SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Terasma tablet adalah obat untuk mengatasi gangguan pernapasan, seperti asma bronkial dan bronkitis

Terasma Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 60.953

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Urutkan
Apotek Makmur
Rp 95.481
Apotek MakmurKabupaten Cianjur
65.82 km
Apotek Habibi
Rp 62.144
Apotek HabibiKabupaten Kuningan
200.35 km
Apotek Apollo Surabaya
Rp 61.551
Apotek Apollo SurabayaKota Surabaya
666.1 km
Apotek Provita Surabaya
Rp 82.154
Apotek Provita SurabayaKota Surabaya
666.57 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Terasma tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati masalah pernapasan, misalnya bronkitis, yaitu penyempitan saluran udara (bronkospasme) yang disebabkan peradangan saluran pernapasan, dan asma bronkial. Bronkospasme dapat menyebabkan suara saat bernapas (mengi), batuk, dan sesak napas.

Terasma tablet mengandung zat aktif terbutaline sulphate. Zat aktif ini berasal dari hormon epinefrin, yaitu hormon yang dilepaskan saat seseorang stres. Selain mengobati asma dan bronkitis, terbutaline juga digunakan untuk mengatasi kerusakan kantong udara atau emfisema. 

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

< H2>Informasi zat aktif :

Terbutalin bekerja langsung pada reseptor adrenergik beta 2 di otot yang mengelilingi saluran udara untuk mengendurkan otot polos saluran pernapasan dan mencegah penyempitan saluran pernapasan. Dengan begitu, pernapasan akan lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, terbutaline diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi secara bervariasi dari saluran cerna dan diabsorpsi dari saluran udara kurang dari 10%. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 14-15%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 1-4 jam.
  • Distribusi: Melewati plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme lintas pertama melalui proses perubahan senyawa tidak toksik dan mudah larut agar mudah diekskresi (konjugasi) oleh sulfat dan glukoronida di hati dan dinding usus.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 16-20 jam.

< H2>Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Terasma tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

< H2>Interaksi obat :

  • Furosemide
    Menggunakan furosemide bersama terbutalin dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia). Pada kasus yang parah, hipokalemia dapat menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan, kesulitan bernapas dan menelan akibat kelumpuhan otot, dan irama jantung tidak teratur.
  • Prometazin, oksitosin, ondansetron
    Menggunakan terbutaline bersama obat tersebut dapat meningkatkan risiko irama jantung tidak teratur yang mungkin serius dan berpotensi mengancam jiwa, meski efek samping ini jarang terjadi.
  • Epinefrin dan formoterol
    Menggunakan terbutaline bersama obat tersebut dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular, seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah atau irama jantung tidak teratur.
  • Difilin
    Menggunakan difilin bersama terbutaline dapat meningkatkan efek samping kardiovaskular, seperti jantung berdebar-debar, serta peningkatan denyut jantung, denyut nadi, dan tekanan darah. Menggabungkan obat-obatan ini juga dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium (hipokalemia).
  • Propanolol
    Menggunakan propranolol bersama terbutalin dapat mengurangi manfaat kedua obat tersebut karena memiliki efek berlawanan dalam tubuh. Selain itu, propranolol terkadang dapat menyebabkan penyempitan saluran udara yang dapat memperburuk masalah pernapasan atau memicu serangan asma parah.

< H2>Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

< H2>Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda memiliki:

  • Detak jantung cepat atau berdebar-debar di dada
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Nyeri dada
  • Gemetar (tremor)

Indikasi (manfaat)

Kandungan terbutalin dalam obat ini digunakan untuk mengatasi:

  • Peradangan kronis pada saluran udara (asma)
  • Infeksi yang menyebabkan peradangan pada saluran bronkus (bronkitis)
  • Kerusakan kantong udara (emfisema)

Terbutalin juga mampu mengurangi hambatan di saluran napas (resistensi saluran napas), sehingga membuat saluran udara lebih lebar. Hal ini akan meningkatkan aliran udara di paru-paru, sehingga mengurangi gejala sesak napas, mengi, dan batuk.

Komposisi

Terbutaline sulphate 2,5 mg

Dosis

  • Dewasa: 1-2 kaplet sebanyak 2-3 kali/hari
  • Anak-anak 12-15 tahun: 1 kaplet sebanyak 2-3 kali/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu yang lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Mengantuk
    Beristirahatlah dan jangan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika mengantuk.
  • Gugup
  • Gemetar (tremor)
  • Detak jantung cepat atau berdebar
  • Nyeri dada

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Pasien dengan kadar gula darah tinggi (diabetes melitus)
  • Pasien dengan kadar tiroid tinggi (hipertiroidisme)
  • Pasien dengan kadar hormon tiroid yang meningkat dalam darah (tirtoksikosis)
  • Pasien dengan penyempitan pembuluh darah arteri (penyakit jantung iskemik)
  • Anak-anak
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan riwayat kejang

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Terbutaline tidak disetujui untuk digunakan oleh pasien berusia 12 tahun ke bawah
  • Terbutaline tidak aman digunakan pada wanita hamil untuk mencegah persalinan prematur

Nomor Izin Edar

DKL8514802010A2
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Terasma Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 95.481