Trihexyphenidyl Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Trihexyphenidyl Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung trihexyphenidyl 5 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Trihexyphenidyl Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Trihexyphenidyl
Kelas Terapi
Antiparkinson
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet (5 mg)
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Trihexyphenidyl digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson. Parkinson adalah salah satu penyakit saraf yang mempengaruhi bagian otak dalam mengoordinasikan gerakan tubuh.

Obat ini akan membantu mengurangi kekakuan otot, keringat, dan produksi air liur, serta membantu meningkatkan kemampuan berjalan pada penderita penyakit Parkinson.

Trihexyphenidyl merupakan obat golongan antimuskarinik. Obat antimuskarinik dapat menghentikan kejang otot parah pada punggung, leher, dan mata yang terkadang disebabkan obat-obatan psikiatri.

Indikasi (manfaat) Obat

Trihexyphenidyl digunakan untuk penyakit parkinson (kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak), dan gejala sindrom ekstrapiramidal (pada pasien skizofrenia) yang diinduksi obat.

Komposisi Obat

Trihexyphenidyl 5 mg

Dosis Obat

  • Gejala ekstrapiramidal yang diinduksi obat
    • Dewasa: Awalnya, 1 mg setiap hari, meningkat menjadi 5-15 mg setiap hari dalam 3-4 dosis terbagi.
    • Lansia: Mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah.
  • Parkinsonisme
    • Dewasa: Awalnya, 1 mg setiap hari, secara bertahap meningkat dengan interval 3-5 hari dengan penambahan 2 mg hingga 6-10 mg setiap hari dalam 3-4 dosis terbagi. Pasien postencephalitic: Hingga 12-15 mg setiap hari.
    • Lansia: Mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah.

Aturan pakai obat

  • Kekeringan mulut
  • Mual
  • Sembelit
  • Muntah
  • Pusing
  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Gugup
  • Retensi urine
  • Peningkatan ketegangan intraokular, glaukoma sudut-penutup
  • Kelemahan
  • Ruam
  • Jarang, gangguan kejiwaan (amnesia, depersonalisasi, rasa tidak sadar, paranoia)

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Kekeringan mulut
  • Mual
  • Sembelit
  • Muntah
  • Pusing
  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Gugup
  • Retensi urine
  • Peningkatan ketegangan intraokular, glaukoma sudut-penutup
  • Kelemahan
  • Ruam
  • Jarang, gangguan kejiwaan (amnesia, depersonalisasi, rasa tidak sadar, paranoia)

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien pria dewasa yang mengalami pembesaran kelenjar prostat (hipertrofi prostat).
  • Pasien penderita penyakit jantung, hati, dan ginjal.
  • Pasien yang mengalami masalah buang air kecil.
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada usus.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air besar (sembelit parah).
  • Pasien penderita kejang atau epilepsi.
  • Pasien dengan masalah jantung.
  • Pasien penderita penyumbatan pembuluh darah arteri.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien dengan gangguan saraf, otak, atau sumsum tulang belakang.
  • Pasien lanjut usia.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap trihexypenidyl.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata terlalu tinggi (glaukoma sudut sempit).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Efek samping antimuskarinik yang meningkat bersama fenotiazin, clozapin, antihistamin, disopiramid, nefopam, dan amantadin.
  • Efek sinergis bila digunakan bersamaan dengan TCA.
  • Pemberian bersamaan dengan MAOI dapat menyebabkan mulut kering, penglihatan kabur, keraguan berkemih atau retensi dan sembelit.
  • Dapat memusuhi efek metoclopramide dan domperidone pada fungsi GI.
  • Mengurangi penyerapan levodopa.
  • Dapat memusuhi efek parasimpatomimetik.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trihexyphenidyl Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)