SehatQ
SehatQ Profile
Trajenta Duo Tablet adalah obat untuk mengontrol gula darah pada pasien dewasa diabetes tipe 2

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/1000 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 109.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 20 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 127.700
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Madinah Farma
Rp 124.100
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 123.600
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
Apotek Nico Sehat
Rp 121.866
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.16 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/1000 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk sebagai terapi tambahan pada diet dan olahraga untuk memperbaiki kontrol gula darah pada pasien dewasa diabetes melitus tipe 2 yang cocok dengan terapi linagliptin dan metformin.

Informasi zat aktif :

Metformin digunakan untuk mengontrol kadar gula darah tinggi. Metformin digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Mengontrol kadar gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, dan masalah fungsi seksual. Kontrol yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Obat ini tidak bisa digunakan untuk membantu penderita diabetes tipe 1 karena mereka tidak dapat menghasilkan insulin dari kelenjar pankreas dan masih dikontrol dengan suntikan insulin.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Rifampin
  • Golongan beta-blocker (metoprolol, propanolol, dan timolol)

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/1000 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Linagliptin dan metformin HCl
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (2,5 mg/1000 mg)
Produsen
Boehringer InGelheim

Informasi Zat Aktif

Metformin digunakan untuk mengontrol kadar gula darah tinggi. Metformin digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Mengontrol kadar gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, dan masalah fungsi seksual. Kontrol yang tepat juga dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Obat ini tidak bisa digunakan untuk membantu penderita diabetes tipe 1 karena mereka tidak dapat menghasilkan insulin dari kelenjar pankreas dan masih dikontrol dengan suntikan insulin.

Indikasi (manfaat)

Sebagai terapi tambahan pada diet dan olahraga untuk memperbaiki kontrol gula darah pada pasien dewasa diabetes melitus tipe 2 yang cocok dengan terapi linagliptin dan metformin.

Komposisi

  • Linagliptin 2,5 mg
  • Metformin HCl 1000 mg

Dosis

  • Dosis anjuran: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari
  • Maksimal dosis harian: linagliptin 5 mg dan metformin 2000 mg

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Pilek
  • Sakit kepala
  • Reaksi alergi seperti syok anafilaksis, pembengkakan pada lapisan kulit bagian dalam (angioedema) dan pengelupasan kulit
  • Batuk
  • Penurunan nafsu makan
  • Diare
  • Mual
  • Peradangan pada kelenjar pankreas (pankreatitis)
  • Muntah
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Penurunan kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia)

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus) tipe 1
  • Pasien yang memiliki kadar glukosa darah di bawah normal (hipoglikemia)
  • Pasien yang memiliki kadar asam yang tinggi dalam tubuh (asidosis laktat)
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Hentikan mengonsumsi obat ini selama 48 jam sebelum dilakukan bedah elektif dengan anesteri umum, spinal, ataupun epidural
  • Pasien diabetes melitus tipe 2 yang terkontrol
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak 18 tahun ke bawah
  • Perlu dilakukan pemantauan fungsi hati dan ginjal
  • Hindari mengonsumsi alkohol

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan funsi ginjal
  • Pasien dengan kondisi syok atau kolaps kardiovaskular
  • Pasien yang mengalami serangan jantung (infark miokard akut)
  • Pasien yang memiliki kadar asam sangat tinggi di dalam tubuh (asidosis metabolik akut atau kronis)
  • Pasien yang mengalami komplikasi diabetes akibat tingginya produksi asam dalam tubuh (ketoasidosis diabetikum)
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien penderita peradangan pada kelenjar pankreas (pankreatitis)

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Rifampin
  • Golongan beta-blocker (metoprolol, propanolol, dan timolol)

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Trajenta Duo Tablet 2,5 mg/1000 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 127.700