Trinordiol-28 Tablet (2 Strip @ 28 Tablet)


Harga Produk
Rp 21.954

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Trinordiol-28 tablet adalah obat kontrasepsi oral atau pil KB kombinasi untuk mencegah kehamilan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Pil KB Trinordiol mengandung zat aktif levonorgestrel dan ethinyl estradiol. Pil ini mengandung dua hormon, yaitu estrogen dan progestogen. Hormon tersebut dapat menghentikan ovulasi, sehingga pembuahan atau kehamilan tidak dapat terjadi.

Selain mencegah kehamilan, pil KB dapat membuat menstruasi lebih teratur, mengurangi kehilangan darah dan nyeri haid, menurunkan risiko kista ovarium, dan mengobati jerawat.

Informasi zat aktif :

Levonorgestrel dan ethinyl estradiol adalah kombinasi kontrasepsi hormonal untuk menghambat pembuahan sel telur (ovulasi). Obat ini bekerja dengan membentuk lapisan dinding rahim atau endometrium untuk mencegah menempelnya sel telur yang dibuahi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, levonorgestrel dan ethinylestradiol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran cerna. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah ethinylestradiol adalah 38-48% dan levonorgestrel adalah 100%.
  • Distribusi: Distribusi ethinylestradiol adalah 4,3 L/kg dan levonorgestrel adalah 1,8 L/kg. Ikatan protein ethinylestradiol adalah 95-97% dan levonorgestrel adalah 97-99%.
  • Metabolisme: Metabolisme secara lambat.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat ethinylestradiol adalah 12-23 jam dan levonorgestrel adalah 22-49 jam. Levonorgestrel dikeluarkan melalui urine sebanyak 40-68% dan feses 16-48%, sedangkan etinilestradiol dikeluarkan melalui urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Trinordiol-28 tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • Prednisolon dan ciclosporin
    Penggunaan bersama dapat menghambat laju metabolisme prednisolon dan ciclosporin.
  • Alprazolam, klordiazepoksida, diazepam, lorazepam, oksazepam, dan temazepam
    Penggunaan bersama dapat mengurangi proses pembersihan (klirens) obat di atas.
  • Lamotrigin
    Penggunaan bersama dapat mengurangi kadar lamotrigin dalam darah pada beberapa pasien, sehingga dapat membuat obat kurang efektif.
  • Budesonid
    Ethinyl estradiol dapat meningkatkan kadar budesonide dalam darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko atau keparahan efek samping, seperti pembengkakan, penambahan berat badan, kelainan elektrolit, tekanan darah tinggi, glukosa darah tinggi, kelemahan otot, depresi, perubahan suasana hati, jerawat, kulit menipis, garis halus kulit (stretch mark), mudah memar, kehilangan kepadatan tulang, katarak, glaukoma, ketidakteraturan menstruasi, pertumbuhan rambut wajah atau tubuh yang berlebihan, dan distribusi lemak tubuh yang tidak normal, terutama di wajah, leher, punggung, dan pinggang.
  • Topiramat
    Menggunakan ethinyl estradiol bersama topiramat dapat mengubah efek ethinyl estradiol. Topiramat dapat membuat pil KB menjadi kurang efektif dan menyebabkan kehamilan. Sebelum mengonsumsi topiramat, beri tahu dokter jika Anda menggunakan pil KB.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Jika Anda melewatkan satu pil aktif: Minumlah secepat mungkin, lalu minum pil berikutnya sesuai jadwal rutin Anda. Artinya, Anda boleh meminum 2 pil dalam 1 hari.
  • Jika Anda melewatkan dua pil aktif dalam minggu 1 atau 2: Minumlah dua pil sesegera mungkin dan dua pil lagi keesokan harinya. Teruskan minum satu pil sehari sampai Anda menghabiskan kemasannya. Gunakan bentuk kontrasepsi kedua, misalnya kondom dan spermisida selama 7 hari setelah Anda melewatkan satu dosis.
  • Jika Anda melewatkan dua pil aktif dalam minggu ketiga atau tiga atau lebih pil aktif berturut-turut dalam minggu 1, 2, atau 3:
    • Hari pertama mulai: Buang sisa kemasan dan mulai paket baru pada hari yang sama. Gunakan bentuk kontrasepsi kedua, misalnya kondom selama 7 hari setelah Anda melewatkan satu dosis.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Berhenti menggunakan obat ini dan segera beri tahu dokter Anda jika Anda hamil atau melewatkan dua periode menstruasi berturut-turut. Jika Anda baru saja melahirkan, tunggulah setidaknya 4 minggu sebelum meminum pil KB.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu mencegah kehamilan
  • Mencegah pelepasan sel telur dan mencegah pembuahan sel telur

