SehatQ
SehatQ Profile
Trajenta Duo tablet adalah obat untuk mengatasi kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 101.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 20 Penjual

Apotek Belawan
Rp 116.699
Apotek Belawan
Kota Jakarta Pusat2.15 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 127.700
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Madinah Farma
Rp 124.100
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 115.500
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Trajenta Duo tablet adalah obat untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2.

Mengontrol kadar gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota badan, dan masalah fungsi seksual. Kontrol gula darah yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

Obat ini mengandung zat aktif linagliptin dan metformin HCl. Kombinasi linagliptin dan metformin sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan diet dan olahraga untuk mengendaikan kadar gula darah. Obat ini hanya bisa digunakan untuk mengatasi diabetes mellitus tipe 2, tetapi tidak dapat digunakan untuk mengobati diabetes tipe 1.

Trajenta Duo tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengontrol kadar gula darah pada pasien dewasa penderita diabetes tipe 2

Linagliptin dapat membantu meningkatkan jumlah insulin yang dihasilkan pankreas. Insulin adalah zat yang membantu memindahkan gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

Linagliptin juga membantu menurunkan jumlah gula (glukosa) yang dibuat tubuh serta memberikan sinyal pada hati untuk berhenti memproduksi gula (glukosa), ketika ada terlalu banyak gula dalam darah.

Metformin mampu mengurangi penyerapan gula dari perut dan pelepasan gula yang disimpan dari hati, serta membantu tubuh menggunakan gula dalam tubuh dengan lebih baik.

Komposisi

  • Linagliptin 2,5 mg
  • Metformin HCl 850 mg

Dosis

  • Dosis terapi: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari
  • Dosis maksimal:
    • Linagliptin: 5 mg
    • Metformin HCl: 2000 mg

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare atau muntah
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Gejala seperti pilek, yaitu hidung tersumbat atau berair, sakit tenggorokan, dan batuk
  • Nafsu makan menurun
  • Gatal
  • Produksi asam laktat berlebihan (asidosis laktat)
  • Gula darah rendah (hipoglikemia)
  • Reaksi alergi
  • Radang pankreas (pankreatitis)
  • Kadar vitamin B12 rendah
    Rendahnya kadar vitamin B12 dapat menyebabkan kekurangan kadar sel darah merah dan hemoglobin dalam darah.
  • Nyeri sendi yang parah
  • Luka lepuh pada permukaan kulit akibat gangguan kekebalan tubuh (pemfigoid bulosa)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderia penyakit ginjal
    • Pasien penderita penyakit ginjal
      Monitor fungsi ginjal sebelum mulai terapi dengan obat ini, selanjutnya monitor secara berkala.
    • Pasien penderita penyakit jantung
    • Pasien penderita penyakit hati
    • Pasien penderita radang pankreas (pankreatitis)
    • Pasien penderita kadar glukosa darah rendah (hipoglikemia)
    • Pasien penderita batu empedu
    • Pasien yang mengonsumsi alkohol (alkoholisme)
    • Pasien penderita trigliserida tinggi (sejenis lemak dalam darah)
    • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat)
    • Pasien yang mengalami perubahan status klinis pasien yg sebelumnya dalam kondisi diabetes tipe 2 terkontrol
    • Ibu hamil dan menyusui
    • Anak-anak 18 ke bawah
    • Pasien lanjut usia

    Hentikan penggunaan 48 jam sebelum menjalani bedah dengan anestesi umum, bawah pinggang (spinal), atau anestesi peraslinan (epidural).

    Monitor fungsi ginjal sebelum mulai terapi dengan obat ini, selanjutnya monitor secara berkala
  • Pasien penderita penyakit jantung
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Pasien penderita radang pankreas (pankreatitis)
  • Pasien penderita kadar glukosa darah rendah (hipoglikemia)
  • Pasien penderita batu empedu
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol (alkoholisme)
  • Pasien penderita trigliserida tinggi (sejenis lemak dalam darah)
  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat)
  • Hentikan penggunaan selama 48 jam sebelum dilakukan bedah dengan anestesi umum, bawah pinggang (spinal), atau anestesi peraslinan (epidural)
  • Gangguan hati pada awal pemberian bersama obat antihipertensi atau diuretik dan NSAID
  • Pasien yang mengalami perubahan status klinis pasien yg sebelumnya dalam kondisi diabetes tipe 2 terkontrol
  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Anak-anak 18 ke bawah
  • Pasien lanjut usia

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap kandungan obat ini
  • Pasien penderita diabetes tipe 1
  • Pasien yang mengalami kekurangan oksigen karena penyakit akut atau kronis, seperti gagal jantung atau gagal napas, serangan jantung (infark miokard), dan syok
  • Pasien dengan kondisi tingginya tingkat keasaman darah yang terjadi akibat ketidakseimbangan kimia asam dan basa (metabolik asidosis) kronis atau akut, tanpa atau disertai koma
  • Pasien penderita diabetes mellitus tipe 1 atau dengan komplikasi diabetes yang mematikan akibat tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetikum)
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau riwayat penyakit ginjal kronis karena berisiko meningkatkan kadar asam laktat dalam tubuh (asidosis laktat). Hal ini dapat menyebabkan kegagalan saluran pernapasan akut, sehingga jaringan dalam tubuh tidak dapat menggunakan oksigen (dysoxia) atau kekurangan oksigen (hipoksia) yang dapat menyebabkan kematian
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat
  • Pasien penyakit fungsi hati kronis
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 116.699

Jual dan Beli Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Trajenta Duo mengandung zat aktif linagliptin dan metformin sebagai terapi tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes mellitus tipe 2 sehingga mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.
Merek: Trajenta
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Boehringer Ingelheim
Manufacture: Boehringer Ingelheim
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet.

Indikasi/Manfaat Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Terapi tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes mellitus tipe 2 sehingga mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.

Dosis Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


1 tablet sebanyak 2 kali/hari.

Cara Penggunaan Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi bersama makanan.

Cara Menyimpan Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Disimpan pada suhu di bawah 30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Efek Samping Obat Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/850 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Nasopharyngitis.
  • hipersensitivitas.
  • Batuk.
  • Nafsu makan menurun.
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Gatak di sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Peradangan pankreas (pankreatitis).
  • Peningkatan lipase.