Sanmol Sirup 60 ml | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir
SehatQ
SehatQ Profile
Sanmol sirup adalah obat untuk membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri

Sanmol Sirup 60 ml

5,0(3)

Harga Produk
Rp 16.113

Jumlah Produk
1

Tersedia 244 Penjual

Urutkan

Deskripsi

Sanmol sirup adalah obat untuk membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri. Kondisi umum yang diobati Sanmol sirup, yaitu sakit kepala, nyeri ketika menstruasi, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, sakit tenggorokan, pilek, flu, dan demam.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol. Paracetamol biasa digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang. Cara kerja paracetamol adalah dengan mengubah cara tubuh merasakan rasa sakit dan mendinginkan tubuh.

Sanmol sirup merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Sanmol Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 60 ml

Produsen
Caprifarmindo

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam kelas obat analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral atau melalui mulut. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukoronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutation di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu meringankan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, sakit tenggorokan, pilek, dan flu
  • Menurunkan demam

Paracetamol dapat menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan rasa nyeri, di sistem saraf pusat. Dengan begitu, ambang batas nyeri akan meningkat.

Obat ini juga akan menurunkan suhu tubuh melalui tindakan langsung pada pusat pengatur panas hipotalamus di otak. Hal ini menyebabkan peningkatan pembuangan panas melalui keringat dan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi).

Komposisi

Tiap 5 ml: paracetamol 120 mg

Dosis

Anak-anak:

  • 0-1 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 1-2 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 2-6 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 9-12 tahun: 3-4 sedok takar (15-20 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual
    Hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas. Jika Anda sedang sakit, cobalah minum air sedikit demi sedikit untuk menghindari dehidrasi.
  • Muntah
    Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi yaitu buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau tajam. Jika muntah Anda berlanjut selama lebih dari 24 jam, hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit jika Anda membutuhkannya. Bicaralah dengan dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah. Jika sakit kepala berlanjut, beri tahu dokter Anda.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Rendahnya kadar jumlah sel darah putih dalam tubuh (leukopenia)
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia)
  • Bercak kemerahan pada kulit (eritema)
  • Rasa hangat, kemerahan, dan gatal (flushing)
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)
  • Kerusakan hati jika digunakan jangan panjang
  • Penurunan jumlah sel neutrofil dalam darah (neutropenia)
  • Penurunan jumlah eritrosit dalam darah (pansitopenia)
  • Kegagalan sumsum tulang dalam membentuk granulosit (agranolusitosis)
  • Pembengkakan yang disebabkan penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh, seperti di sekitar bibir, mata, dan pipi

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal yang berat
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol

Hentikan penggunaan jika demam tidak menurun setelah tiga hari atau nyeri tidak hilang setelah lima hari. Hentikan juga penggunaan obat ini jika terjadi reaksi anafilaksis atau reaksi alergi berat.

Obat ini dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson). Penggunaan jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan gangguan fungsi hati
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap paracetamol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Chloramphenicol
    Penggunaan bersama paracetamol dapat meningkatkan kadar kloramfenikol dalam tubuh.
  • Metoklopramid dan domperidone
    Jika dikonsumsi bersama obat di atas dapat meningkatkan penyerapan paracetamol.
  • Cholestyramine
    Penggunaan bersama cholestyramine dapat menurunkan penyerapan paracetamol, sehingga efektivitas paracetamol dalam menurunkan nyeri dan demam akan menurun.
  • Phenobarbital, rifampicin, carbamazepine, dan phenytoin
    Penggunaan paracetamol bersama obat di atas dapat menurunkan kadar dan efektivitas paracetamol.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti minum acetaminophen dan hubungi dokter jika:

