SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Ultilox suspensi berguna untuk menetralkan asam lambung dan mengurangi gas berlebih dalam perut

Ultilox Suspensi 150 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 40.300

Jumlah Produk
1

Tersedia 7 Penjual

Urutkan
Viva Apotek H&B Grand Galaxy
Rp 40.300
Viva Apotek H&B Grand GalaxyBekasi
18.91 km
Apotek Legok Sehat
Rp 56.000
Apotek Legok SehatKabupaten Tangerang
28.7 km
Viva Apotek Tentara Pelajar
Rp 40.300
Viva Apotek Tentara PelajarSemarang
409.76 km
Apotek Budi Darma
Rp 46.000
Apotek Budi DarmaPalembang
423.28 km

Deskripsi

Ultilox suspensi adalah obat yang berfungsi untuk mengurangi asam lambung berlebih dan menetralkan gas penyebab perut kembung.

Asam lambung berlebih dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti rasa tidak nyaman di perut bagian atas (dispepsia), luka pada dinding lambung (tukak lambung), luka di usus 12 jari, dan peradangan di lambung (gastritis)

Gangguan akibat asam lambung tersebut seringkali disebut sebagai sakit maag yang ditandai dengan nyeri di ulu hati, mual, muntah, dan perut terasa sakit ketika makan.

Ultilox suspensi mengandung zat aktif magnesium hydroxide, alumunium hidroksida, dan simethicone. Perpaduan bahan aktif tersebut bekerja efektif untuk menetralkan asam lambung dan gas berlebih di dalam perut, sehingga rasa tidak nyaman akan segera berkurang.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Ultilox Suspensi 150 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Tiap 5 ml mengandung:

  • Aluminium hidroksida 250 mg
  • Magnesium hidroksida 250 mg
  • Simetikon 125 mg
Kelas Terapi
Antasida, antiflatulen, antiulserasi
Klasifikasi
-
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 150 ml

Produsen
Coronet Crown

Informasi Zat Aktif

Aluminium hidroksida merupakan golongan antasida yang dapat mengatasi gejala tidak nyaman di perut bagian atas (dispepsia) dan sakit maag.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, aluminium hidroksida diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan menjadi al klorida dalam saluran pencernaan.
  • Distribusi: Belum diketahui
  • Metabolisme: Belum diketahui.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui feses dan urine.

Simethicone merupakan obat antiflatulen yang dapat mengurangi produksi gas berlebih, sehingga perut kembung dan rasa mual akan berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, simethicone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak diserap dalam saluran pencernaan.
  • Distribusi: Belum diketahui.
  • Metabolisme: Belum diketahui.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui feses sebagai obat yang tidak berubah.

Magnesium hydroxide merupakan obat golongan antasida yang dapat menetralkan asam lambung berlebih, serta pencahar untuk mengatasi sulit buang air besar.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, magnesium hydroxide diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara lambat ke dalam usus kecil.
  • Distribusi: Disebarkan secara luas dalam plasma.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara sistemik dan melalui usus.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui feses dan air ludah (saliva).

Indikasi (manfaat)

  • Mengurangi rasa nyeri di ulu hati
  • Meredakan perut kembung dan rasa mudah kenyang
  • Memberikan perlindungan pada dinding lambung
  • Meredakan peradangan pada usus kecil (tukak duodenum)

Alumunium hidroksida bekerja sebagai antasida untuk menurunkan kadar asam lambung. Selain itu, zat aktif ini juga mampu mengurangi penyerapan fosfat dan membentuk kompleksisitas yang tidak larut dalam saluran cerna.

Adapun magnesium hydroxide dapat menetralkan asam lambung dan meningkatkan kadar pH di dalam lambung, dengan demikian dinding lambung akan tercegah dari iritasi.

Kemudian simethicone dapat mengurangi produksi gelembung gas di saluran pencernaan yang dapat menyebabkan perut terasa penuh, serta mengurangi rasa mual dan keinginan untuk muntah.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung:

  • Aluminium hidroksida 250 mg
  • Magnesium hidroksida 250 mg
  • Simetikon 125 mg

Dosis

  • Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anakberusia 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Konsumsi satu jam sebelum atau dua jam sesudah makan, serta menjelang tidur.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk
    Sebaiknya segera istirahat walaupun hanya sejenak. Ketika Anda mengantuk, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat dan jangan mengemudikan kendaraan.
  • Sering buang air besar (diare)
    Pastikan menjaga asupan cairan agar tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan secara drastis. Jika diare terus berlanjut, segera hubungi dokter
  • Muntah-muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air.
  • Tubuh terasa lemas
    Pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan minum air 8 gelas/hari agar energi tubuh tetap terjaga.
  • Mual
  • Pendarahan di dubur
  • Peningkatan kadar magnesium
  • Detak jantung tidak teratur (aritmia)
  • Pernapasan menjadi lambat
  • Gejala kekurangan cairan (dehidrasi)
  • Sakit perut
  • Penurunan nafsu makan
  • Susah buang air kecil
  • Batuk darah
  • Muntah yang terlihat seperti bubuk kopi