Pil KB trinordiol mengandung levonorgestrel dan ethinyl estradiol yang merupakan hormon wanita untuk mencegah ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium. Tidak ada ovulasi berarti tidak ada sel telur yang bisa dibuahi sperma, sehingga kehamilan tidak bisa terjadi.

Levonorgestrel dan ethinyl estradiol juga menyebabkan perubahan pada lendir serviks dan lapisan rahim, serta meningkatkan kekentalan cairan mukosa pada leher rahim. Dengan begitu, sperma lebih sulit mencapai rahim dan sel telur yang telah dibuahi pun lebih sulit menempel ke rahim.

Komposisi Obat

6 tablet warna kuning tua:

  • Ethinyl estradiol 0,030 mg
  • Levonorgestrel 0,050 mg

5 tablet warna putih:

  • Ethinyl estradil 0,040 mg
  • Levonorgestrel 0,075 mg

10 tablet warna kuning:

  • Ethinyl estradiol 0,030 mg
  • Levonorgestrel 0,125 mg

7 tablet warna merah:

  • Placebo

Dosis Obat

1 tablet/hari, dikonsumsi setiap hari selama 28 hari berturut-turut.

Aturan pakai obat

Konsumsi obat ini pada waktu yang sama setiap hari, setelah makan malam atau sebelum tidur.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual. Konsumsilah makanan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.
  • Muntah
    Cobalah minum banyak air untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda adalah urine lebih sedikit dari biasanya, berwarna gelap, dan berbau tajam. Jika diare dan muntah berlanjut lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter untuk berkonsultasi masalah Anda. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berkonsultasi kepada apoteker atau dokter.
  • Nyeri payudara
  • Pembengkakan pada pembuluh darah vena (tromboflebitis)
  • Penyumbatan pembulu darah paru-paru (emboli paru)
  • Kram perut atau perut kembung
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Perubahan berat badan
  • Menstruasi tidak teratur
  • Perdarahan pada vagina
  • Peningkatan tekanan darah
  • Risiko perdarahan

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan penyerapan (sindrom malabsorpsi)
  • Pasien penderita kadar gula darah tinggi (diabetes melitus)
  • Pasien penderita penyakit asma
  • Pasien dengan kejang (epilepsi)
  • Pasien yang mengalami depresi
  • Pasien yang mengalami sakit kepala sebelah (migrain)
  • Pasien dengan kadar kalsium tinggi dalam darah (hiperkalsemia)
  • Pasien penderita penyakit kardiovaskular dan kandung empedu
  • Pasien penderita risiko terbentuknya bekuan darah (trombus) di pembuluh darah vena (tromboemboli)
  • Pasien dengan risiko kanker payudara

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil
  • Ibu menyusui selama 6 bulan pertama setelah melahirkan
  • Perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya
  • Kelainan darah (porfiria)
  • Pasien dengan riwayat kanker payudara
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Pasien penderita kelainan perdarahan
  • Pasien penderita kerusakan atau pecahnya sel darah merah (sindrom hemolitik uremik)
  • Pasien penderita penyakit hati yang disebabkan aliran empedu dari hati yang tersumbat (kolestatik)
  • Pasien penderita kelainan saraf otot (chorea)
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trinordiol-28 Tablet (2 Strip @ 28 Tablet)