SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Sporetik Kapsul adalah obat untuk mengatasi infeksi

Sporetik Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 244.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 20 Penjual

Apotek Jati Negara
Rp 244.000
Apotek Jati Negara
Kota Medan1413.35 km
Apotek Rakyat
Rp 254.600
Apotek Rakyat
Kota Manado2173.72 km
Apotek Nico Sehat
Rp 256.515
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.14 km
Apotek Jitu
Rp 257.250
Apotek Jitu
Kota Palembang422.28 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Sporetik Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul) adalah obat untuk fungsi obat sporetik adalah untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

radang amandel dan radang tenggorokan yang disebabkan streptococcus pyogenes
infeksi saluran kemih ringan yang disebabkan escherichia coli dan proteus mirabilisdemam tifoid

cefixime juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri jangka pendek atau akut, seperti infeksi dada, infeksi tenggorokan, dan infeksi telinga.

Informasi zat aktif :

Cefixime merupakan antibiotik golongan sefalosporin generasi ke-3 yang memiliki spektrum luas. Artinya, obat ini aktif melawan berbagai jenis infeksi bakteri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran cerna (40-50%). Makanan dapat mengakibatkan keterlambatan tingkat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 22-54%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta. Ikatan protein plasma sekitar 65%.
  • Ekskresi: Ekskresi utama melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 3-4 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Furosemide dan bumetanide
    Antibiotik sefalosporin, seperti cefixime terkadang dapat menyebabkan masalah ginjal. Mengonsumsinya bersama furosemide dapat meningkatkan risiko tersebut.
  • Chloramphenicol
    Chloramphenicol dapat mengurangi efek cefixime dalam mengobati infeksi tertentu.
  • Warfarin
    Penggunaan cefixime bersama warfarin dapat meningkatkan efek warfarin dalam menghambat pembekuan darah, sehingga menyebabkan risiko perdarahan.
  • Carbamazepine
    Penggunaan bersama carbamazepine dapat menyebabkan peningkatan kadar carbamazepine dalam darah dan meningkatkan risiko timbulnya efek samping, seperti pusing, kehilangan koordinasi tubuh, mual, muntah, dan mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Sporetik Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cefixime
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (100 mg)
Produsen
Sanbe Farma

Informasi Zat Aktif

Cefixime merupakan antibiotik golongan sefalosporin generasi ke-3 yang memiliki spektrum luas. Artinya, obat ini aktif melawan berbagai jenis infeksi bakteri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran cerna (40-50%). Makanan dapat mengakibatkan keterlambatan tingkat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 22-54%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta. Ikatan protein plasma sekitar 65%.
  • Ekskresi: Ekskresi utama melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah) dan feses (10%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 3-4 jam.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat Sporetik adalah untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Radang amandel dan radang tenggorokan yang disebabkan Streptococcus pyogenes
  • Infeksi saluran kemih ringan yang disebabkan Escherichia coli dan Proteus mirabilis
  • Demam tifoid

Cefixime juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri jangka pendek atau akut, seperti infeksi dada, infeksi tenggorokan, dan infeksi telinga.

Komposisi

Cefixime 100 mg

Dosis

Penggunan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg ke atas: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari, pada infeksi berat dosis dapat ditingkatkan hingga 200 mg sebanyak 2 kali/hari
  • Anak-anak dengan berat badan 30 kg ke bawah: 1,5-3 mg mg/kgBB/hari, pada infeksi berat dosis dapat ditingkatkan hingga 6 mg sebanyak 2 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh agar tidak pingsan. Lalu, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Diare
    Minum banyak air untuk mengganti cairan yang hilang. Jika diare berlanjut lebih dari 24 jam, bertambah parah, atau mengandung darah, segera hubungi dokter.
  • Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis)
  • Rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn)
  • Infeksi yang disebabkan jamur Candida albicans (kandidiasis)
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia)
  • Penurunan jumlah trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia)
  • Peningkatan enzim SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) atau SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) yang banyak terdapat di hati, sehingga dapat mengganggu fungsi hati.
  • Peningkatan kadar alkali fosfatase (enzim yang ada di seluruh tubuh terutama di hati, tulang, dan plasenta), yang dapat menandakan beberapa penyakit, seperti gangguan fungsi hati dan batu empedu
  • Reaksi alergi
  • Kekurangan vitamin K
  • Nyeri pada perut
  • Biduran
  • Gangguan saluran pernapasan
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Rasa tidak nyaman pada perut

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami gangguan pencernaan
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik)
  • Pasien dengan kondisi fisik lemah
  • Pasien lanjut usia
  • Anak-anak

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap cefixime atau antibiotik golongan sefalosporin, penisilin, serta beta-laktam.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Furosemide dan bumetanide
    Antibiotik sefalosporin, seperti cefixime terkadang dapat menyebabkan masalah ginjal. Mengonsumsinya bersama furosemide dapat meningkatkan risiko tersebut.
  • Chloramphenicol
    Chloramphenicol dapat mengurangi efek cefixime dalam mengobati infeksi tertentu.
  • Warfarin
    Penggunaan cefixime bersama warfarin dapat meningkatkan efek warfarin dalam menghambat pembekuan darah, sehingga menyebabkan risiko perdarahan.
  • Carbamazepine
    Penggunaan bersama carbamazepine dapat menyebabkan peningkatan kadar carbamazepine dalam darah dan meningkatkan risiko timbulnya efek samping, seperti pusing, kehilangan koordinasi tubuh, mual, muntah, dan mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Sporetik Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 244.000