SehatQ
SehatQ Profile
Siclidon tablet adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri.

Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 65.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 57 Penjual

Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 61.551
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Sari Suci
Rp 76.585
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 56.900
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 64.300
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Siclidon tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri seperti penyakit menular seksual gonore tanpa komplikasi, sifilis, demam kambuh dan tifus, jerawat, dan infeksi gusi (periodontitis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Siclidon tablet menganduk doksisiklin sebagai zat aktifnya.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
-
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (100 mg)
Produsen
Sanbe Farma

Indikasi (manfaat)

Doksisiklin atau obat antibiotik golongan tetrasiklin diindikasikan untuk pengobatan berbagai infeksi oleh bakteri gram positif dan gram negatif, aerob dan anaerob, seperti:

  • Infeksi yang rentan terhadap antibiotik doksisiklin.
  • Penyakit menular seksual kencing nanah (gonore) tanpa komplikasi.
  • Peradangan pada testis (epididimo-orkitis) akibat infeksi Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae.
  • Penyakit menular seksual sifilis.
  • Demam kambuh dan tifus yang ditularkan melalui kutu.
  • Pencegahan (profilaksis) tifus.
  • Serangan malaria falciparum akut yang resisten terhadap klorokuin.
  • Pencegahan (profilaksis) malaria.
  • Pengobatan dan pencegahan (profilaksis) antraks inhalasi.
  • Pencegahan (profilaksis) diare saat perjalanan.
  • Pencegahan (profilaksis) leptospirosis.
  • Infeksi gusi (periodontitis).

Komposisi

Doksisiklin 100 mg.

Dosis

  • Infeksi yang rentan terhadap antibiotik doksisiklin: 200 mg pada hari pertama, kemudian pada hari berikutnya 100 mg/hari.
  • Infeksi berat: 200 mg/hari.
  • Penyakit menular seksual kencing nanah (gonore) tanpa komplikasi: 100 mg/hari sebanyak 2 kali/hari selama 7 hari.
  • Peradangan ada testis (epididimo-orkitis) akibat infeksi Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae: 100 mg sebanyak 2 kali/hari selama 10 hari.
  • Penyakit menular seksual sifilis: 300 mg/hari dikonsumsi selama setidaknya 10 hari.
  • Demam kambuh dan tifus yang ditularkan melalui kutu: 100 mg atau 200 mg sebagai dosis tunggal.
  • Pencegahan (profilaksis) tifus: 200 mg sebagai dosis tunggal.
  • Serangan malaria Falciparum akut yang resisten terhadap klorokuin:
    • Kombinasi dengan kina: 200 mg/hari selama minimal 7 hari.
  • Pencegahan (profilaksis) malaria: 100 mg/hari.
  • Pengobatan dan pencegahan (profilaksis) antraks inhalasi: 100 mg sebanyak 2 kali/hari selama 60 hari.
  • Pencegahan (profilaksis) diare saat perjalanan: 200 mg/hari saat awal perjalanan, kemudian 100 mg/hari.
  • Pencegahan (profilaksis) leptospirosis: 200 mg/minggu selama perjalanan, kemudian 200 mg pada hari terakhir perjalanan.
  • Jerawat: 50 mg / hari selama 6-12 minggu.
  • Infeksi gusi (periodontitis): 20 mg/hari sebanyak 2 kali/hari selama 30 hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, tablet ditelan utuh dengan segelas penuh air dengan keadaan badan tegak selama 30 menit. Konsumsi makanan atau susu jika terjadi gangguan pencernaan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare.
  • Sakit perut atau gangguan pencernaan.
  • Pertumbuhan mikroba yang berlebihan seperti jamur.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Perubahan warna gigi.
  • Sakit kepala.
    Cobalah beristirahatlah dan minum banyak air, konsumsi obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol dan ibuprofen.
  • Mual dan muntah.
    Konsumsi makanan yang ringan dan tidak pedas, konsumsi doksisiklin setelah makan tapi hindari produk susu, keju, dan yoghurt karena produk susu dapat menghentikan tubuh absorpsi obat. Minumlah banyak cairan, seperti air atau mengonsumsi buah labu untuk menghindari dehidrasi yang ditandai dengan urin yang lebih sedikit dari biasanya atau memiliki urin yang berbau kuat. Jangan minum obat apa pun untuk mengobati muntah tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter Anda
  • Sensitif terhadap sinar matahari.
    Gunakan kacamata hitam dan pakaian yang menutupi kulit Anda. Gunakan tabir surya pada kulit Anda dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 15 (jika Anda memiliki kulit putih, Anda mungkin membutuhkan jumlah yang jauh lebih tinggi dari ini). Gunakan juga produk tabir surya pada bibir Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki penyakit kelamin yang berdampingan.
  • Pasien dengan kondisi lemah otot (myasthenia gravis).
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal dan hati.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Anak-anak usia 8 tahun di bawah (kecuali untuk pengobatan antraks).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Penggunaan metoksifluran.
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal.
  • Pasien yang memiliki penyakit autoimun seperti lupus.
  • Pasien dengan kondisi lemah otot (myasthenia gravis).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

