Sanmol Drops 15 ml | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir
SehatQ
SehatQ Profile
Sanmol drops adalah obat yang digunakan untuk meredakan demam

Sanmol Drops 15 ml


Harga Produk
Rp 21.017

Jumlah Produk
1

Tersedia 231 Penjual

Urutkan

Deskripsi

Sanmol drops adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri seperti sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, dan nyeri otot. Selain itu, obat ini juga dapat membantu menurunkan demam, misalnya yang terjadi setelah imunisasi atau vaksinasi.

Sanmol drops mengandung paracetamol sebagai zat aktifnya. Paracetamol juga dapat digunakan untuk meredakan nyeri pada kondisi osteoarthritis atau radang sendi yang disebabkan rusaknya lapisan sendi.

Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Sanmol Drops 15 ml
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
alcohol free
Kandungan Utama
Paracetamol
Kelas Terapi
Analgetik dan antipiretik
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 15 ml

Produsen
Sanbe Farma

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam kelas obat analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh.
  • Metabolisme: Sekitar 90% hingga 95% dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan dalam urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meringankan nyeri akibat radang sendi (osteoarthritis)
  • Menurunkan demam
  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang

Paracetamol bekerja di sistem saraf pusat hipotalamus untuk mengurangi produksi prostaglandin di otak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan.

Komposisi

Paracetamol 500 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 3-4 kali sehari 1-2 kaplet
  • Anak-anak 7-12 tahun: 3-4 kali sehari ½ kaplet

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mual
    Coba minum paracetamol dengan atau setelah makan atau ngemil. Konsumsilah makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas.
  • Muntah
    Minum banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Kerusakan hati jika digunakan dalam jangka panjang dan dosis besar 
  • Rendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia)
  • Penurunan jumlah sel neutrofil (jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi) dalam darah (neutropenia)
  • Rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia)
  • Sakit pada perut bagian atas
  • Kehilangan nafsu makan
  • Gatal
  • Feses berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Perubahan warna kulit atau sklera mata menjadi kekuningan
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Urine berwarna gelap
  • Reaksi alergi
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema)
  • Ruam pada kulit
  • Biduran (urtikaria)
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia)
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus)

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien yang mengalami gangguan fungsi ginjal berat
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis
  • Ibu hamil dan menyusui

Hentikan penggunaan jika demam tidak turun setelah tiga hari atau nyeri tidak hilang setelah lima hari, atau terjadi anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat.

Obat ini dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, rongga mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap paracetamol

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Chloramphenicol
    Penggunaan chloramphenicol bersama paracetamol dapat meningkatkan kadar chloramphenicol dalam tubuh, sehingga efektivitas chloramphenicol dalam mengatasi infeksi akan meningkat dan menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala.
  • Metoklopramid dan domperidone
    Jika dikonsumsi bersama metoklopramid dan domperidon dapat meningkatkan penyerapan paracetamol, sehingga dapat menyebabkan efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Kolestiramin
    Penggunaan bersama kolestiramin dapat menurunkan penyerapan paracetamol, sehingga efektivitas paracetamol dalam mengatasi demam akan berkurang.
  • Rifampicin, phenytoin, carbamazepine, dan phenobarbital
    Paracetamol dapat menurunkan konsentrasi obat di atas serta efektivitas obat dalam mengatasi tuberkulosis dan kejang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa menggunakan obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal penggunaan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri tidak hilang setelah tujuh hari atau lima hari pada anak-anak
  • Sakit tenggorokan setelah dua hari penggunaan
  • Ruam kulit, sakit kepala berkelanjutan, mual, muntah, kemerahan, atau pembengkakan
  • Perburukan gejala atau timbul gejala baru
  • Demam setelah tiga hari penggunaan

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details
Diakses pada 23 Juli 2021

Patient. https://patient.info/medicine/paracetamol-calpol-disprol-hedex-panadol
Diakses pada 23 Juli 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 23 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/paracetamol.html
Diakses pada 23 Juli 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/
Diakses pada 23 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Jual dan Beli Sanmol Drops 15 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Sanmol Drops merupakan obat cair yang berkhasiat untuk menurunkan demam akibat flu atau demam setelah melakukan imunisasi yang biasanya terjadi pada bayi dan anak. Sanmol Drops mengandung bahan aktif parasetamol dengan dosis yang telah disesuaikan sehingga aman dikonsumsi bayi.


Parasetamol bekerja efektif sebagai pereda nyeri dan anti peradangan. Keluhan lain seperti sakit gigi, sakit kepala, dan nyeri ringan hingga sedang yang dialami bayi dapat diatasi dengan Sanmol Drops.


Obat ini aman dikonsumsi karena kandungannya yang alcohol free. Selain itu, Sanmol Drops juga aman diberikan kepada ibu hamil, namun disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan anjuran penggunaan yang tepat. Beli online Sanmol Drops dengan harga terbaru hanya di Toko SehatQ, pasti asli dan tepercaya!


Merek: Sanmol
Bentuk sediaan: Drop
Principal/Distributor obat: Sanbe Farma
Manufacture: Sanbe Farma
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 15 mL

Indikasi/Manfaat Sanmol Drops 15 ml

  • Meredakan demam pada anak.
  • Meringankan nyeri sendi dan nyeri otot ringan pada tubuh.
  • Meredakan sakit gigi dan sakit kepala.
  • Mengobati nyeri dan demam akibat flu atau setelah melakukan imunisasi.


Dosis Sanmol Drops 15 ml


  • Anak dibawah 1 tahun: 0,6 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak usia 1 hingga 2 tahun: 0,6-1,2 mL sebanyak 3 kali/hari.


Cara Penggunaan Sanmol Drops 15 ml


Dikonsumsi setelah makan.

Cara Menyimpan Sanmol Drops 15 ml


Tutup rapat botol setelah dibuka lalu simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Sanmol Drops 15 ml Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap parasetamol.
  • Pasien dengan riwayat hipertensi berat.
  • Pasien yang dengan gangguan hati dan ginjal yang akut.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Sanmol Drops 15 ml


  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami kekurangan gizi kronis.
  • Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi.
  • Jika demam tidak turun dalam 2 hari, segera hubungi dokter.


Efek Samping Obat Sanmol Drops 15 ml


Gangguan pencernaan seperti:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri pada perut bagian atas.
  • Feses berwarna agak gelap.


Gangguan lain seperti:

  • Gatal dan ruam di kulit.
  • Tubuh merasa kelelahan.
  • Kehilangan nafsu makan.
Nama Produk

Sanmol Drops 15 ml

Total

Rp 21.017