SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Stok Habis
Turpan tetes berguna untuk meredakan demam serta mengurangi nyeri pada bayi dan anak-anak

Turpan Tetes 15 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0
Stok HabisCari produk lain dikategoriDemamataulihat selengkapnya dari Turpan

Deskripsi

Turpan tetes adalah obat yang berfungsi untuk menurunkan demam, serta mengurangi rasa nyeri, seperti sakit gigi, sakit kepala, nyeri setelah pencabutan gigi, atau nyeri setelah pengangkatan amandel.

Demam pada anak dapat terjadi akibat infeksi virus, bakteri, atau setelah melakukan imunisasi. Selain itu, demam juga dapat menjadi gejala sebuah penyakit.

Demam tentunya dapat mengurangi keceriaan si kecil dan membuatnya rewel.

Segera berikan Turpan tetes yang mengandung zat aktif paracetamol. Paracetamol memiliki efektivitas untuk menurunkan demam dengan cepat serta meredakan rasa nyeri di tubuh.

Turpan tetes aman diberikan pada bayi berusia di bawah satu tahun hingga anak-anak berusia 12 tahun. Obat ini berbentuk tetes yang terasa nyaman di tenggorokan tanpa meninggalkan rasa pahit.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas yang tidak membutuhkan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Turpan Tetes 15 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 15 ml

Produsen
Corsa Industries

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam pada bayi dan anak
  • Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan sakit di punggung
  • Meredakan nyeri setelah pencabutan gigi atau setelah pengangkatan amandel

Paracetamol bertindak sebagai penghambat kinerja enzim siklooksigenase (COX) dalam memproses senyawa penyebab nyeri, yaitu prostaglandin.

Selain itu, paracetamol juga dapat mengurangi konsentrasi prostaglandin di wilayah hipotalamus (pengatur suhu) serta meningkatkan ambang batas rasa nyeri.

Komposisi

Tiap ml mengandung: paracetamol 100 mg.

Dosis

Anak-anak dengan rentang usia sebagai berikut:

  • 6-12 tahun: 2,4 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • 3-6 tahun: 1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • 1-2 tahun: 0,6-1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hari
  • Di bawah 1 tahun: 0,6 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Reaksi alergi
    Timbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut, sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Tubuh terasa lelah
    Kemungkinan anak akan merasa ngantuk setelah mengonsumsi obat ini, sehingga tubuhnya terasa lelah. Segera bantu si kecil untuk tidur agar keadaan tubuhnya semakin membaik.
  • Pusing
    Jika anak merasa pusing, segera bantu si kecil untuk tidur diruangan yang tenang agar efek samping ini berangsur pulih.
  • Muntah
    Berikan air putih yang banyak pada anak untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan tubuh.
  • Sakit tenggorokan
  • Urine bewarna keruh
  • Penurunan nafsu makan
  • Nyeri di ulu hati
  • Kulit dan mata berwarna kuning
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
  • Sulit buang air kecil
  • Sakit tenggorokan
  • Jantung berdebar dengan kencang
  • Nyeri di bagian punggung bawah

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering pada suhu antara 15-30°C dan terhindar dari sinar matahari.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi
  • Pasien yang mengalami pembesaran kelenjar prostat jinak
  • Pasien dengan denyut jantung tidak teratur
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis (malnutrisi berat)
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang ringan
  • Pasien yang mengalami gangguan di saraf mata (glaukoma)

Pemakaian dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan hati.

Hentikan pemakaian satu minggu sebelum operasi karena akan menghambat proses pembekuan darah.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami gangguan paru-paru dan hati yang berat
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi akut (hipertensi)
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia)
  • Pasien yang alergi berat terhadap paracetamol
  • Pasien yang menderita penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang memiliki penyakit ginjal
  • Pasien yang memiliki penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung (infark miokard)
  • Pasien yang aktif mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko keracunan organ hati

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ranitidine
    Obat ini biasa digunakan untuk menurunkan asam lambung. Apabila diberikan bersama paracetamol dalam dosis tinggi akan meningkatkan risiko keracunan di organ hati.
  • Cholestyramine
    Obat ini dikhususkan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Apabila Anda mengonsumsi paracetamol kemudian satu jam setelahnya mengonsumsi cholestyramine, penyerapan paracetamol akan terganggu.
  • Carbamazepine, fenobarbital, dan fenitoin
    Obat tersebut merupakan obat untuk pasien kejang (epilepsi). Jika digunakan bersama paracetamol dapat mengurangi efektivitas masing-masing obat (efek antagonis) serta meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa menggunakan obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal penggunaan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Demam atau nyeri tidak kunjung sembuh dalam dua hari
  • Mual dan muntah berkepanjangan

Sesuai kemasan per Oktober 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/syc-20351159
Diakses pada 14 Oktober 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 14 Oktober 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada tanggal 14 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 14 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/drug-interactions/acetaminophen,paracetamol.html
Diakses pada 14 Oktober 2021

Drugs.com. https://www.drugs.com/sfx/paracetamol-side-effects.html
Diakses pada 14 Oktober 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/prostaglandins
Diakses pada 14 Oktober 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan demam pada bayi dan anakMeredakan sakit kepala, sakit gigi, dan sakit di punggungMeredakan nyeri setelah pencabutan gigi atau setelah pengangkatan amandelParacetamol bertindak sebagai penghambat kinerja enzim siklooksigenase (COX) dalam memproses senyawa penyebab nyeri, yaitu prostaglandin.Selain itu, paracetamol juga dapat mengurangi konsentrasi prostaglandin di wilayah hipotalamus (pengatur suhu) serta meningkatkan ambang batas rasa nyeri.

Anak-anak dengan rentang usia sebagai berikut:6-12 tahun: 2,4 ml sebanyak 3-4 kali/hari3-6 tahun: 1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hari1-2 tahun: 0,6-1,2 ml sebanyak 3-4 kali/hariDi bawah 1 tahun: 0,6 ml sebanyak 3-4 kali/hari

Dikocok terlebih dahulu.Dikonsumsi setelah makan.

Reaksi alergiTimbul kemerahan di kulit, gatal-gatal, pembengkakan atau memar di beberapa bagian tubuh. Jika efek samping ini terus berlanjut, sebaiknya segera hubungi dokter.Tubuh terasa lelahKemungkinan anak akan merasa ngantuk setelah mengonsumsi obat ini, sehingga tubuhnya terasa lelah. Segera bantu si kecil untuk tidur agar keadaan tubuhnya semakin membaik.PusingJika anak merasa pusing, segera bantu si kecil untuk tidur diruangan yang tenang agar efek samping ini berangsur pulih.MuntahBerikan air putih yang banyak pada anak untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil dan mengganggu keseimbangan tubuh.Sakit tenggorokanUrine bewarna keruhPenurunan nafsu makanNyeri di ulu hatiKulit dan mata berwarna kuningMerasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perutSulit buang air kecilSakit tenggorokanJantung berdebar dengan kencangNyeri di bagian punggung bawah

Nama Produk

Turpan Tetes 15 ml