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 15°C - 30°C, di tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia di bawah 6 tahun
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami kelemahan otot
  • Pasien yang memiliki kadar fosfor rendah
  • Pasien yang memiliki kadar magnesium rendah

Sebaiknya jangan digunakan selama lebih dari dua minggu. Siklus buang air besar akan mengalami perubahan selama dua minggu seteleh mengonsumsi obat ini.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan utilox suspensi pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki kadar magnesium berlebih dalam tubuh (hipermagnesia)
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat
  • Pasien yang mengalami usus buntu
  • Pasien yang melakukan diet magnesium rendah
  • Pasien yang mengalami konstipasi
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Cholecalciferol (vitamin D3)
    Vitamin D3 digunakan untuk menutrisi tulang agar tetap kuat. Pemberian vitamin D3 dengan alumunium hidroksida pada pasien gangguan ginjal dapat meningkatkan risiko keracunan dan menyebabkan kelemahan pada tulang.
  • Ciprofloxacin
    Obat ini merupakan golongan antibiotik untuk mencegah infeksi berbagai bakteri. Jika dikonsumsi bersamaan dengan alumunium hidroksida dapat mengurangi penyerapan ciprofloxacin dalam darah dan mengurangi efektivitasnya.
  • Dasatinib
    Obat ini digunakan untuk membantu penyembuhan jenis kanker tertentu, seperti kanker darah. Jika diberikan bersama magnesium hydroxide dapat mengurangi penyerapan dasatinib.
  • Levothyroxine, liothyronine, liotrix
    Obat tersebut digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan akibat rendahnya kadar hormon tiroid (hipotiroidisme). Apabila dikonsumsi bersama simethicone dapat mengganggu penyerapan dan efektivitas obat hipotiroidisme.
  • Ketoconazole dan obat-obatan antifungal lainnya
    Penggunaan magnesium hydroxide bersama obat-obatan antijamur yang diberikan secara oral (diminum) dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Sesak napas
  • Pembengkakan di wajah dan tenggorokan
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Dehidrasi parah akibat diare
  • Pendarahan di saluran cerna
  • Gejala hipermagnesia atau kadar magnesium terlalu tinggi dalam darah

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/aluminum-hydroxide.html
Diakses pada 23 September 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/aluminum-hydroxide-with-cipro-140-0-672-332.html
Diakses pada 23 September 2021

Patient. https://patient.info/medicine/aluminium-hydroxide
Diakses pada 23 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ultilox-ultilox%20forte
Diakses pada 23 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aluminium%20hydroxide?mtype=generic
Diakses pada 23 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengurangi rasa nyeri di ulu hatiMeredakan perut kembung dan rasa mudah kenyangMemberikan perlindungan pada dinding lambungMeredakan peradangan pada usus kecil (tukak duodenum)Alumunium hidroksida bekerja sebagai antasida untuk menurunkan kadar asam lambung. Selain itu, zat aktif ini juga mampu mengurangi penyerapan fosfat dan membentuk kompleksisitas yang tidak larut dalam saluran cerna.Adapun magnesium hydroxide dapat menetralkan asam lambung dan meningkatkan kadar pH di dalam lambung, dengan demikian dinding lambung akan tercegah dari iritasi.Kemudian simethicone dapat mengurangi produksi gelembung gas di saluran pencernaan yang dapat menyebabkan perut terasa penuh, serta mengurangi rasa mual dan keinginan untuk muntah.

Dewasa atau anak-anak berusia di atas 12 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hariAnak-anakberusia 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Konsumsi satu jam sebelum atau dua jam sesudah makan, serta menjelang tidur.

MengantukSebaiknya segera istirahat walaupun hanya sejenak. Ketika Anda mengantuk, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berat dan jangan mengemudikan kendaraan.Sering buang air besar (diare)Pastikan menjaga asupan cairan agar tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan secara drastis. Jika diare terus berlanjut, segera hubungi dokterMuntah-muntahPerbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air.Tubuh terasa lemasPastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan minum air 8 gelas/hari agar energi tubuh tetap terjaga.MualPendarahan di duburPeningkatan kadar magnesiumDetak jantung tidak teratur (aritmia)Pernapasan menjadi lambatGejala kekurangan cairan (dehidrasi)Sakit perutPenurunan nafsu makanSusah buang air kecilBatuk darahMuntah yang terlihat seperti bubuk kopi

Nama Produk

Ultilox Suspensi 150 ml

Total

Rp 40.300