SehatQ
SehatQ Profile
Trianta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala akibat kelebihan asam lambung

Trianta Suspensi 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 5.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 13 Penjual

Apotek Holong
Rp 12.800
Apotek Holong
Kota Jakarta Barat11.97 km
Apotek Zea
Rp 12.705
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.39 km
Apotek Selecta
Rp 5.400
Apotek Selecta
Kota Tangerang17.21 km
Apotek SS Pharmacia
Rp 7.500
Apotek SS Pharmacia
Kota Tangerang17.71 km

Deskripsi

Trianta suspensi adalah obat yang berfungsi untuk mengurangi gejala pada gangguan yang disebabkan kelebihan asam lambung, seperti gastritis, tukak lambung, dan tukak usus 12 jari. Gejala yang terjadi biasanya berupa mual, perut kembung, nyeri lambung, nyeri pada ulu hati, dan perasaan penuh pada lambung.

Obat ini mengandung kombinasi zat aktif yang terdiri dari aluminium hidroksida, magnesium hydroxide, dan simethicone.

Aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simethicone merupakan kombinasi obat yang digunakan untuk meredakan sakit maag, peningkatan asam lambung, sakit perut, kembung akibat gas, atau ketidaknyamanan perut akibat makan atau minum terlalu banyak.

Trianta suspensi merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Trianta Suspensi 60 ml
Golongan Obat
3
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Aluminium hydroxide, magnesium hidroksida, dan simethicone
Kelas Terapi
Antasida, agen antirefluks, dan antiulserasi
Klasifikasi
-
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 60 ml

Produsen
Ifars Pharmaceutical Laboratories

Informasi Zat Aktif

Magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida dapat mengurangi iritasi atau luka karena asam lambung dan meningkatkan perlindungan pada dinding lambung. Simetikon sendiri dapat meredakan rasa tidak nyaman di perut akibat produksi gas berlebih. 

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, aluminium hidroksida, magnesium hydroxide, dan simethicone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Aluminium hidroksida diserap dalam jumlah kecil ke seluruh tubuh (sistemik), sedangkan magnesium hydroxide diserap ke seluruh tubuh (sistemik).
  • Ekskresi: Aluminium hidroksida dibuang melalui feses, tetapi terkadang terkandung dalam ASI. Magnesium hydroxide yang tidak terserap dibuang melalui feses, sedangkan obat yang diserap dibuang dengan cepat dalam urine. Lalu, simethicone dikeluarkan melalui feses.

Indikasi (manfaat)

  • Mengurangi gejala akibat kelebihan asam lambung, seperti mual, perut kembung, nyeri lambung, dan nyeri pada ulu hati
  • Mengatasi peradangan pada dinding lambung (gastritis)
  • Mengatasi luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Mengatasi luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum)

Magnesium hydroxide dan aluminium hidroksida adalah antasida yang bekerja dengan cara meningkatkan pH di dalam lambung untuk menetralkan asam lambung.

Sementara, simethicone merupakan obat antigas yang bekerja dengan cara mengurangi produksi gelembung gas di saluran pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut.

Komposisi

Tiap 5 ml:

  • Magnesium hydroxide 300 mg
  • Simethicone 25 mg
  • Gel kering aluminium hidroksida 300 mg

Dosis

  • Dewasa: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi 1 jam sesudah makan dan sebelum tidur malam atau bila timbul gejala tukak lambung.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi obat ini. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Usahakan mengonsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Diare, mual, atau muntah
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kegagalan fungsi ginjal karena dapat menimbulkan peningkatan kadar magnesium dalam darah (hipermagnesia)
  • Pasien yang menjalani diet rendah magnesium
  • Anak-anak berusia 6 tahun ke bawah
  • Ibu hamil dan ibu menyusui

Bila diperlukan, penggunaan bersama simetidin atau tetrasiklin, harap diberikan dengan jarak waktu 1-2 jam.

