Teranol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Teranol Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung ketorolac 10 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Teranol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ketorolac
Kelas Terapi
Analgesik
Klasifikasi Obat
NSAID.
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet (10 mg)
Produsen
Guardian Pharmatama

Informasi Zat Aktif

Ketorolac digunakan untuk mengatasi rasa sakit atau nyeri sedang hingga berat serta peradangan. Obat ini biasanya digunakan sebelum atau setelah operasi dan prosedur medis yang dapat menyebabkan nyeri.

Indikasi (manfaat) Obat

Terapi untuk meredakan nyeri dan peradangan yang digunakan setelah operasi atau prosedur medis yang bisa menyebabkan nyeri

Komposisi Obat

Ketorolac 10 mg

Dosis Obat

  • Dewasa: 10 mg tiap 4-6 jam sesuai dosis yang dibutuhkan
  • Dosis maximal: 40 mg/hari.
    Interval dosis yang lebih panjang misalnya 6-8 jam disarankan pada pasien usia lanjut

Aturan pakai obat

Diminum setelah makan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah pemberian ketorolac, yaitu:

  • Nyeri lambung
  • Mual atau muntah
  • Telinga berdengung
  • Pusing
  • Diare
  • Rasa kantuk

Segera bawa ke unit gawat darurat apabila timbul tanda dan gejala dari reaksi alergi berikut:

  • Ruam atau kemerahan pada kulit
  • Mata, bibir, atau lidah membengkak atau gatal
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan bernapas
  • Denyut jantung meningkat
  • Mual atau muntah
  • Nyeri dada

Hentikan pemakaian ketorolac apabila terdapat tanda infeksi serius seperti:

  • Kesulitan bernapas
  • Bengkak atau penambahan berat badan
  • Ruam kulit
  • Tanda perdarahan pada sistem gastrointestinal seperti darah pada feses, batuk darah, muntah darah
  • Gangguan pada liver seperti mual, nyeri perut bagian atas, gatal, rasa lelah, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, kekuningan pada kulit atau mata, dan feses berwarna abu-abu
  • Muncul gejala anemia seperti kulit pucat, denyut jantung cepat, lemas, pusing dan berkunang kunang
  • Gangguan pada ginjal seperti penurunan volume urin, nyeri saat berkemih, bengkak di telapak dan pergelangan kaki, kesulitan bernapas, dan rasa lelah

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu 25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung. Jangan dibekukan.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit gastrointestinal atau asma
  • Dekompensasi jantung
  • Hipertensi
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori Kehamilan

  • Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan ketorolac pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
  • Kategori D jika digunakan untuk ibu hamil dengan usia kandungan lebih dari 30 minggu

Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Alergi atau hipersensitifitas dengan golongan obat AINS (anti inflamasi non steroid)
  • Tukak peptik akut
  • Perdarahan Kardiovaskular
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak usia kurang dari 16 tahun.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Probenesid
  • Obat golongan AINS lainnya
  • Lithium
  • Obat anti-hipertensi golongan ACE inhibitor
  • Losartan
  • Valsartan
  • Warfarin
  • Methotreksat
  • Prednisone
  • Obat diuretik
  • Clopidogrel
  • Alprazolam
  • Fenitoin
  • Karbamazepin

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Teranol Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)