    • Berpotensi Fatal: Penggunaan bersamaan dengan metoksifluran.
      Penggunaan bersama doksisiklin dapat menyebabkan toksisitas ginjal.
    • Kontrasepsi oral.
      Penggunaan bersama doksisiklin meningkatan risiko pendarahan.
    • Obat antikoagulan seperti warfarin.
      Penggunaan bersama doksisiklin meningkatkan risiko pendarahan.
    • Obat antasida yang mengandung Al, Ca atau Mg, Zn, garam Fe, sediaan bismut, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, dan primidon, siklosporin.
      Penggunaan bersama doksisiklin menurunkan metabolisme dari masing-masing obat tersebut.
    • Obat-obatan yang menginduksi enzim hati seperti rifampisin.
      Penggunan bersama doksisiklin dapat menurunkan paruh doksisiklin.
Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/doxycycline/ Diakses pada 3 Agustus 2020 MMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/doxycycline Diakses pada 3 Agustus 2020 Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB00254 Diakses pada 3 Agustus 2020
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 61.551

Jual dan Beli Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Siclidon tablet adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri seperti penyakit menular seksual gonore tanpa komplikasi, sifilis, demam kambuh dan tifus, jerawat, dan infeksi gusi (periodontitis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Siclidon tablet mengandung zat aktif doxycycline.

Indikasi obat:

Mengatasi:

  • Infeksi yang rentan terhadap antibiotik doxycycline.
  • Penyakit menular seksual kencing nanah (gonore) tanpa komplikasi.
  • Peradangan pada testis (epididimo-orkitis) akibat infeksi Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae.
  • Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri (sifilis).
  • Demam kambuh dan tifus yang ditularkan melalui kutu.
  • Pencegahan penyakit yang disebabkan oleh Salmonella typhi atau tifus.
  • Serangan malaria falciparum akut yang resisten terhadap klorokuin.
  • Mencegah malaria.
  • Pengobatan dan pencegahan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis (antraks inhalasi).
  • Mencegah diare saat perjalanan.
  • Pencegahan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang dapat menyebar melalui darah atau urine hewan yang terinfeksi (leptospirosis).
  • Infeksi gusi (periodontitis).

Doxycycline adalah obat antibiotik golongan tetracycline diindikasikan untuk pengobatan berbagai infeksi oleh bakteri Gram positif dan Gram negatif, baik yang dapat hidup dengan udara ataupun tanpa udara (aerob dan anaerob). Obat ini dapat menghambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri, sehingga bakteri akan mati dan infeksi dapat diatasi.

Komposisi obat: Doxycycline 100 mg.

Dosis obat:

  • Infeksi yang rentan terhadap antibiotik doxycycline: 200 mg pada hari pertama, kemudian pada hari berikutnya 100 mg/hari.
  • Penyakit menular seksual kencing nanah (gonore) tanpa komplikasi: 100 mg/hari sebanyak 2 kali/hari selama 7 hari.
  • Peradangan ada testis (epididimo-orkitis) akibat infeksi Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae: 100 mg sebanyak 2 kali/hari selama 10 hari.
  • Penyakit menular seksual sifilis: 300 mg/hari dikonsumsi selama setidaknya 10 hari.
  • Demam kambuh dan tifus yang ditularkan melalui kutu: 100 mg atau 200 mg sebagai dosis tunggal.
  • Pencegahan (profilaksis) tifus: 200 mg sebagai dosis tunggal.
  • Serangan malaria falciparum akut yang resisten terhadap klorokuin:
  • Pengobatan dan pencegahan (profilaksis) antraks inhalasi: 100 mg sebanyak 2 kali/hari selama 60 hari.
  • Pencegahan (profilaksis) diare saat perjalanan: 200 mg/hari saat awal perjalanan, kemudian 100 mg/hari.
  • Pencegahan (profilaksis) leptospirosis: 200 mg/minggu selama perjalanan, kemudian 200 mg pada hari terakhir perjalanan.
  • Jerawat: 50 mg / hari selama 6-12 minggu.
  • Infeksi gusi (periodontitis): 20 mg/hari sebanyak 2 kali/hari selama 30 hari.

Aturan pakai obat: Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, tablet ditelan utuh dengan segelas penuh air dengan keadaan badan tegak selama 30 menit. Konsumsi makanan atau susu jika terjadi gangguan pencernaan.