Tidak dianjurkan digunakan terus menerus atau lebih dari dua minggu, kecuali atas petunjuk dokter karena dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan aluminium hydroxide pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami kekurangan cairan tubuh (dehidrasi)
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon
  • Pasien dengan masalah pada ginjal, seperti batu ginjal
  • Pasien yang sering mengonsumsi alkohol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ciprofloxacin
    Ciprofloxacin tidak boleh diminum bersamaan dengan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida. Obat yang mengandung magnesium, aluminium, kalsium, besi, atau mineral lainnya dapat mengganggu penyerapan ciprofloxacin ke dalam aliran darah dan mengurangi efektivitasnya.
  • Aspirin
    Penggunaan obat yang mengandung aluminium hidroksida dengan aspirin dapat menurunkan efektivitas aspirin.
  • Cimetidine dan antibiotik tetracycline
    Penggunaan bersama dapat menurunkan penyerapan obat-obatan di atas.
  • Asam askorbat
    Penggunaan asam askorbat bersama obat yang mengandung aluminium dapat menyebabkan keracunan (toksisitas) pada pasien dengan penyakit ginjal lanjutan karena akan terjadi gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh. Risiko keracunan aluminium dapat lebih meningkat jika digunakan dengan asam askorbat dosis tinggi, yang akan meningkatkan penyerapan aluminium dari usus.
  • Ergocalciferol
    Mengonsumsi obat ergocalciferol bersama obat yang mengandung magnesium hidroksida dapat meningkatkan kadar magnesium darah, terutama pada pasien dengan masalah fungsi ginjal.
    Gejala kadar magnesium tinggi ditandai dengan mual, muntah, kemerahan, kantuk, pusing, kebingungan, kelemahan otot, refleks berkurang, tekanan darah rendah, detak jantung lambat, dan gangguan pernapasan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan obat ini dan hubungi dokter Anda jika mengalami:

  • Kebingungan, perubahan kondisi mental, dan kejang
  • Kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas, dan detak jantung cepat
  • Nyeri tulang dan kelemahan otot

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aluminium%20hydroxide%20+%20magnesium%20hydroxide?mtype=generic

Diakses pada 6 Juli 2021



Drugs. https://www.drugs.com/mtm/aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-and-simethicone.html

Diakses pada 6 Juli 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-935/aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-simethicone-oral/details

Diakses pada 6 Juli 2021



Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_mylanta/drugs-condition.htm

Diakses pada 6 Juli 2021



Myclevelandclinic. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/19931-aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-simethicone-oral-suspension

Diakses pada 6 Juli 2021



Healthdirect. https://www.healthdirect.gov.au/medicines/medicinal-product/aht,23466/aluminium-hydroxide-+-magnesium-hydroxide-+-simethicone

Diakses pada 6 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trianta Suspensi 60 ml

Total

Rp 12.800

Jual dan Beli Trianta Suspensi 60 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Trianta suspensi adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan kelebihan asam lambung seperti peradangan pada lambung (gastritis). Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Trianta suspensi mengandung zat aktif magnesium hidroksida, aluminium hidroksida, dan simethicone.

Indikasi obat:

Mengatasi berbagai kondisi yang disebbakan karena peningkatan asam lambung, seperti pada:

  • Peradangan pada dinding lambung (gastritis).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum).
  • Gejala-gejala seperti mual, perut kembung, nyeri pada ulu hati, dan nyeri lambung.

Magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida adalah antasida yang dapat menetralkan asam lambung yang bekerja meningaktan pH di dalam lambung. Simethicone merupakan obat antigas yang bekerja dengan cara mengurangi produksi gelembung gas di saluran pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri dan rasa tidak nyaman pada perut.

Komposisi obat:

Tiap 5 ml:

  • Magnesium hidroksida 300 mg.
  • Simethicone 25 mg.
  • Gel kering aluminium hidroksida 300 mg.

Dosis obat:

  • Dewasa: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

  • Anak-anak 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat: Dikonsumsi 1 jam sesudah makan dan sebelum tidur malam atau bila timbul gejala tukak lambung.

Efek samping obat:

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah segar serta sereal.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Mual dan muntah.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang mengalami kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simethicone.
  • Pasien dengan masalah pada ginjal termasuk batu ginjal.
  • Pasien yang sering mengonsumsi alkohol.

