SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Sanexon Tablet adalah obat untuk methylprednisolone digunakan untuk mengatasi gejala peradangan

Sanexon Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 39.433

Jumlah Produk
1

Tersedia 22 Penjual

Apotek Melati Mas
Rp 39.433
Apotek Melati Mas
Kota Tangerang Selatan21.66 km
Apotek Satrio Intermoda BSD
Rp 43.000
Apotek Satrio Intermoda BSD
Tangerang24.74 km
Apotek Lulu Sehat
Rp 43.470
Apotek Lulu Sehat
Bekasi26.61 km
Apotek Nico Sehat
Rp 43.470
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.14 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Sanexon Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk methylprednisolone digunakan untuk mengatasi gejala peradangan pada:

arthritis atau peradangan sendi.
reaksi alergi parah.
gangguan pada kulit, mata, sel darah, perut, jantung, dan sistem kekebalan tubuh.

kandungan methylprednisolone dalam sanexon tablet berfungsi untuk menekan sistem imun, sehingga tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan.

Informasi zat aktif :

Methylprednisolone merupakan obat golongan kortikosteroid yang mampu menekan produksi zat penyebab peradangan di dalam tubuh. Dengan begitu, gejala peradangan, seperti pembengkakan, kemerahan, gatal dan reaksi alergi pun akan berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, methylprednisolone memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah setelah pemberian melalui mulut atau oral.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan cepat ke otot, hati, kulit, usus, dan ginjal. Didistribusikan ke dalam ASI dan melalui plasenta.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Waktu paruh plasma lebih dari 3,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Sanexon tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Estrogen
    Penggunaan bersama dapat menurunkan metabolisme dalah tubuh.
  • Warfarin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan efektivitas warfarin dalam mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat menyebabkan perdarahan.
  • Siklosporin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko kejang.
  • Rifampisin dan barbiturat
    Pengggunaan bersama dapat meningkatkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga kerja obat tidak maksimal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Sanexon Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Methylprednisolone
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (8 mg)
Produsen
Sanbe Farma

Informasi Zat Aktif

Methylprednisolone merupakan obat golongan kortikosteroid yang mampu menekan produksi zat penyebab peradangan di dalam tubuh. Dengan begitu, gejala peradangan, seperti pembengkakan, kemerahan, gatal dan reaksi alergi pun akan berkurang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, methylprednisolone memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah setelah pemberian melalui mulut atau oral.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan cepat ke otot, hati, kulit, usus, dan ginjal. Didistribusikan ke dalam ASI dan melalui plasenta.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Waktu paruh plasma lebih dari 3,5 jam.

Indikasi (manfaat)

Methylprednisolone digunakan untuk mengatasi gejala peradangan pada:

  • Arthritis atau peradangan sendi.
  • Reaksi alergi parah.
  • Gangguan pada kulit, mata, sel darah, perut, jantung, dan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan methylprednisolone dalam Sanexon tablet berfungsi untuk menekan sistem imun, sehingga tubuh tidak melepas senyawa kimia yang memicu terjadinya peradangan.

Komposisi

Methylprednisolone 8 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Anak-anak: 0,15-1,7 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi 2-3 kali
  • Dewasa: 2-60 mg/hari dalam dosis terbagi 1-4 kali

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Istirahatlah dan minum banyak air. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Jika sakit kepala berlangsung selama lebih dari seminggu atau bertambah buruk, segera hubungi dokter.
  • Pusing
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Mual
  • Insomnia (sulit tidur)
  • Perubahan nafsu makan
  • Peningkatan keringat
  • Jerawat

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan penyakit glaukoma
  • Pasien dengan penyakit gagal jantung
  • Pasien dengan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan penyakit tukak lambung
  • Pasien dengan penyakit tiroid
  • Pasien dengan riwayat kejang
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Sanexon tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan infeksi jamur
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif methylprednisolone
  • Pasien yang sedang dalam masa pemberian vaksin

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Estrogen
    Penggunaan bersama dapat menurunkan metabolisme dalah tubuh.
  • Warfarin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan efektivitas warfarin dalam mencegah penggumpalan darah, sehingga dapat menyebabkan perdarahan.
  • Siklosporin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko kejang.
  • Rifampisin dan barbiturat
    Pengggunaan bersama dapat meningkatkan penyerapan obat dalam tubuh, sehingga kerja obat tidak maksimal.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Sanexon Tablet 8 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 39.433