  • Anda masih mengalami sakit tenggorokan setelah 2 hari penggunaan
  • Anda masih demam setelah 3 hari penggunaan
  • Anda masih merasakan sakit setelah 7 hari penggunaan atau 5 hari untuk anak-anak
  • Anda mengalami ruam kulit, sakit kepala berkelanjutan, mual, muntah, atau kemerahan atau pembengkakan
  • Gejala yang dirasakan semakin memburuk, atau jika memiliki gejala baru

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic

Diakses pada 16 Juni 2021



Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html

Diakses pada 16 Juni 2021



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-362/acetaminophen-oral/details

Diakses pada 16 Juni 2021



Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_acetaminophen_tylenol/drugs-condition.htm

Diakses pada 16 Juni 2021



MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681004.html

Diakses pada 16 Juni 2021



Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311949

Diakses pada 16 Juni 2021



MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/acetaminophen-oral-route-rectal-route/description/drg-20068480

Diakses pada 16 Juni 2021

Ulasan Pembeli
53 ulasan
5
100%
(3)
4
0%
(0)
3
0%
(0)
2
0%
(0)
1
0%
(0)
Kondisi produk baik
Pembelian dariApotek Kranggan
02 Jul 2021

Kartika Indriasari

Pembelian dariApotek Mose Sawah Baru
24 Des 2020

Siti Widat Atina

Pembelian dariApotek Mose Sawah Baru
25 Nov 2020

Jual dan Beli Sanmol sirup 60 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Sanmol merupakan obat sediaan sirup yang berkhasiat untuk meredakan demam dan rasa nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi, dan nyeri tubuh ringan lainnya. Sanmol mengandung parasetamol yang merupakan zat analgetik serta antipiretik, yaitu zat yang mampu menurunkan deman dan mengurangi rasa nyeri.


Demam terjadi karena adanya infeksi dalam tubuh sehingga tubuh melepaskan pirogen sebagai pertahanan, pirogen kemudian akan memberi sinyal pada otak sehingga terjadi peningkatan suhu tubuh. Proses ini menyebabkan denyut jantung lebih cepat dan otot-otot berkontraksi sehingga badan menjadi menggigil. Aliran darah pada kulit pun akan menurun sehingga pasien akan terlihat pucat.


Sanmol dapat diberikan kepada wanita hamil setelah berkonsultasi dengan dokter dan jika manfaatnya melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Beli online Sanmol Sirup dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Sanmol
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Sanbe Farma
Manufacture: Sanbe Farma
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 60 mL

Indikasi/Manfaat Sanmol sirup 60 ml

  • Meredakan demam pada anak.
  • Meringankan nyeri sendi dan nyeri otot ringan pada tubuh.
  • Meredakan sakit gigi dan sakit kepala pada anak.
  • Mengobati nyeri dan demam pasca imunisasi.


Dosis Sanmol sirup 60 ml


Anak-anak dengan rentang usia sebagai berikut:

  • Usia 0 hingga 1 tahun: 2,5 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Usia 1 hingga 2 tahun: 5 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Usia 2 hingga 6 tahun: 5-10 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Usia 9 hingga 12 tahun: 15-20 mL sebanyak 3 kali/hari.


Cara Penggunaan Sanmol sirup 60 ml


Dikonsumsi setelah makan.

Cara Menyimpan Sanmol sirup 60 ml


Tutup rapat botol setelah dibuka lalu simpan pada suhu dibawah 30° C, Hindari paparan sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Sanmol sirup 60 ml Jika:


  • Penderita hipersensitif terhadap parasetamol.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati atau ginjal yang berat.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Sanmol sirup 60 ml


  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Jika demam tidak turun dalam 2 hari, segera hubungi dokter.


Efek Samping Obat Sanmol sirup 60 ml


Gangguan pencernaan seperti:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri pada perut bagian atas.
  • Feses berwarna agak gelap.


Gangguan lain seperti:

  • Gatal dan ruam di kulit.
  • Tubuh merasa Kelelahan.
  • Kehilangan nafsu makan.
Nama Produk

Sanmol Sirup 60 ml

Total

Rp 16.113