SehatQ
SehatQ Profile
Trisela Sirup 5 mg/5 ml - 60 ml harga terbaik

Trisela Sirup 5 mg/5 ml - 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.804

Jumlah Produk
1

Tersedia 14 Penjual

Apotek Bintang Sehat
Rp 16.700
Apotek Bintang Sehat
Kota Jakarta Barat13.54 km
Apotek Abe Farma
Rp 14.000
Apotek Abe Farma
Kota Tangerang13.69 km
Apotek Hidayah
Rp 12.800
Apotek Hidayah
Kota Tangerang14.11 km
Apotek Amazon
Rp 16.100
Apotek Amazon
Kota Jakarta Selatan19.88 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Trisela sirup adalah obat untuk meredakan gejala alergi seperti hidung berair, mata atau hidung gatal pada rhinitis alergi dan urtikaria. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Trisela sirup mengandung zat aktif cetirizine hydrochloride.

Indikasi obat:

Mengatasi:

  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh (rinitis perennial).
  • Alergi yang bisa dialami seseorang karena perubahan musim (rinitis alergi musiman).
  • Kondisi alergi lain dimana tidak diketahui penyebabnya secara signifikan (urtikaria idiopatik kronis).

Cetirizine adalah antialergi yang digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti pilek, bersin, mata berair, mata atau hidung gatal, dan gatal-gatal. Ini bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu (histamin) yang dibuat tubuh Anda selama reaksi alergi. Histamin dilepaskan dari sel yang menyimpan histamin (sel mast) dan kemudian melekat pada sel lain yang memiliki reseptor untuk histamin. Penempelan histamin ke reseptor menyebabkan sel menjadi aktif dan melepaskan bahan kimia lain yang menghasilkan efek yang kita kaitkan dengan alergi, misalnya bersin. Cetirizine mampu memblokir satu jenis reseptor untuk histamin (reseptor H1) dan dengan demikian mencegah aktivasi sel yang mengandung reseptor H1 oleh histamin. Cetirizine dan antihistamin generasi kedua lainnya tidak mudah masuk ke otak dari darah sehingga akan menyebabkan lebih sedikit rasa kantuk.

Komposisi obat:

Tiap 5 ml: cetirizine hydrochloride 5 mg.

Dosis obat:

Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 1 kali/hari.

Anak-anak:

  • 2-5 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml)/hari.
  • 6-12 tahun: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml)/hari.

Aturan pakai obat: Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat:

  • Mengantuk dan kelelahan.
    Gantikan dengan mengonsumsi obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, konsultasikan dengan dokter.
  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Minta rekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit pada apoteker. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama konsumsi obat ini, jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter Anda.
  • Mulut kering.
    Mengunyah permen karet atau menghisap permen bebas gula.
  • Mual.
    Mengonsumsi obat dengan makanan. Hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Pusing.
    Jika merasa pusing ketika berdiri, coba bangun dengan perlahan atau tetap duduk hingga merasa lebih baik. Jika mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, duduk hingga merasa lebih baik. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Sakit perut.
    Coba untuk beristirahat dan rileks dan makan lebih sering dan dalam jumlah yang lebih sedikit. Tempelkan bantal panas atau botol air panas tertutup pada berut. Jika rasa sakit semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Diare.
    Minumlah banyak cairan, segera hubungi dokter Anda jika mengalami tanda dehidrasi seperti penurunan frekuensi buang air kecil dan urine berwarna gelap. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengatasi diare, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit tenggorokan.
    Untuk yang berusia 16 tahun ke atas, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin (1 tablet aspirin terlarut dalam setengah gelas air) atau menggunakan obat kumur yang menghilangkan rasa sakit. Jika gejala bertahan lebih dari seminggu, segera hubungi dokter atau apoteker. Untuk anak-anak usia 16 tahun ke bawah tidak boleh diberi aspirin.
  • Gejala flu.
    Jika Anda berusia 16 tahun ke atas, Anda dapat mencoba minum aspirin atau ibuprofen secara teratur selama beberapa hari. Anak-anak lebih mungkin mendapatkan gejala-gejala ini, tetapi harus diberikan ibuprofen saja dan bukan aspirin. Anak-anak di bawah usia 16 tahun tidak boleh diberikan asprin. Jika gejala Anda atau anak Anda kembali ketika Anda berhenti minum obat penghilang rasa sakit, konsultasikan dengan apoteker Anda.
  • Gatal atau ruam.
    Jika mengalami ruam setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis obat antihistamin yang berbeda.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan.
    Jika gejala ini tidak hilang, segera hubungi dokter Anda.
  • Timbul rasa kegelisahan.
    Cobalah untuk mengonsumsi setirizin tepat sebelum tidur, jadi Anda tertidur saat ini kemungkinan besar terjadi. Jika gejalanya tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis antihistamin yang berbeda.
  • Pasien yang memiliki denyut jantung di atas normal atau 100 kali/menit (takikardi).
  • Muntah.
  • Perasaan tidak nyaman (malaise).
  • Kejang.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Halusinasi.
  • Peradangan pada faring (faringitis).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Biduran (urtikaria).

Kontraindikasi:

  • Wanita hamil pada trimester pertama.
  • Bayi yang lahir prematur.
  • Anak-anak usia 2 tahun ke bawah.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Perhatian khusus:

  • Pasien dengan peningkatan risiko retensi urine.
  • Pasien epilepsi dan pasien yang berisiko mengalami kejang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Interaksi obat:

  • Hidroksizin dan levocetirizine. 
    Penggunaan obat di atas bersama cetirizine dapat menyebabkan peningkatan kadar cetirizine dalam darah dan dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping cetirizine seperti mengantuk.
  • Obat penenang.
    Penggunaan cetirizine bersama obat penenang dapat menyebabkan peningkatan depresi pada sistem saraf pusat.

Kandungan utama: Cetirizine hydrochloride.

Kelas terapi: Antialergi (antihistamin).

Klasifikasi obat: Antihistamin generasi ke-2.

Kategori kehamilan:

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Informasi zat aktif:

Cetirizine merupakan turunan piperazin dan metabolit dari hidroksizin, obat ini merupakan antialergi atau antihistamin yang mampu menghambat reseptor histamin atau H1 dalam saluran pencernaan, pembuluh darah, dan saluran pernapasan. Dengan terhambatnya histamin maka gejala alergi seperti bersin dan gatal akan berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Tingkat penyerapan dapat berkurang jika dikonsumsi dengan makanan.
  • Distribusi: Melewati ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (50% dalam bentuk obat yang tidak berubah) dan feses (10%).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hentikan penggunaan cetirizine dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki salah satu efek samping yang serius ini:

  • Jantung berdetak cepat, berdebar, atau detak jantung tidak merata.
  • Kelemahan, gangguan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor), atau merasa kesulitan tidur (insomnia).
  • Perasaan gelisah yang parah dan hiperaktif.
  • Kebingungan.
  • Gangguan penglihatan.
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali mengeluarkan urine.

Perlu Resep

Ya

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C.

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trisela Sirup 5 mg/5 ml - 60 ml

Total

Rp 16.700