SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Unidryl sirup berguna untuk meredakan batuk karena alergi dan melegakan saluran pernapasan

Unidryl Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.300

Jumlah Produk
1

Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Keluarga Kita
Rp 5.400
Apotek Keluarga KitaKota Tangerang Selatan
20.61 km
Apotek Cinta Sehat
Rp 6.000
Apotek Cinta SehatKota Bekasi
20.98 km
Apotek Tasya Farma
Rp 5.300
Apotek Tasya FarmaKabupaten Tangerang
34.33 km

Deskripsi

Unidryl sirup merupakan obat yang berfungsi untuk meredakan batuk berdahak atau batuk kering karena faktor alergi. Selain itu, obat ini akan memberikan rasa tenang pada tubuh, sehingga mempermudah pasien tertidur dan mencegah gejala alergi.

Alergi merupakan reaksi berlebih pada imunitas tubuh dalam merespons zat-zat asing, seperti debu, bulu halus, atau serbuk sari.

Reaksi yang muncul di saluran pernapasan antara lain batuk, bersin-bersin, dan hidung tersumbat. Tubuh pun akan memproduksi lebih banyak lendir untuk menjebak zat alergen tersebut.

Unidryl sirup mengandung diphenhydramin HCl, amonium klorida, dan sodium citrate. Perpaduan zat aktif tersebut bekerja efektif untuk meredakan batuk dan mengurangi reaksi alergi dalam tubuh.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Unidryl Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Diphenhydramin, amonium klorida, sodium citrate
Kelas Terapi
Antialergi, ekspektoran, mukolitik
Klasifikasi
Antihistamin generasi pertama, pengencer dahak
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 60 ml

Produsen
Universal Pharmaceuticals Industries

Informasi Zat Aktif

Diphenhydramine merupakan obat antihistamin yang dapat mengurangi mengurangi reaksi alergi. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, diphenhydramine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dalam saluran pencernaan. Kadar obat dalam peredaran darah sekitar 42-62% dan waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) yaitu 1-4 jam.
  • Distribusi: Disebarkan secara luas ke seluruh tubuh, melintasi plasenta, dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di dalam hati oleh isoenzim.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Amonium klorida bekerja sebagai ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak dan membantu pengisian elektrolit untuk menjaga keseimbangan tubuh. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amonium klorida diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dalam saluran pencernaan setelah pemberian oral
  • Distribusi: Belum diketahui.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati untuk membentuk urea dan asam klorida
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Sodium citrate berperan sebagai mukolitik untuk mengencerkan kekentalan dahak agar lebih mudah dikeluarkan. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, Sodium citrate diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dalam saluran pencernaan.
  • Distribusi: Belum diketahui.
  • Metabolisme: Dimetabolisme menjadi bikarbonat melalui oksidasi hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan batuk kering atau batuk berdahak karena faktor alergi
  • Melegakan saluran pernapasan
  • Membantu pengenceran dahak
  • Mengatasi gejala alergi di saluran pernapasan

Diphenhydramine bekerja dengan cara menghambat produksi zat histamin penyebab alergi dan mengurangi ketegangan saraf, sehingga tubuh merasa tenang serta mudah mengantuk.

Amonium klorida akan mendorong dahak cair untuk dikeluarkan bersama batuk. Amonium klorida juga dapat mencegah kondisi kekurangan asam atau kelebihan basa (alkalosis) dengan menstabilkan pH tubuh.

Adapun, sodium citrate efektif mengurangi perlengketan dahak di tenggorokan dan mengurangi kepadatan mukus (lendir) di saluran pernapasan.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung:

  • Diphenhydramine HCl 12,5 mg
  • Amonium klorida 125 mg
  • Sodium citrate 50 mg

Dosis

Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Anak-anak:

