SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Sanazet tablet adalah obat untuk terapi kombinasi tuberkulosis.

Sanazet Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 16.632

Jumlah Produk
0

Tersedia 20 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 15.913
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Madinah Farma
Rp 18.700
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 18.000
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
Apotek Bahagia
Rp 21.800
Apotek Bahagia
Kota Jakarta Barat6.7 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Sanazet tablet adalah obat untuk terapi tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dikombinasikan dengan obat tuberkulosis lain. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Siramid kaplet mengandung zat aktif pirazinamid.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Sanazet Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Kelas Terapi
Agen Antituberkulosis.
Klasifikasi
Derivat sintetis niasinamid.
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (500 mg)
Produsen
Sanbe Farma

Informasi Zat Aktif

Pirazinamid digunakan sebagai tambahan dalam terapi tuberkulosis dan diberikan dengan obat lain untuk mencegah atau menunda perkembangan resistensi terhadap pirazinamid oleh M. tuberculosis. Obat ini merupakan obat yang dapat membunuh bakteri (bakterisidal) atau menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) tergantung pada kerentanan organisme dan kadar obat pada tempat infeksi bakteri. Obat ini hanya aktif melawan Mycobacterium tuberculosis.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, pirazinamid diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama kira-kira 2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas dalam cairan dan jaringan tubuh, berdifusi di cairan serebrospinal dan masuk ke ASI. Pengikatan protein plasma sebesar 50%. -
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme hati melalui reaksi kimia yang memecah molekul air menjadi H dan OH yang dapat menetralkan campuran asam dan basa (hidrolisis) menjadi asam pirazinoat (metabolit aktif utama) dan kemudian proses biokimia yang memasukan gugus hidroksil atau OH yang menyebabkan obat lebih mudah larut dalam air (terhidroksilasi) menjadi asam 5-hidroksipirazinoat (produk ekskresi utama).
  • Ekskresi: Melalui urin dengan filtrasi glomerulus (kira-kira 70% terutama sebagai metabolit, kira-kira 4% sebagai obat tidak berubah). Waktu paruh: Sekitar 9-10 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dikombinasikan dengan obat tuberkulosis lainnya.

Pirazinamid adalah obat yang digunakan sebagai tambahan dalam terapi tuberkulosis dan diberikan dengan obat lain untuk mencegah atau menunda perkembangan resistensi terhadap pirazinamid oleh M. tuberculosis. Pirazinamid dapat bersifat membunuh bakteri (bakterisidal) atau menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) tergantung pada kerentanan organisme dan kadar obat pada tempat infeksi bakteri. Obat ini hanya aktif melawan Mycobacterium tuberculosis.

Komposisi

Pirazinamid 500 mg.

Dosis

Dewasa: 20-35 mg/kgBB/hari.

  • Dosis maksimal: 3 g/hari. Harus dikombinasikan dengan minimal 2 antituberkulosis lainnya.
Anak-anak: 20 mg/kgBB/hari, dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Menurunnya nafsu makan, muntah, mual, demam, tidak enak badan, nyeri pada perut, kulit dan bagian putih mata menguning.
    Berhenti minum pirazinamid dan hubungi dokter Anda. Gejala ini adalah tanda-tanda masalah pada hati Anda dan dokter Anda akan ingin menyelidikinya sesegera mungkin.
  • Nyeri sendi (athralgia).
  • Kerusakan pada organ hati (hepatotoksisitas).
  • Meningkatnya kadar asam urat dalam darah.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan riwayat kadar asam urat yang tinggi dalam darah (gout).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan sanazet kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap pirazinamid.
  • Pasien penderita penyakit hati akut.
  • Pasien yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah yang dengan atau tanpa disertai adanya peradangan.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Rifampisin.
    Pirazinamid dapat meningkatkan efek terjadinya kerusakan pada organ hati jika dikonsumsi dengan rifampisin.
  • Probenesid dan sulfinpirazon.
    Pirazinamid dapat menyebabkan efek yang berlawanan pada probenesid dan sulfinpirazon.
  • Siklosporin.
    Pirazinamid dapat meningkatkan kadar siklosporin sehingga dapat menimbulkan risiko terjadinya efek samping.
  • Kontrasepsi estrogen.
    Pirazinamid dapat mengurangi efek kontrasepsi estrogen.
  • Vaksin tifoid oral.
    Pirazinamid dapay menonaktifkan vaksin tifoid oral, sehingga vaksin tifoid tidak memberikan efek.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika Anda mengalami tanda-tanda masalah pada hati seperti muntah, demam, mual, penurunan nafsu makan, tidak enak badan, nyeri pada perut, kulit dan bagian putih mata menguning. Berhenti mengonsumsi pirazinamid dan hubungi dokter Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sanazet?type=brief&lang=id
Diakses pada 9 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pyrazinamide?mtype=generic
Diakses pada 9 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-7398/pyrazinamide-oral/details
Diakses pada 9 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/pyrazinamide-for-tuberculosis-zinamide
Diakses pada 9 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682402.html
Diakses pada 9 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/ppa/pyrazinamide.html
Diakses pada 9 September 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Sanazet Tablet 500 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0