SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Scandexon tablet 0,5 mg digunakan untuk meredakan peradangan, penyakit imun dan alergi.

Scandexon Tablet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 1.944


Tersedia 48 Penjual

Urutkan
Apotek Komplit Jaya
Rp 3.500
Apotek Komplit JayaJakarta Pusat
3.53 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 3.300
Apotek Plaza Medika GrogolKota Jakarta Barat
3.61 km
Apotek Evita
Rp 3.300
Apotek EvitaJakarta Barat
9.4 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 2.197
Apotek Sehat Bersama 1Kota Jakarta Timur
10.71 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Scandexon tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi peradangan atau gangguan kesehatan lain yang berhubungan dengan sistem imun dan kekurangan hormon. Misalnya saja, radang sendi, gangguan darah atau hormon, reaksi alergi parah atau anafilaksis, dan penyakit autoimun seperti lupus.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan dan pencernaan, masalah mati, serta jenis kanker tertentu.

Scandexon tablet mengandung zat aktif dexamethasone. Zat aktif ini bekerja dengan cara mencegah pelepasan zat yang menyebabkan peradangan di dalam tubuh.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Scandexon Tablet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone 0,5 mg
Kelas Terapi

Sistem Pernapasan

Klasifikasi

Kortikosteroid

Kemasan

1 strip @ 10 tablet (0,5 mg)

Produsen
Tempo Scan Pacific

Indikasi (manfaat)

  • Pengobatan peradangan.
  • Penyakit imun dan alergi yang tidak memberikan respon terhadap obat yang lebih aman seperti pada:

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg

Dosis

Rentang dosis: 0,5-10 mg/hari dosis lebih besar dapat diberikan pada kondisi yang serius.

Aturan pakai

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kambuhnya ulkus peptikum.
  • Kondisi ketika tubuh kekurangan kalium (hipokalemia).
  • Supresi kortikotrofin.
  • Kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun (osteoporosis).
  • Efek diabetagenik.
  • Wajah Anda membengkak secara bertahap sehingga menjadi bulat (moon face).
  • Gejala munculnya rambut pada bagian tubuh perempuan yang biasanya tidak ditumbuhi rambut seperti di bawah dagu atau di atas bibir (hirsutisme).

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30° C. Hindari paparan sinar matahari langsung. Jangan disimpan dilemari es.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa sampai lapisan otot saluran cerna yang disebabkan oleh aktivitas pepsin dan asam lambung yang berlebihan (ulkus peptikum).
  • Pasien penderita penyakit akibat infeksi bakteri dan virus.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Gangguan perilaku.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Hydrocodone dan oxycodone
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar hydrocodone dalam darah, sehingga efektivitas hydrocodone dalam meringankan nyeri akan berkurang.
  • Ibuprofen dan naproxen
    Mengonsumsi dexamethasone bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko efek
    samping dalam saluran cerna, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Furosemide
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pusing.
  • Aspirin
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping pada
    saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan saluran cerna.
  • Ciprofloxacin
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Ruam kulit, gatal atau bengkak terutama pada wajah, lidah, atau tenggorokan.
  • Pusing parah.
  • Kesulitan bernapas.

Jika mengalami satu atau beberapa gejala yang mengganggu, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.

Nomor Izin Edar

DKL7622702710A1
Sesuai kemasan per November 2019.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Pengobatan peradangan.Penyakit imun dan alergi yang tidak memberikan respon terhadap obat yang lebih aman seperti pada:

Rentang dosis: 0,5-10 mg/hari dosis lebih besar dapat diberikan pada kondisi yang serius.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Kambuhnya ulkus peptikum.Kondisi ketika tubuh kekurangan kalium (hipokalemia).Supresi kortikotrofin.Kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun (osteoporosis).Efek diabetagenik. Wajah Anda membengkak secara bertahap sehingga menjadi bulat (moon face). Gejala munculnya rambut pada bagian tubuh perempuan yang biasanya tidak ditumbuhi rambut seperti di bawah dagu atau di atas bibir (hirsutisme).

Nama Produk

Scandexon Tablet 0,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 3.500