SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Salbutamol tablet adalah obat untuk mengatasi asma, bronkitis, dan emfisema

Salbutamol Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 1.300

Jumlah Produk
1

Tersedia 89 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 1.800
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 2.200
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 6.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
Apotek Benedetto
Rp 7.200
Apotek Benedetto
Kota Jakarta Barat4.79 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Salbutamol tablet adalah obat untuk mengatasi asma dan melebarkan saluran pernapasan pada paru-paru. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi peradangan pada saluran napas (bronkitis) dan kerusakan pada kantong udara atau alveolus (emfisema).

Obat ini mengandung zat aktif salbutamol 2mg. Salbutamol umumnya digunakan untuk mencegah dan mengobati sesak napas serta batuk yang disebabkan penyakit paru-paru, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yaitu sekelompok penyakit yang mempengaruhi paru-paru dan saluran udara.

Salbutamol sulfate merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Salbutamol merupakan obat golongan bronkodilator. Obat ini bekerja dengan cara membuat otot di sekitar saluran pernapasan menjadi longgar dan rileks. Dengan begitu, saluran pernapasan akan terbuka dan bernapas pun menjadi lebih mudah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, salbutamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme di hati dan dinding usus.
  • Ekskresi: Melalui urine sebagai metabolit dan obat tidak berubah, serta feses dalam jumlah kecil.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Salbutamol First Medipharma tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Obat yang menurunkan jumlah kalium dalam darah, seperti kortikosteroid, diuretik, xanthines, dan digoxin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko hipokalemia atau kadar kalium yang sangat rendah dalam tubuh.
  • Kortikosteroid
    Peningkatan risiko pembengkakan (edema) pada paru jika dikonsumsi bersama kortikosteroid.
  • Obat antidiabetes
    Salbutamol dapat memberikan efek berlawanan pada obat antidiabetes, sehingga dapat menyebabkan hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi dalam tubuh.
  • Guanetidin, reserpin, metildopa, TCAs, dan MAOIs
    Efek salbutamol dapat diubah oleh obat-obatan di atas, sehingga asma akan tetap terjadi.
  • Metildopa
    Penggunaan salbutamol bersama metildopa dapat menyebabkan hipotensi akut atau penurunan tekanan darah dalam waktu cepat.
  • Obat simpatomimetik
    Peningkatan risiko efek kardivaskular, seperti gangguan irama jantung jika dikonsumsi dengan obat simpatomimetik lain.
  • Beta blocker
    Salbutamol akan menghasilkan efek berlawanan jika dikonsumsi dengan obat golongan beta blocker.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping berikut:

  • Nyeri dada
  • Detak jantung tidak teratur, cepat, atau berdebar
  • Merasa gugup
  • Gemetar (tremor)
  • Sakit kepala atau pusing

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme)
  • Mengobati kerusakan pada kantung udara yang menyebabkan napas menjadi pendek (emfisema)
  • Mengatasi gangguan saluran pernapasan, seperti asma bronkial
  • Meredakan sesak napas, mengi, dan batuk karena masalah pernapasan

Salbutamol dapat membuka saluran udara dan memudahkan saat bernapas. Meski begitu, obat ini tidak boleh digunakan untuk mengatasi serangan sesak napas yang terjadi tiba-tiba.

Komposisi

Salbutamol 4 mg.

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas:

  • 2-4 mg sebanyak 3-4 kali/hari

Anak-anak:

  • 2-6 tahun: 1-2 sebanyak 3-4 kali/hari
  • 6-12 tahun: 2 mg sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong. Diberikan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi salbutamol. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Mual
    Cobalah minum salbutamol saat atau setelah makan. Hindari makanan kaya rasa atau pedas.
  • Muntah
    Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan. Tanda-tanda dehidrasi adalah buang air kecil lebih sedikit dari biasanya dan urine berbau tajam. Jangan minum obat lain tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Nyeri otot
    Jika Anda mengalami nyeri otot yang tidak biasa dan bukan karena latihan atau kerja keras, segera hubungi dokter.
  • Nyeri dada
  • Pusing
  • Gerakan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor)
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah kadar normal (hipotensi)
  • Peningkatan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Hiperaktif
  • Kram otot
  • Mimisan
  • Nafsu makan meningkat atau menurun
  • Kulit pucat
  • Pusing

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki kadar hormon tiroid tinggi dalam tubuh (hipertiroidisme)
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi
  • Pasien yang mengalami gangguan irama jantung
  • Pasien yang mengalami kencing manis
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal
  • Pasien lanjut usia
  • Pasien yang memiliki kadar kalium rendah dalam tubuh (hipokalemia)
  • Pasien dengan gangguan kejang
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma)
  • Pasien yang rentan mengalami perpanjangan interval QT atau gangguan irama jantung

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap salbutamol
  • Pasien penderita penyakit jantung
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Salbutamol Tablet 4 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 1.800