SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Simfix kapsul digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, infeksi pada telinga, peradangan faring, peradangan amandel, peradangan paru, demam tifoid, dan mengatasi kencing nanah.

Simfix Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 26.500


Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Ulina Farma
Rp 26.500
Apotek Ulina FarmaKota Tangerang
35.52 km
Apotek Kemang
Rp 344.960
Apotek KemangKota Bogor
36.52 km
Apotek Manggala Husada
Rp 239.985
Apotek Manggala HusadaKota Palembang
423.87 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Simfix kapsul digunakan untuk mengatasi infeksi saluran kemih, infeksi pada telinga, peradangan faring, peradangan amandel, peradangan paru, demam tifoid, dan mengatasi kencing nanah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Simfix kapsul mengandung zat aktif sefiksim.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Simfix Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cefixime
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (100 mg)
Produsen
Simex Pharmaceutical Indonesia

Indikasi (manfaat)

Mengatasi:

  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi.
  • Infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media).
  • Peradangan pada tenggorokan atau faring (faringitis).
  • Peradangan pada amandel (tonsilitis).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi secara tiba-tiba (bronkitis akut).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi).
  • Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypii (demam tifoid) pada anak.
  • Kencing nanah yang tidak terkomplikasi.
  • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh (uretritis).
  • Infeksi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim tanpa kencing nanah (servisitis non GO).

Komposisi

Sefiksim 100 mg.

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg ke atas: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Infeksi yang lebih berat: dosis hingga 200 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak:
    • Demam tifoid: 10-16 mg/kg BB/hari, dikonsumsi selama 2 minggu.
    • Uretritis atau servisitis, dan kencing nanah yang tidaj terkomplikasi: 400 mg dikonsumsi sebagai dosis tunggal.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Syok.
  • Reaksi alergi.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia).
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia).
  • Peningkatan SGOT atau SGPT, alkali fosfatase.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Gangguan saluran pernapasan.
  • Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis).
  • Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Kekurangan vitamin K.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika efek samping tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengatasi: Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi. Infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media). Peradangan pada tenggorokan atau faring (faringitis). Peradangan pada amandel (tonsilitis). Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi secara tiba-tiba (bronkitis akut). Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi). Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypii (demam tifoid) pada anak. Kencing nanah yang tidak terkomplikasi. Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh (uretritis). Infeksi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim tanpa kencing nanah (servisitis non GO).

Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg ke atas: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari. Infeksi yang lebih berat: dosis hingga 200 mg sebanyak 2 kali/hari. Anak-anak: Demam tifoid: 10-16 mg/kg BB/hari, dikonsumsi selama 2 minggu. Uretritis atau servisitis, dan kencing nanah yang tidaj terkomplikasi: 400 mg dikonsumsi sebagai dosis tunggal.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Syok. Reaksi alergi. Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia). Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia). Peningkatan SGOT atau SGPT, alkali fosfatase. Gangguan ginjal. Gangguan saluran pencernaan. Gangguan saluran pernapasan. Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis). Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis). Kekurangan vitamin K. Kesulitan buang air besar (konstipasi).

Nama Produk

Simfix Kapsul 100 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 26.500