drugs. https://www.drugs.com/simvastatin.html
Diakses pada 23 Agustus 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/simvastatin
Diakses pada 23 Agustus 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/simvastatin/
Diakses pada 23 Agustus 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/simvastatin/oral-tablet#simvastatin-and-diabetes
Diakses pada 23 Agustus 2021

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a692030.html
Diakses pada 23 Agustus 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengurangi risiko serangan jantung pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi dalam darahMenurunkan risiko terjadinya penyakit jantungMenurunkan kadar kolesterol total dan LDL atau low-density lipoprotein pada penderita hiperkolesterolemiaSimvastatin merupakan obat golongan statin, yaitu obat yang berfungsi untuk menurunkan tingkat kolesterol dalam darah dengan cara mengurangi produksi kolesterol di hati.

Dosis awal yang dianjurkan: 5-10 mg/hari sebagai dosis tunggal pada malam hariDosis awal untuk pasien dengan kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) ringan hingga sedang: 5 mg/hari

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Sakit kepalaKetika sakit kepala, beristirahatlah dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi simvastatin. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk, konsultasikan dengan dokter.Sakit perutKetika Anda merasa sakit perut, cobalah beristirahat agar lebih rileks. Makanlah dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika sakit perut memburuk, bicarakan dengan dokter atau apoteker.Muntah atau diareMuntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari mengonsumsi makanan dengan rasa yang kuat, seperti makanan pedas.Konstipasi (sembelit)Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, cobalah minum banyak air dan konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran dan buah segar.Sakit kepala hingga merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo)Pembesaran kelenjar payudara pada pria (ginekomastia)Gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor)Kesemutan (parestesia)Gangguan pada otot, seperti nyeri ototGatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)Kekurangan sel darah merah (anemia)Gangguan kesulitan tidur (insomnia)Infeksi pada saluran pernapasan bagian bawahPeradangan pada pankreasKerontokan rambut (alopecia)Kehilangan nafsu makan (anoreksia)Ruam kemerahan pada kulitNyeri sendiNyeri sendi (athralgia)Ruam pada kulit

Nama Produk

Valansim Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)