SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Tiriz Tablet adalah obat untuk mengatasi gejala alergi, seperti bersin, gatal, mata berair, atau pilek

Tiriz Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 45.738

Jumlah Produk
0

Tersedia 58 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 36.472
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 53.300
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 57.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek G+
Rp 51.200
Apotek G+
Kota Jakarta Barat5.89 km

Deskripsi

Tiriz Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk
mengatasi gejala alergi, seperti bersin, gatal, mata berair, atau pilek
mengobati peradangan pada mukosa hidung karena reaksi alergi terhadap zat dari luar tubuh atau rhinitis alergi perenial
mengatasi alergi karena perubahan musim atau rhinitis alergi musiman
mengobati kondisi biduran kronis yang tidak diketahui penyebabnya, yaitu urtikaria idiopatik kronis

meski dapat meredakan reaksi alergi, tetapi cetirizine tidak dapat digunakan untuk mencegah terjadinya alergi, seperti biduran atau urtikaria dan reaksi alergi parah atau anafilaksis.

Informasi zat aktif :

Cetirizine merupakan obat golongan antihistamin. Obat ini mampu dengan memblokir zat histamin yang dibuat tubuh selama reaksi alergi. Obat ini dapat meringankan gejala, seperti bersin, pilek, mata gatal, merah, dan berair, serta hidung atau tenggorokan gatal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Obat lain yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid; pereda batuk, seperti kodein dan hidrokodon; alkohol; mariyuana (ganja); obat untuk tidur atau kecemasan, seperti alprazolam, lorazepam, dan zolpidem; pelemas otot, seperti carisoprodol dan cyclobenzaprine; atau antihistamin lainnya, seperti chlorpheniramine dan diphenhydramine
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.
  • Obat penenang
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan depresi pada sistem saraf pusat.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Tiriz Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cetirizine
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Informasi Zat Aktif

Cetirizine merupakan obat golongan antihistamin. Obat ini mampu dengan memblokir zat histamin yang dibuat tubuh selama reaksi alergi. Obat ini dapat meringankan gejala, seperti bersin, pilek, mata gatal, merah, dan berair, serta hidung atau tenggorokan gatal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh cetirizine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%).

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi gejala alergi, seperti bersin, gatal, mata berair, atau pilek
  • Mengobati peradangan pada mukosa hidung karena reaksi alergi terhadap zat dari luar tubuh atau rhinitis alergi perenial
  • Mengatasi alergi karena perubahan musim atau rhinitis alergi musiman
  • Mengobati kondisi biduran kronis yang tidak diketahui penyebabnya, yaitu urtikaria idiopatik kronis

Meski dapat meredakan reaksi alergi, tetapi cetirizine tidak dapat digunakan untuk mencegah terjadinya alergi, seperti biduran atau urtikaria dan reaksi alergi parah atau anafilaksis.

Komposisi

Cetirizine 10 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk dan kelelahan
    Gantikan dengan mengonsumsi obat antialergi yang tidak menimbulkan rasa kantuk. Jika tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Sakit kepala
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasi obat untuk menghilangkan rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi obat ini. Jika sakit kepala berlangsung lebih lama, segera hubungi dokter.
  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Mulut kering
    Cobalah mengunyah permen karet atau menghisap permen bebas gula.
  • Diare
    Minumlah air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut
    Cobalah beristirahat agar lebih rileks. Makanlah lebih sering dalam jumlah lebih sedikit. Kompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika rasa sakit memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Gatal atau ruam
    Jika mengalami ruam setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis obat antihistamin berbeda.
  • Sakit tenggorokan
    Jika Anda telah berusia di atas 16 tahun, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin. Caranya adalah dengan melarutkan 1 tablet aspirin dalam setengah gelas air. Anda juga bisa menggunakan obat kumur untuk menghilangkan rasa sakit, seperti oraldene.
    Jika gejala bertahan lebih dari seminggu, segera hubungi dokter atau apoteker. Untuk anak-anak berusia di bawah 16 tahun tidak boleh diberi aspirin.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan
    Jika efek samping ini tidak hilang, segera hubungi dokter Anda.
  • Timbul rasa gelisah
    Cobalah mengonsumsi cetirizine tepat sebelum tidur untuk mencegah efek samping ini. Jika gejalanya tidak hilang, segera hubungi dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin memerlukan jenis antihistamin berbeda.
  • Alergi pada kulit yang menimbulkan pembengkakan (angioedema)
  • Denyut jantung di atas normal atau 100 kali/menit (takikardi)
  • Muntah
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Biduran (urtikaria)
  • Perasaan tidak nyaman (malaise)
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Halusinasi
  • Peradangan pada faring (faringitis)

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin
  • Pasien epilepsi dan berisiko mengalami kejang
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air kecil (retensi urine)
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal ringan hingga sedang

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizine
  • Pasien penderita penyakit ginjal berat
  • Bayi dan anak-anak berusia di bawah 2 tahun

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat lain yang menyebabkan kantuk, seperti nyeri opioid; pereda batuk, seperti kodein dan hidrokodon; alkohol; mariyuana (ganja); obat untuk tidur atau kecemasan, seperti alprazolam, lorazepam, dan zolpidem; pelemas otot, seperti carisoprodol dan cyclobenzaprine; atau antihistamin lainnya, seperti chlorpheniramine dan diphenhydramine
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan kadar cetirizine dalam darah dan meningkatkan risiko efek samping, seperti mengantuk.
  • Obat penenang
    Penggunaan bersama cetirizine dapat meningkatkan depresi pada sistem saraf pusat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Tiriz Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0