Truvaz Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet) | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir
SehatQ
SehatQ Profile
Truvaz tablet adalah obat untuk terapi tambahan dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Truvaz Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 193.763

Jumlah Produk
1

Tersedia 57 Penjual

Urutkan
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Truvaz tablet adalah obat yang digunakan sebagai terapi tambahan untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah pada pada pasien hiperlipidemia yang memiliki risiko penyait kardiovaskular.

Obat ini mengandung zat aktif atorvastatin. Penggunaan obat ini sebaiknya disertai dengan mengonsumsi makanan yang tepat, misalnya makanan rendah kolesterol dan lemak. Ikuti juga dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, misalnya berolahraga dan berhenti merokok.

Truvaz tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Truvaz Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Atorvastatin
Kelas Terapi
Agen dislipidemia
Klasifikasi
Statin
Kemasan

1 strip @ 10 tablet (20 mg)

Produsen
Kalbe Farma

Informasi Zat Aktif

Atorvastatin merupakan obat golongan penghambat HMG-CoA reduktase, atau yang biasa disebut statin. Obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reductase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan kolesterol. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam darah pun bisa berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, atorvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 12-14%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-2 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi kira-kira 381 L. Pengikatan protein plasma sebesar 98% ke atas.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati, menjalani metabolisme jalur pertama secara luas di mukosa saluran pencernaan dan hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui empedu dan urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) kira-kira selama 14 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Meningkatkan kolesterol baik, seperti HDL atau high-density lipoprotein
  • Menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan membantu mencegah stroke dan serangan jantung
  • Menurunkan kolesterol jahat dan lemak seperti LDL atau low-density lipoprotein dan trigliserida

Atorvastatin mampu memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang menumpuk pada dinding arteri dan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Menurunkan kadar kolesterol dan lemak dalam darah dapat mencegah terjadinya penyakit jantung, nyeri dada (angina), stroke, dan serangan jantung.

Komposisi

Atorvastatin 20 mg

Dosis

  • Dewasa: 10-80 mg sebanyak 1 kali/hari
  • Anak-anak berusia 10-17 tahun: 10-20 mg/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sembelit atau perut kembung
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayur, buah segar, dan sereal, serta minumlah banyak air putih. Cobalah lebih teratur berolahraga, seperti berjalan kaki atau berlari. Jika cara ini tidak membantu, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.
  • Munculnya gejala pilek
    Minumlah paracetamol atau ibuprofen secara teratur selama beberapa hari. Jika gejala kembali setelah berhenti mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, konsultasikan kepada dokter.
  • Sakit atau nyeri pada punggung dan persendian
    Jika mengalami nyeri otot yang tidak biasa yang bukan disebabkan olahraga atau kerja keras, konsultasikan ke dokter. Mungkin Anda memerlukan tes darah untuk memeriksa penyebabnya. Anda juga dapat meminta rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepala apoteker.
  • Sakit kepala
    Pastikan beristirahat yang cukup dan minum banyak air. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi atorvastatin. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual atau gangguan pencernaan
    Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan pedas. Minum obat ini setelah makan untuk membantu mengurangi efek samping ini. Jika Anda terus mengalami gejala ini, mintalah apoteker merekomendasikan obat antasida. Hubungi dokter jika gejala berlanjut beberapa hari atau bertambah parah.
  • Sakit tenggorokan
    Cobalah berkumur dengan air asin hangat. Minumlah parasetamol atau ibuprofen untuk meringankan rasa sakit. Jika gejala ini berlangsung lebih dari satu minggu, konsultasikan kepada apoteker atau dokter.
  • Diare
    Minum banyak air untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah buang air kecil atau urine yang berarna gelap dan berbau tajam.
  • Mimisan
    Cobalah mengoleskan vaselin tipis-tipis pada tepi dalam hidung.
  • Insomnia
  • Muntah
  • Penurunan nafsu makan (anoreksia)
  • Kelelahan (astenia)
  • Perubahan warna kulit, sklera mata, dan jaringan lainnya menjadi kekuningan (ikterus kolestatik)
  • Kerontokan rambut (alopecia)
  • Kerusakan pada saraf perifer yang sering menyebabkan gejala kelemahan, mati rasa, dan nyeri yang biasanya di tangan dan kaki (neuropati perifer)
  • Peradangan pada kelenjar pankreas (pankreatitis)
  • Nyeri otot (mialgia)
  • Ketidakmampuan ereksi secara konsisten atau mempertahankan ereksi (impotensi)
  • Kekakuan otot
  • Sakit tenggorokan
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Kelainan otot (miopati)
  • Sakit perut

