SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Truvaz Tablet adalah obat untuk sebagai terapi tambahan terhadap diet untuk menurunkan kolesterol

Truvaz Tablet 40 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 216.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 20 Penjual

Apotek Sehat Krendang
Rp 216.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 273.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 231.000
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
Apotek Usaha Sehat
Rp 264.000
Apotek Usaha Sehat
Kota Jakarta Barat6.94 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Truvaz Tablet 40 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk sebagai terapi tambahan terhadap diet untuk menurunkan kolesterol total, ldl-c, apolipoprotein-b dan trigliserida pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) primer, kadar lipid yang tinggi (hiperlipidemia) kombinasi (campuran).

Informasi zat aktif :

Atorvastatin digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat di tubuh. Obat ini termasuk dalam golongan statin yang bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi kolesterol di hati.

Atorvastatin dapat membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL), dan kadar trigliserida. Selain itu, obat ini pun dapat meningkatkan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).

Agar obat bekerja lebih baik, penggunaan atorvastatin sebaiknya disertai gaya hidup sehat, misalnya menjalankan diet, menurunkan berat badan, dan berolahraga rutin.

Menurunkan kolesterol dan lemak jahat dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, serta kemungkinan operasi jantung pada orang yang menderita penyakit jantung atau berisiko terkena penyakit jantung.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Truvas tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • Siklosporin
  • Derivat asam fibrat (gemfibrozil, bezafibrat, ciprofibrat, klofibrat, dan fenofibrat)
  • Eritromisin
  • Antijamur azol (itrakonazol, flukonazol, dan ketokonazol)
  • Niasin










.rTable { display: table; width: 100%;}
.rTableRow { display: table-row; }
.rTableHeading { background-color: #ddd; display: table-header-group; }
.rTableCell, .rTableHead { display: table-cell; padding: 3px 10px; border: 1px solid #999999; }
.rTableHeading { display: table-header-group; background-color: #ddd; font-weight: bold; }
.rTableFoot { display: table-footer-group; font-weight: bold; background-color: #ddd; }
.rTableBody { display: table-row-group; }

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Truvaz Tablet 40 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Atorvastatin calcium trihydrate
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (40 mg)
Produsen
Kalbe Farma

Informasi Zat Aktif

Atorvastatin digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat di tubuh. Obat ini termasuk dalam golongan statin yang bekerja dengan menghambat enzim yang memproduksi kolesterol di hati.

Atorvastatin dapat membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL), dan kadar trigliserida. Selain itu, obat ini pun dapat meningkatkan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).

Agar obat bekerja lebih baik, penggunaan atorvastatin sebaiknya disertai gaya hidup sehat, misalnya menjalankan diet, menurunkan berat badan, dan berolahraga rutin.

Menurunkan kolesterol dan lemak jahat dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, serta kemungkinan operasi jantung pada orang yang menderita penyakit jantung atau berisiko terkena penyakit jantung.

Indikasi (manfaat)

Sebagai terapi tambahan terhadap diet untuk menurunkan kolesterol total, LDL-C, apolipoprotein-B dan trigliserida pada pasien dengan kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) primer, kadar lipid yang tinggi (hiperlipidemia) kombinasi (campuran).

Komposisi

Atorvastatin calcium trihydrate 40 mg.

Dosis

  • Dosis awal umum: 10 mg/hari
  • Kisaran dosis: 10-80 mg/hari
  • Hiperkolesterolemia primer dan hiperlipidemia kombinasi: 10 mg/hari
  • Hiperkolesterolemia familial homozigot: 80 mg/hari
  • Hiperkolesterolemia familial heterozigot pada anak usia 10-17 tahun: 10mg/hari dosis maksimal 20mg/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Gangguan saluran cerna
  • Kelemahan otot (miopati)
  • Kram otot
  • Badan lemas (astenia)
  • Gangguan saraf perifer (neuropati perifer)
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Nyeri otot (mialgia)
  • Kulit gatal (pruritus)

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Lakukan tes fungsi hati sebelum memulai terapi, 12 minggu sesudahnya, selama evaluasi dosis, dan selanjutnya secara berkala
  • Pasien yang memiliki gangguan pada otot
  • Laporkan segera jika terjadi gejala nyeri, perlunakan atau kelemahan otot, terutama yang disertai dengan demam
  • Pasien dengan riwayat mengalami stroke

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan Truvas tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Penderita penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten sebesar lebih dari 3 x batas atas nilai normal yang tidak diketahui penyebabnya
  • Wanita hamil dan ibu menyusui

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Siklosporin
  • Derivat asam fibrat (gemfibrozil, bezafibrat, ciprofibrat, klofibrat, dan fenofibrat)
  • Eritromisin
  • Antijamur azol (itrakonazol, flukonazol, dan ketokonazol)
  • Niasin
.rTable { display: table; width: 100%;} .rTableRow { display: table-row; } .rTableHeading { background-color: #ddd; display: table-header-group; } .rTableCell, .rTableHead { display: table-cell; padding: 3px 10px; border: 1px solid #999999; } .rTableHeading { display: table-header-group; background-color: #ddd; font-weight: bold; } .rTableFoot { display: table-footer-group; font-weight: bold; background-color: #ddd; } .rTableBody { display: table-row-group; }

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Truvaz Tablet 40 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 216.000