SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Topcillin Tablet adalah obat untuk <strong>kegunaan amoxicillin adalah untuk mengatasi berbagai infeksi karena bakteri

Topcillin Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 6.895

Jumlah Produk
0

Tersedia 20 Penjual

Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 9.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Madinah Farma
Rp 11.500
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Evita
Rp 8.000
Apotek Evita
Jakarta Barat9.41 km
Apotek Alfa Medika
Rp 8.400
Apotek Alfa Medika
Kota Jakarta Utara9.79 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Topcillin Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk kegunaan amoxicillin adalah untuk mengatasi berbagai infeksi karena bakteri, antara lain:

infeksi pada saluran pernapasan
infeksi saluran kemih
infeksi kulit dan jaringan lunak
demam yang disebabkan infeksi bakteri salmonella typhii (demam tifoid) dan demam yang disebabkan infeksi bakteri salmonella paratyphi (demam paratiroid)
infeksi yang disebabkan bakteri yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi nanah
infeksi pada lapisan bagian dalam jantung (endokarditis)
infeksi bakteri pada saluran pencernaan, terutama lambung (helicobacter pylori)

amoxicillin adalah antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri gram negatif dan gram positif. obat ini dapat menghambat proses pembentukan (sintesis) dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri akan terhenti.

Informasi zat aktif :

Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin. Antibiotik ini bekerja dengan membunuh bakteri atau memperlambat pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan)
    Penggunaan amoxicillin dengan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan, sehingga dapat menimbulkan memar dan perdarahan.
  • Chloramphenicol, makrolida, sulfonamida, dan tetracycline
    Obat di atas dapat mengganggu efektivitas amoxicillin dalam menghentikan pertumbuhan bakteri.
  • Allopurinol
    Amoxicillin dapat meningkatkan risiko alergi terhadap allopurinol.
  • Probenesid atau obat untuk mengatasi asam urat
    Penggunaan amoxicillin dengan probenesid dapat meningkatkan kadar obat dalam darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Topcillin Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Amoxicillin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan

1 strip @ 10 tablet (500 mg)

Produsen
Dankos Farma

Informasi Zat Aktif

Amoxicillin adalah antibiotik golongan penisilin. Antibiotik ini bekerja dengan membunuh bakteri atau memperlambat pertumbuhannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amoxicillin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI (jumlah kecil).
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (60% sebagai obat tidak berubah) dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-1,5 jam.

Indikasi (manfaat)

Kegunaan amoxicillin adalah untuk mengatasi berbagai infeksi karena bakteri, antara lain:

  • Infeksi pada saluran pernapasan
  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak
  • Demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella typhii (demam tifoid) dan demam yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella paratyphi (demam paratiroid)
  • Infeksi yang disebabkan bakteri yang menyebabkan terbentuknya benjolan berisi nanah
  • Infeksi pada lapisan bagian dalam jantung (endokarditis)
  • Infeksi bakteri pada saluran pencernaan, terutama lambung (Helicobacter pylori)

Amoxicillin adalah antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri Gram negatif dan Gram positif. Obat ini dapat menghambat proses pembentukan (sintesis) dinding sel bakteri, sehingga pertumbuhan bakteri akan terhenti.

Komposisi

Amoxicillin Tryhidrate 500 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis dewasa dan anak-anak dengan berat 20 kg ke atas: 250 mg-500 mg setiap 8 jam
  • Dosis anak-anak dengan berat badan 20 kg ke bawah: 20-40 mg/kgBB/hari setiap 8 jam

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Konsumsilah dengan makanan untuk penyerapan lebih baik dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau memburuk.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Diare
    Konsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan. Minumlah air sedikit demi sedikit saat sedang merasa sakit. Jangan minum obat lain untuk mengatasi diare atau muntah tanpa berkonsultasi ke dokter.
  • Mata atau kulit menjadi menguning
  • Demam
  • Urine berwarna gelap
  • Pusing
  • Mudah memar atau berdarah
  • Sakit tenggorokan

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami infeksi yang disebabkan virus Epstein-Barr (EBV) (mononukleosis atau demam kelenjar)
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik golongan beta-laktam lain, seperti penicillin, cephalorin, carbapenem, dan monobaktam
  • Pasien penderita gangguan ginjal

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap amoxicillin dan antibiotik golongan penicillin lainnya

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan)
    Penggunaan amoxicillin dengan antikoagulan dapat meningkatkan efek antikoagulan, sehingga dapat menimbulkan memar dan perdarahan.
  • Chloramphenicol, makrolida, sulfonamida, dan tetracycline
    Obat di atas dapat mengganggu efektivitas amoxicillin dalam menghentikan pertumbuhan bakteri.
  • Allopurinol
    Amoxicillin dapat meningkatkan risiko alergi terhadap allopurinol.
  • Probenesid atau obat untuk mengatasi asam urat
    Penggunaan amoxicillin dengan probenesid dapat meningkatkan kadar obat dalam darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Topcillin Kaplet 500 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 0