  • Usia 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk
    Sebaiknya segera istirahat walaupun hanya sejenak. Ketika Anda mengantuk, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat atau mengemudikan kendaraan.
  • Susah buang air besar (konstipasi)
    Disarankan untuk mengonsumsi makanan berserat dan cukupi kebutuhan air minum, yaitu 2,5 liter/hari, sehingga buang air besar akan kembali lancar.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut dapat menurunkan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan tubuh.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual
  • Kram perut
  • Penglihatan kabur
  • Gangguan pendarahan
  • Mulut dan hidung terasa kering
  • Demam
  • Ruam atau kemerahan di kulit
  • Pembengkakan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 15-30°C di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia di bawah 6 tahun
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang kejang (epilepsi)
  • Pasien dengan radang paru (bronkitis) akibat merokok
  • Pasien yang memiliki kelenjar tiroid terlalu aktif (hipertiroidisme).
  • Pasien yang mengalami penumpukan urine di saluran kemih
  • Pasien yang mengalami sesak napas kronis (emfisema)
  • Pasien yang mengalami susah buang air kecil karena pembesaran prostat.
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Unidryl sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami pembengkakan di kaki (edema)
  • Pasien yang alergi berat terhadap salah satu kandungan obati ini
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang mengalami penyumbatan usus (obstruksi usus)
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal yang akut
  • Pasien yang sedang melalukan terapi dengan antibiotik
  • Pasien yang mengalami asma
  • Pasien yang menderita tekanan di saraf mata (glaukoma)
  • Pasien yang mengalami penyakit jantung akut
  • Pasien yang memiliki luka di lambung (tukak lambung)
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi berat (hipertensi)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Tranquilizer, hypnotic, dan anxiolytic
    Obat tersebut merupakan antidepressan atau penenang. Bila diberikan bersama diphenhydramine akan meningkatkan efek sedatif (kepekaan terhadap rangsangan dari luar).
  • Methenamine
    Obat ini merupakan jenis antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri. Penggunaan bersama sodium citrate dapat mengurangi penyerapan methenamine.
  • Obat golongan penghambat monoamine oxidase (MAO inhibitor)
    Obat MAOI digunakan untuk mengatasi depresi pada pasien dengan gangguan mental. Apabila diberikan bersama diphenhydramine, dapat menghambat kinerja neurotransmitter asetilkolin di pusat saraf atau perifer (efek antikolinergik).
  • Betahistine
    Obat ini digunakan untuk mengatasi sensasi berputar di kepala (vertigo) dan gangguan pendengaran. Jika diberikan bersama diphenhydramine dapat mengurangi efektivitas betahistine.
  • Chlorpropamide
    Obat tersebut diberikan pada penderita diabetes tipe 2 yang apabila dikombinasikan dengan amonium klorida dapat meningkatkan konsentrasi serum chlorpropamide.
  • Amantadine dan amphetamine
    Obat tersebut digunakan untuk menstimulasi sistem saraf dan juga sebagai antivirus. Pemberian bersama amonium klorida dapat menurunkan konsentrasi serum amantadine dan amphetamine.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Kejang (epilepsi)
  • Kebingungan atau gelisah
  • Sulit buang air kecil
  • Detak jantung yang cepat atau tidak teratur
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Batuk tidak reda dalam tiga hari

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diphenhydramine?mtype=generic
Diakses pada 27 September 2021

Drugs. https://www.drugs.com/diphenhydramine.html
Diakses pada 27 September 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1428/diphenhydramine-oral/details
Diakses pada 27 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ammonium%20chloride?mtype=generic
Diakses pada 27 September 2021

DrugBank. https://go.drugbank.com/drugs/DB06767
Diakses pada 27 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sodium%20citrate?mtype=generic
Diakses pada 27 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meredakan batuk kering atau batuk berdahak karena faktor alergiMelegakan saluran pernapasanMembantu pengenceran dahakMengatasi gejala alergi di saluran pernapasanDiphenhydramine bekerja dengan cara menghambat produksi zat histamin penyebab alergi dan mengurangi ketegangan saraf, sehingga tubuh merasa tenang serta mudah mengantuk.Amonium klorida akan mendorong dahak cair untuk dikeluarkan bersama batuk. Amonium klorida juga dapat mencegah kondisi kekurangan asam atau kelebihan basa (alkalosis) dengan menstabilkan pH tubuh.Adapun, sodium citrate efektif mengurangi perlengketan dahak di tenggorokan dan mengurangi kepadatan mukus (lendir) di saluran pernapasan.

Dewasa dan anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hariAnak-anak:Usia 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Dikocok terlebih dahulu.Dikonsumsi setelah makan.

MengantukSebaiknya segera istirahat walaupun hanya sejenak. Ketika Anda mengantuk, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat atau mengemudikan kendaraan.Susah buang air besar (konstipasi)Disarankan untuk mengonsumsi makanan berserat dan cukupi kebutuhan air minum, yaitu 2,5 liter/hari, sehingga buang air besar akan kembali lancar.MuntahPerbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut dapat menurunkan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan tubuh.PusingJika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.MualKram perutPenglihatan kaburGangguan pendarahanMulut dan hidung terasa keringDemamRuam atau kemerahan di kulitPembengkakan

Nama Produk

Unidryl Sirup 60 ml

Total

Rp 5.400