Efek samping obat:

  • Sakit kepala.
    Cobalah beristirahatlah dan minum banyak air, konsumsi obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen.
  • Mual dan muntah.
    Konsumsi makanan yang ringan dan tidak pedas, konsumsi doksisiklin setelah makan tapi hindari produk susu, keju, dan yoghurt karena produk susu dapat menghentikan tubuh absorpsi obat. Minumlah banyak cairan, seperti air atau mengonsumsi buah labu untuk menghindari dehidrasi yang ditandai dengan urine yang lebih sedikit dari biasanya atau memiliki urine yang berbau kuat. Jangan minum obat apa pun untuk mengobati muntah tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter Anda
  • Sensitif terhadap sinar matahari.
    Gunakan kacamata hitam dan pakaian yang menutupi kulit Anda. Gunakan tabir surya pada kulit Anda dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 15 (jika Anda memiliki kulit putih, Anda mungkin membutuhkan jumlah yang jauh lebih tinggi dari ini). Gunakan juga produk tabir surya pada bibir Anda.
  • Diare.
  • Sakit perut atau terjadi gangguan pencernaan.
  • Pertumbuhan mikroba yang berlebihan seperti jamur.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Perubahan warna gigi.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Anak-anak usia 8 tahun di bawah (kecuali untuk pengobatan antraks).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Penggunaan metoksifluran.
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal.
  • Pasien yang memiliki penyakit autoimun seperti lupus.
  • Pasien dengan kondisi lemah otot (myasthenia gravis).

Perhatian khusus:

  • Pasien yang memiliki penyakit kelamin yang berdampingan.
  • Pasien dengan kondisi lemah otot (myasthenia gravis).
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal dan hati.

Interaksi obat:

  • Berpotensi Fatal: Penggunaan bersamaan dengan metoksifluran.
    Penggunaan bersama doxycycline dapat menyebabkan toksisitas ginjal atau kerusakan pada ginjal.
  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan bersama doxycycline meningkatan risiko perdarahan.
  • Obat antikoagulan seperti warfarin.
    Penggunaan bersama doxycycline dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Obat antasida yang mengandung Al, Ca atau Mg, Zn, garam Fe, sediaan bismut, carbamazepine, phenytoin, phenytoin, primidone, dan cyclosporine.
  • Penggunaan bersama doxycycline menurunkan metabolisme dari masing-masing obat tersebut.
    Obat-obatan yang menginduksi enzim hati seperti rifampicin.
    Penggunan bersama doxycycline dapat menurunkan ekskresi atau pengeluaran doxycycline dalam tubuh sehingga meningkatkan terjadinya efek samping seperti diare.

Kandungan utama: Doxycycline.

Kelas terapi: Antiinfeksi.

Klasifikasi obat: Tetracycline.

Kategori kehamilan:

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Informasi zat aktif:

Doxycycline atau obat antibiotik golongan tetracycline diindikasikan untuk pengobatan berbagai infeksi oleh bakteri gram positif dan gram negatif, aerob dan anaerob, serta jenis bakteri lainnya. Hal tersebut menghambat sintesis protein dengan menghambat subunit ribosom bakteri 30S sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak atau memperbanyak diri.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, doxycycline diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah dan hampir sepenuhnya diabsorpsi dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke jaringan tubuh dan cairan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan terkonsentrasi dalam di dalam empedu.
  • Ekskresi: Sekitar 23-40% melalui urine dan 30% melalui feses.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
Sudah mendekati jadwal berikutnya.
Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
Sering lupa mengonsumsi obat.
Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jika Anda mengalami:

  • Memar atau pendarahan yang tidak jelas (termasuk mimisan), sakit tenggorokan, suhu badan tinggi (38°C atau lebih) dan Anda merasa lelah. Hal ini dapat menjadi tanda masalah darah. Jika Anda mengalami hal tersebut hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Diare (mungkin disertai kram perut) yang mengandung darah atau lendir. Jika Anda mengalami diare parah yang berlangsung lebih dari 4 hari, hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Telinga berdering atau berdengung dan fses pucat dengan urine berwarna gelap, kulit kuning atau area putih mata Anda menjadi kuning. Hal tersebut dapat menjadi tanda masalah hati. Jika Anda mengalami hal tersebut hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Nyeri sendi atau otot yang telah dimulai sejak Anda mulai menggunakan doxycycline, sakit kepala parah, muntah dan masalah dengan penglihatan. Hal tersebut dapat menjadi tanda adanya tekanan di sekitar otak Anda (hipertensi intrakranial). Jika Anda mengalami hal tersebut hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Kuku yang keluar dari dasar kuku. Hal ini bisa menjadi reaksi terhadap sinar matahari yang disebut foto-onikolisis
    Mulut, bibir, atau lidah yang bengkak, sakit parah di bagian perut dengan atau tanpa diare berdarah, mual dan muntah. Hal tersebut bisa menjadi tanda-tanda pankreatitis. Jika Anda mengalami hal tersebut hentikan penggunaan obat ini dan segera konsultasikan kepada dokter Anda.
  • Kesulitan atau rasa sakit saat menelan, sakit tenggorokan, asam lambung naik, nafsu makan berkurang atau nyeri dada yang semakin memburuk saat Anda makan. Hal tersebut dapat menjadi tanda-tanda peradangan (esofagitis) atau tukak esofagus.

Merek: Siclidon
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Sanbe Farma
Manufacture: Sanbe Farma
Kemasan obat: 1 box isi 2 strip @ 10 tablet (100 mg).

Indikasi/Manfaat Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dosis Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Cara Penggunaan Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Cara Menyimpan Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:



Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)



Efek Samping Obat Siclidon Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)