Perhatian khusus:

  • Bila diperlukan penggunaan bersama simetidin atau tetrasiklin, harap diberikan dengan jarak waktu 1-2 jam.
  • Pasien penderita kegagalan fungsi ginjal karena dapat menimbulkan peningkatan kadar magnesium dalam darah (hipermagnesia).
  • Tidak dianjurkan untuk digunakan terus menerus (lebih dari 2 minggu) kecuali atas petunjuk dokter, karena dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.
  • Jangan mengonsumsi bersamaan dengan obat untuk menangani kadar fosfat yang tinggi dalam darah (hiperfosfatemia).
  • Pasien yang menjalani diet rendah magnesium.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat:

  • Aspirin.
    Menggunakan obat yang mengandung aluminium hidroksida bersama dengan aspirin dapat menurunkan efek aspirin dalam menghambat pembekuan darah.
  • Asam askorbat.
    Penggunaan asam askorbat bersama dengan obat yang mengandung aluminium dapat menyebabkan keracunan (toksisitas) pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh. Risiko keracunan aluminium dapat lebih meningkat dengan asam askorbat dosis tinggi, yang meningkatkan penyerapan aluminium dari usus.
  • Ergocalciferol.
    Menggunakan ergocalciferol bersama dengan obat yang mengandung magnesium hidroksida dapat menyebabkan peningkatan kadar magnesium darah, terutama pada individu dengan fungsi ginjal yang berkurang. Gejala kadar magnesium tinggi adalah mual, muntah, kemerahan, kantuk, pusing, kebingungan, kelemahan otot, refleks berkurang, tekanan darah rendah, detak jantung lambat, dan gangguan pernapasan.

Kandungan utama: Aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simethicone.

Kelas terapi: Antasida, agen Antirefluks, dan antiulserasi.

Kategori kehamilan:

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Informasi zat aktif:

Magnesium hidroksida dan aluminium hidroksida adalah antasida yang bekerja meningkatkan pH lambung sehingga menurunkan aktivitas pepsin (zat untuk mencerna makanan) dan mengurangi iritasi atau terjadinya luka karena asam dan juga meningkatkan perlindungan pada dinding lambung. Sedangkan simethicone bekerja sebagai agen penghilang dan mencegah pembentukan gas pada saluran pencernaan yang dapat menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simethicone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Aluminium hidroksida diabsorpsi dalam jumlah kecil ke seluruh tubuh (sistemik) dan magnesium hidroksida diabsorpsi sekitar 15-30% dapat diserap ke seluruh tubuh (sistemik) dan hal ini menimbulkan risiko tinggi pada pasien gagal ginjal.
  • Ekskresi: Aluminium hidroksida diekskresikan melalui feses tetapi terkadang terkandung dalam ASI, magnesium hidroksida yang tidak terabsorpsi diekskresikan melalui feses sedangkan obat yang diabsorbsi diekskresikan dengan cepat dalam urine, simethicone dikeluarkan melalui feses.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Detak jantung lambat atau tidak teratur.
  • Perubahan suasana hati (mood).
  • Kemerahan (ruam), gatal, atau bengkak terutama pada wajah, lidah, dan tenggorokan.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Feses berwarna hitam.
  • Pernapasan lambat atau kesulitan bernapas.
  • Muntah yang terlihat seperti bubuk kopi yang disebabkan gumpalan darah.
  • Sakit perut.
  • Pusing yang parah.

Jika mengalami salah satu atau beberapa gejala, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.


Merek: Trianta
Bentuk sediaan: Suspensi
Principal/Distributor obat: Ifars Pharmaceutical Laboratories
Manufacture: Ifars Pharmaceutical Laboratories
Kemasan obat: 1 botol @ 60 ml.

Indikasi/Manfaat Trianta Suspensi 60 ml


Dosis Trianta Suspensi 60 ml



Cara Penggunaan Trianta Suspensi 60 ml



Cara Menyimpan Trianta Suspensi 60 ml


Simpan pada suhu 20-25°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Trianta Suspensi 60 ml Jika:



Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Trianta Suspensi 60 ml



Efek Samping Obat Trianta Suspensi 60 ml