Taxime Kaplet 200 mg (3 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Taxime kaplet adalah antibiotik yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, seperti infeksi kulit dan jaringan lunak serta infeksi saluran pernapasan.

Obat ini mengandung zat aktif cefixime 200mg. Kandungan zat aktif ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Cefixime adalah antibiotik berspektrum luas, sehingga dapat digunakan untuk melawan berbagai jenis bakteri.

Antibiotik cefixime hanya dapat bekerja pada infeksi yang disebabkan bakteri, tetapi tidak efektif melawan infeksi yang ditimbulkan virus, seperti flu.

Obat ini termasuk dalam golongan obat keras. Jadi, untuk mendapatkannya harus dengan resep dokter. Obat ini juga hanya dapat dikonsumsi sesuai anjuran dokter untuk mencegah bakteri menjadi kebal terhadap obat di kemudian hari. 

Informasi zat aktif :

Cefixime bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga akan menghambat pertumbuhan bakteri dan membunuh bakteri tersebut.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran pencernaan, yaitu sekitar 40-50%. Makanan dapat memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 22-54%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan feses sekitar 10%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 3-4 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Salisilat
    Salisilat dapat meningkatkan kadar cefixime dalam darah, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual, diare, dan muntah.
  • Nifedipine
    Cefixime dapat meningkatkan kadar dan efektivitas nifedipine, sehingga dapat memicu hipotensi atau penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal.
  • Probenesid
    Probenesid dapat meningkatkan kadar cefixime dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti mual, muntah, dan diare.
  • Carbamazepine
    Penggunaan cefixime bersama carbamazepin dapat meningkatkan kadar carbamazepine dalam darah dan risiko efek samping, seperti mual dan mengantuk.
  • Obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti warfarin
    Cefixime dapat meningkatkan efek obat penghambat pembekuan darah, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar.
  • Vaksin
    Cefixime dapat menurunkan efektivitas vaksin dalam mencegah penyakit.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain untuk mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Penurunan jumlah sel darah yang ditandai dengan kelemahan mendadak atau perasaan sakit, demam, menggigil, gejala seperti flu, gusi bengkak, seriawan, luka pada kulit, detak jantung cepat, kulit pucat, mudah memar, pendarahan yang tidak biasa, dan timbul perasaan pusing
  • Diare berair atau berdarah
  • Perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan
  • Kulit pucat atau menguning, urine berwarna gelap, kebingungan, atau kondisi tubuh melemah
  • Masalah pada ginjal, seperti penurunan jumlah dan frekuensi buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, lelah, dan sesak napas
  • Sakit perut parah
  • Reaksi kulit parah disertai demam, sakit tenggorokan, bengkak di wajah atau lidah, rasa terbakar di mata, serta nyeri di kulit yang diikuti ruam kulit yang menyebar (terutama di wajah atau tubuh bagian atas) dan pengelupasan kulit
  • Kejang

Indikasi (manfaat) Obat

Fungsi cefixime adalah untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

Cefixime juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri jangka pendek atau akut, seperti infeksi dada, infeksi tenggorokan, dan infeksi telinga.

Komposisi Obat

Cefixime 200 mg

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Anak-anak berusia 6 bulan-10 tahun dengan berat badan di bawah 50 kg: 8 mg/kg BB/ hari dalam satu atau dua dosis terbagi
  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan lebih dari 30 kg: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Minumlah obat dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Kesulitan buang air besar
    Konsumsilah makanan sehat dan minum banyak air setiap hari. Pilihlah makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Mual
    Minumlah obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual. Konsumsilah makanan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan pedas.
  • Pusing
    Jika obat ini membuat Anda pusing, hentikan penggunaan. Duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi, bersepeda, atau menggunakan perkakas atau mesin jika Anda merasa pusing. Jangan minum alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda. Bicaralah dengan dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Diare
    Minumlah banyak cairan atau makanlah buah yang mengandung banyak air untuk menghindari dehidrasi. Jika diare berlanjut lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut
  • Biduran
  • Rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn)
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh
  • Radang pada mukosa mulut berupa bercak putih kekuningan
  • Infeksi yang disebabkan jamur Candida albicans 
  • Kekurangan vitamin K
  • Tingginya kadar eosinofil, yaitu salah satu jenis sel darah putih
  • Kehilangan nafsu makan

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan pencernaan
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik)
  • Pasien dengan kondisi fisik lemah
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap cefixime atau antibiotik golongan sefalosporin, penisilin, serta beta-laktam.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Taxime Kaplet 200 mg (3 Strip @ 10 Kaplet)