SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Teosal tablet adalah obat untuk melegakan pernapasan pada penderita asma dan bronkitis kronis

Teosal Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 15.993

Jumlah Produk
1

Tersedia 30 Penjual

Apotek As Salam Pharma
Rp 32.000
Apotek As Salam Pharma
Jakarta Barat6.18 km
Apotek Putih
Rp 32.000
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
Apotek Iqro
Rp 30.000
Apotek Iqro
Kota Jakarta Utara9.19 km
Apotek Zea
Rp 25.410
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.39 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Teosal tablet adalah obat untuk melegakan pernapasan pada penderita pembengkakan dan penyempitan saluran napas (asma bronkial) serta peradangan pada saluran bronkus di paru-paru (bronkitis kronis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Teosal tablet mengandung zat aktif salbutamol sulfat dan theophylline. Salbutamol adalah obat untuk memperlebar saluran udara dan mengatasi kesulitan bernapas yang menyertai asma. Sementara, theophylline adalah obat yang digunakan bersama obat lain untuk mengatasi kerusakan kantung udara (emfisema) dan penyakit paru-paru lainnya.

Kedua obat tersebut termasuk dalam kelompok obat bronkodilator, yaitu obat yang berfungsi untuk mengendurkan otot saluran udara (bronkial) di paru-paru agar lebih mudah bernapas.

Informasi zat aktif :

Teophylline dapat merangsang pernapasan, melemaskan otot polos bronkus (bronkodilatasi), dan menekan respons saluran udara terhadap rangsangan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, theophylline diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Dapat menurunkan tingkat penyerapan dengan makanan.
  • Distribusi: Tersebar ke seluruh tubuh, kecuali di jaringan lemak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 8,7 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Teosal tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Ciprofloxacin
    Ciprofloxacin dapat meningkatkan kadar theophylline dalam darah secara signifikan, sehingga menyebabkan efek samping serius dan mengancam jiwa.
  • Theophylline, cimetidine, erythromycin, esomeprazole
    Menggunakan obat-obatan ini bersama-sama dapat meningkatkan beberapa efek samping theophylline, misalnya mual, muntah, kesulitan tidur (insomnia), tremor, gelisah, detak jantung tidak normal, dan kejang.
  • Prednisone
    Menggunakan theophylline bersama prednisone dapat menyebabkan kadar kalium darah rendah (hipokalemia) dan meningkatkan kadar theophylline.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Tanda kalium rendah, seperti nyeri atau kelemahan otot, kram otot, dan detak jantung tidak normal
  • Pusing yang sangat parah atau pingsan
  • Nyeri dada, terutama jika detak jantung terasa cepat atau tidak normal
  • Sakit kepala yang sangat parah

Indikasi (manfaat)

  • Melegakan pernapasan pada penderita asma bronkial
  • Mengatasi bronkitis kronis

Salbutamol bekerja dengan mengendurkan otot-otot saluran udara ke paru-paru, sehingga lebih mudah bernapas. Obat ini digunakan untuk meredakan gejala asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), seperti batuk, napas yang berbunyi tinggi (mengi), dan sesak napas.

Theophylline bekerja dengan membuka saluran udara di paru-paru. Hal tersebut dilakukan dengan mengendurkan otot dan mengurangi respons tubuh terhadap zat yang menyebabkan saluran udara menyempit.

Komposisi

  • Salbutamol sulphate setara dengan salbutamol base 1 mg
  • Theophylline anhydrate 130 mg

Dosis

  • Dewasa: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 1⁄2 tablet sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari makanan pedas.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena dapat menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Penggunaan dosis besar dapat menyebabkan tremor halus pada otot skelet
  • Penggunaan pada anak-anak dapat menyebabkan muntah darah (hematemesis) dan demam
  • Rendahnya kadar kalium dalam tubuh (hipokalemia)
  • Kesulitan tidur
  • Mudah marah
  • Gelisah
  • Gugup
  • Gemetar
  • Peningkatan buang air kecil
  • Kram otot
  • Jantung berdegup kencang (palpitasi)
  • Detak jantung cepat melebihi 100 kali/menit (takikardia)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Penderita penyakit jantung
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) berat
  • Anak-anak berusia di bawah 6 tahun
  • Pasien berusia 55 tahun ke atas, terutama pria dan penderita penyakit paru-paru kronis
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Pasien penderita epilepsi
  • Ibu hamil dan menyusui

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Peningkatan kadar hormon tiroid yang menyebabkan tremor (tirotoksikasi)
  • Penderita tukak lambung
  • Pasien penderita kadar hormon tiroid tinggi akibat kelenjar tiroid terlalu aktif (hipertiroidisme)
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Teosal Tablet (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 32.000