SehatQ
SehatQ Profile
Thrombo Aspilets Tablet adalah obat untuk mengurangi risiko penggumpalan darah atau trombosis koroner lebih lanjut selama fase pemulihan dari serangan jantung

Thrombo Aspilets Tablet 80 mg (1 Strip @ 30 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 9.950

Jumlah Produk
1

Tersedia 143 Penjual

Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 28.023
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Belawan
Rp 32.727
Apotek Belawan
Kota Jakarta Pusat2.15 km
Apotek Kota Bambu
Rp 33.900
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Sari Suci
Rp 34.308
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Thrombo Aspilets Tablet 80 mg (1 Strip @ 30 Tablet) adalah obat untuk
mengurangi risiko penggumpalan darah atau trombosis koroner lebih lanjut selama fase pemulihan dari serangan jantung
menurunkan risiko serangan jantung (infark miokard) pada pasien dengan riwayat angina pectoris, atau nyeri dada karena jantung koroner tidak stabil
mencegah pembekuan darah pada pasien setelah menjalani operasi
mengurangi risiko serangan iskemik transien atau stroke ringan berulang

asam asetilsalisilat bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin melalui enzim cox-1 dan cox-2. penghambatan cox-1 akan turut menghambat agregasi trombosit selama sekitar 7-10 hari (umur trombosit rata-rata). proses tersebut juga menghentikan konversi asam arakidonat menjadi tromboksan a2 (txa2) yang menghasilkan agregasi platelet.
agregasi trombosit dapat menyebabkan gumpalan darah pada pembuluh darah vena dan arteri (tromboemboli). kondisi ini bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah di paru-paru (emboli paru), serangan jantung, dan stroke.

Informasi zat aktif :

Aspirin atau asam asetilsalisilat digunakan untuk mencegah serangan jantung pada orang yang pernah mengalami serangan jantung di masa lalu atau nyeri dada yang terjadi saat jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.

Aspirin juga digunakan untuk mencegah stroke iskemik atau stroke yang terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke otak, serta stroke ringan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam asetilsalisilat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 50-75% dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-2 jam, 3-4 jam pada obat salut enterik dan 2 jam pada kapsul lepas lambat.
  • Distribusi: Terdistribusi secara luas dan cepat ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh, melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati menjadi asam salisilat, glukoronida fenolik salisil, asil glukuronida salisilat, asam gentisat, dan asam gentisurat, serta menjalani metabolisme lintas pertama.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urine sebanyak 75% dalam bentuk asam salicyluric dan 10% dalam bentuk asam salisilat. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-20 menit.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Pada trimester pertama dan kedua: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Thrombo Aspilets tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga: Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Warfarin, obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), dan obat pengencer darah.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan risiko perdarahan dan memar.
  • Antidepresan SSRI, seperti sitalopram, fluoksetin, paroksetin, venlafaksin, dan sentralin
    Penggunaan bersama aspirin dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Obat antiinflamasi, seperti natrium diklofenak, ibuprofen, indometasin, dan naproxen
    Dapat meningkatkan risiko perdarahan pada saluran pencernaan jika dikonsumsi dengan aspirin.
  • Methotrexate
    Aspirin dapat meningkatkan kadar methotrexate dan efek samping, seperti sakit kepala, mual, atau penurunan nafsu makan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Thrombo Aspilets Tablet 80 mg (1 Strip @ 30 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Asam asetilsalisilat
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 30 tablet (80 mg)
Produsen
Medifarma Laboratories

Informasi Zat Aktif

Aspirin atau asam asetilsalisilat digunakan untuk mencegah serangan jantung pada orang yang pernah mengalami serangan jantung di masa lalu atau nyeri dada yang terjadi saat jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.