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu di bawah 25°C, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi, seperti:
  • Hentikan penggunaan obat ini jika kadar ALT atau AST meningkat tiga kali lipat dari batas normal karena dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Lakukan pemeriksaan fungsi hati sebelum melakukan terapi dan lakukan pemeriksaan secara berkala.
  • Selama mengonsumsi obat ini, sebaiknya pasien menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga, meningkatkan konsumsi makanan berserat tinggi, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan mengonsumsi diet rendah kolesterol.
  • Hentikan penggunaan jika mengalami peningkatan kadar kreatin fosfokinase dan terdiagnosis miopati atau kelainan otot.
  • Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan Truvaz tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyakit hati, seperti penyumbatan saluran empedu atau kolestasis, peningkatan kadar enzim hati, peradangan pada organ hati (hepatitis), dan penyakit kuning
  • Pasien yang mengonsumsi obat cilcosporin, asam fusidat sistemik, telaprevir, glekaprevir, pibrentasvir, dan kombinasi tipranavir atau ritonavir
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap atorvastatin atau obat golongan statin lainnya

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Rifampicin, efavirenz, phenytoin, antasida aluminium atau magnesium, dan colestipol
    Penggunaan atorvastatin dengan obat di atas dapat menurunkan kadar atorvastatin dalam plasma, sehingga efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol akan berkurang.
  • Digoksin dan kontrasepsi oral, seperti norethindron dan etinil estradiol
    Atorvastatin dapat meningkatkan kadar serum digoksin dan kontrasepsi oral, sehingga dapat menyebabkan risiko efek samping digoksin, seperti sakit kepala dan mual.
  • Asam fusidat sistemik
    Penggunaan atorvastatin bersamaan atau dalam tujuh hari setelah penggunaan asam fusidat sistemik dapat menyebabkan kerusakan dan kematian jaringan otot rangka yang fatal (rhabdomyolysis).
  • Penghambat protease HIV dan HCV, itraconazole, ketoconazole, clarithromycin, erythromycin, verapamil, diltiazem, fenofibrat, gemfibrozil, kombinasi ezetimibe, niasin, dan ritikina
    Penggunaan atorvastatin dan obat-obat di atas dapat meningkatkan risiko gangguan otot (miopati), serta kerusakan dan kematian jaringan otot rangka (rhabdomyolysis).
  • Kombinasi ciclosporin, telaprevir, glekaprevir atau pibrentasvir, dan tipranavir atau ritonavir
    Penggunaan atorvastatin dan obat-obatan di atas dapat meningkatkan risiko gangguan otot (miopati), serta kerusakan dan kematian jaringan otot rangka (rhabdomyolysis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan sementara waktu jika Anda mengalami:

  • Operasi atau keadaan darurat medis
  • Penurunan tekanan darah menjadi sangat rendah (hipotensi)
  • Ketidakseimbangan elektrolit, seperti kadar kalium tinggi atau rendah dalam darah
  • Kejang yang tidak terkontrol
  • Infeksi penyakit parah

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a600045.html

Diakses pada 6 Juli 2021



Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_atorvastatin_lipitor/drugs-condition.htm

Diakses pada 6 Juli 2021



Drugs. https://www.drugs.com/atorvastatin.html

Diakses pada 6 Juli 2021



NHS. https://www.nhs.uk/medicines/atorvastatin/

Diakses pada 6 Juli 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-841/atorvastatin-oral/details

Diakses pada 6 Juli 2021



Patient. https://patient.info/medicine/atorvastatin-tablets-lipitor

Diakses pada 6 Juli 2021



Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/atorvastatin-oral-tablet#about

Diakses pada 6 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Truvaz Tablet 20 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 193.763