SehatQ
SehatQ Profile
Symbicort 160/4,5 mcg  adalah obat untuk terapi asma

Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler 60 Doses


Harga Produk
Mulai dari
Rp 195.165

Jumlah Produk
1

Tersedia 72 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 405.475
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 430.900
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 430.900
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 270.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler 60 Doses adalah obat untuk
terapi pelega dan terapi pemeliharaan untuk asma.
terapi pemeliharaan penyakit paru obstruktif kronis (ppok).

Informasi zat aktif :

Budesonide termasuk golongan kortikosteroid. Obat ini diproduksi dalam bentuk kapsul, tablet, obat semprot untuk hidung dan inhaler (diberikan melalui mulut).    

Budesonide (semprotan): digunakan untuk mengobati hidung yang gatal dan berair, bersin atau gejala yang disebabkan oleh alergi. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan di saluran hidung.

Budesonide (inhaler): digunakan untuk mencegah terjadinya asma atau sesak nafas. Gunakan setiap hari untuk meredakan tingkat keparahan pada asma. Obat ini bekerja dengan cara mencegah peradangan di paru-paru. Sehingga, serangan asma juga berkurang.

Budesonide (tablet): digunakan untuk mengobati peradangan usus seperti (penyakit crohn, kolitis). Obat ini bekerja dengan cara mengurangi respons pertahanan alami tubuh. Obat ini pun dapat menurunkan gejala nyeri dan diare.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Ketoconazol
  • Itrakonazol
  • Ritonavir
  • Penghambat enzim CYP3A4 poten lain
  • Beta blocker
  • Kuinidin
  • Disopiramid
  • Prokainamid
  • Fenotiazin
  • Terfenadin
  • MAOI
  • Antidepresan trisiklik
  • Levodopa
  • L-tiroksin
  • Oksitosin
  • Alkohol
  • Anestesi hidrokarbon terhalogenasi
  • Glikosida digitalis

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler 60 Doses
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Budesonide dan formoterol fumarate
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 turbuhaler @ 60 dosis (160 mg/4,5 mg)
Produsen
AstraZeneca

Informasi Zat Aktif

Budesonide termasuk golongan kortikosteroid. Obat ini diproduksi dalam bentuk kapsul, tablet, obat semprot untuk hidung dan inhaler (diberikan melalui mulut).    

Budesonide (semprotan): digunakan untuk mengobati hidung yang gatal dan berair, bersin atau gejala yang disebabkan oleh alergi. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan di saluran hidung.

Budesonide (inhaler): digunakan untuk mencegah terjadinya asma atau sesak nafas. Gunakan setiap hari untuk meredakan tingkat keparahan pada asma. Obat ini bekerja dengan cara mencegah peradangan di paru-paru. Sehingga, serangan asma juga berkurang.

Budesonide (tablet): digunakan untuk mengobati peradangan usus seperti (penyakit crohn, kolitis). Obat ini bekerja dengan cara mengurangi respons pertahanan alami tubuh. Obat ini pun dapat menurunkan gejala nyeri dan diare.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi pelega dan terapi pemeliharaan untuk asma.
  • Terapi pemeliharaan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Komposisi

Tiap 1 kali semprot atau inhalasi:

  • Budesonide 160 mcg
  • Formoterol Fumarate 4,5 mcg

Dosis

Dewasa dan anak-anak 12 tahun keatas:

  • Terapi pemeliharaan asma: 1-2 inhalasi sebanyak 2 kali/hari
  • Terapi pelega: 1-6 inhalasi/1 waktu, maksimal 12 inhalasi/hari

Aturan pakai

Disemprotkan kedalam mulut sambil dihirup.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Iritasi ringan pada tenggorokan
  • Batuk
  • Suara serak
  • Sariawan
  • Sakit kepala
  • Gemetar
  • Denyut jantung cepat

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Gangguan fungsi jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Pasien terkena infeksi jamur
  • Penderita kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang memiliki kadar kalium darah yang rendah
  • Pasein yang mengalami gejala peradangan paru-paru (pneumonia)

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ketoconazol
  • Itrakonazol
  • Ritonavir
  • Penghambat enzim CYP3A4 poten lain
  • Beta blocker
  • Kuinidin
  • Disopiramid
  • Prokainamid
  • Fenotiazin
  • Terfenadin
  • MAOI
  • Antidepresan trisiklik
  • Levodopa
  • L-tiroksin
  • Oksitosin
  • Alkohol
  • Anestesi hidrokarbon terhalogenasi
  • Glikosida digitalis

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Symbicort 160 mg/4,5 mg Inhaler 60 Doses

Total

Rp 405.475