Aspirin juga digunakan untuk mencegah stroke iskemik atau stroke yang terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke otak, serta stroke ringan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam asetilsalisilat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 50-75% dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 1-2 jam, 3-4 jam pada obat salut enterik dan 2 jam pada kapsul lepas lambat.
  • Distribusi: Terdistribusi secara luas dan cepat ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh, melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati menjadi asam salisilat, glukoronida fenolik salisil, asil glukuronida salisilat, asam gentisat, dan asam gentisurat, serta menjalani metabolisme lintas pertama.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urine sebanyak 75% dalam bentuk asam salicyluric dan 10% dalam bentuk asam salisilat. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-20 menit.

Indikasi (manfaat)

  • Mengurangi risiko penggumpalan darah atau trombosis koroner lebih lanjut selama fase pemulihan dari serangan jantung
  • Menurunkan risiko serangan jantung (infark miokard) pada pasien dengan riwayat angina pectoris, atau nyeri dada karena jantung koroner tidak stabil
  • Mencegah pembekuan darah pada pasien setelah menjalani operasi
  • Mengurangi risiko serangan iskemik transien atau stroke ringan berulang

Asam asetilsalisilat bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin melalui enzim COX-1 dan COX-2. Penghambatan COX-1 akan turut menghambat agregasi trombosit selama sekitar 7-10 hari (umur trombosit rata-rata). Proses tersebut juga menghentikan konversi asam arakidonat menjadi tromboksan A2 (TXA2) yang menghasilkan agregasi platelet.

Agregasi trombosit dapat menyebabkan gumpalan darah pada pembuluh darah vena dan arteri (tromboemboli). Kondisi ini bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah di paru-paru (emboli paru), serangan jantung, dan stroke.

Komposisi

Asam asetilsalisilat atau aspirin 80 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis umum: 1 tablet/hari
  • Mengurangi risiko morbiditas dan mortalitas pada pasien dengan riwayat infark miokard: 1-3/hari
  • Mengurangi risiko serangan iskemik trasien dan stroke pada pasien dengan serangan stroke ringan (TIA): 1-3 tablet/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan makanan. Tablet harus ditelan utuh.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Merasa mual dan gangguan pencernaan
    Konsumsi makanan sederhana dan minumlah aspirin setelah makan. Jika efek samping ini terus berlanjut, hubungi dokter Anda.
  • Peningkatan risiko pendarahan, seperti mimisan
    Jika Anda melihat adanya pendarahan yang tidak dapat dijelaskan, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Asma
  • Peradangan pada mukosa hidung (rhinitis)
  • Ruam pada kulit
  • Biduran (urtikaria)
  • Telinga berdering (tinnitus)
  • Anemia
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Perdarahan
  • Gangguan saluran pencernaan ringan
  • Sesak napas
  • Iritasi pada lambung
  • Pusing
  • Sensitif terhadap salisilat

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari
  • Pasien dengan riwayat asma
  • Pasien penderita kekurangan darah atau anemia
  • Pasien yang mengalami gangguan perdarahan
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien yang mengalami dehidrasi

Kategori Kehamilan

Pada trimester pertama dan kedua: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Thrombo Aspilets tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga: Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap asam asetilsalisilat
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati berat
  • Pasien penderita gangguan pembekuan darah yang disebabkan kekurangan faktor pembekuan darah atau faktor VII dan IX (hemofilia)
  • Pasien penderita asam urat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin, obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), dan obat pengencer darah.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan risiko perdarahan dan memar.
  • Antidepresan SSRI, seperti sitalopram, fluoksetin, paroksetin, venlafaksin, dan sentralin
    Penggunaan bersama aspirin dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Obat antiinflamasi, seperti natrium diklofenak, ibuprofen, indometasin, dan naproxen
    Dapat meningkatkan risiko perdarahan pada saluran pencernaan jika dikonsumsi dengan aspirin.
  • Methotrexate
    Aspirin dapat meningkatkan kadar methotrexate dan efek samping, seperti sakit kepala, mual, atau penurunan nafsu makan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Thrombo Aspilets Tablet 80 mg (1 Strip @ 30 Tablet)

Total

Rp 28.023