SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Roverton kaplet adalah obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan dan mengencerkan dahak

Roverton Kaplet 30 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 5.250

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Roverton kaplet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan dan mengencerkan dahak yang menghambat saluran udara.

Roverton kaplet memiliki kandungan zat aktif ambroxol hcl. Ambroxol bekerja dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan. Jadi, lendir tidak akan terlalu lengket dan bisa dikeluarkan dari saluran udara saat batuk.

Obat ambroxol termasuk dalam golongan obat keras. Oleh karena itu, obat ini hanya bisa didapat menggunakan resep dokter. Selain itu, penggunaan obat ini pun harus berada di bawah pengawasan tenaga kesehatan, misalnya dokter dan apoteker, untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan obat.

Informasi zat aktif :

Ambroxol merupakan obat golongan mukolitik. Obat golongan ini bekerja dengan mengurangi kekentalan dan kelengketan dahak atau lendir di saluran udara.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ambroxol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan sempurna dari saluran cerna. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 79%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) adalah 1-2,5 jam.
  • Distribusi: Distribusi cepat dan jelas ke dalam darah, jaringan, dan paru-paru, serta melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Distribusi di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 10 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Roverton kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Ritonavir
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan konsentrasi ambroxol di dalam tubuh, sehingga kerja obat berkurang.
  • Antibiotik, seperti cefuroxime, doxycycline, erythromycin, dan amoxicillin
    Penggunaan bersama ambroxol dapat meningkatkan kadar antibiotik di atas dalam darah, sehingga dapat meningkatkan efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Rasa panas atau terbakar pada dada./li>
  • Diare
  • Mual
  • Bibir atau tenggorokkan kering
  • Pembengkakan pada wajah
  • Ruam merah pada kulit

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi gangguan pada saluran pernapasan, seperti batuk berdahak.
  • Membantu mengencerkan dahak dan memudahkan pengeluarannya
  • Mengatasi asma umum yang disebabkan peradangan dalam saluran udara atau asma bronkial

Ambroxol akan memecah dahak untuk mengurangi kelengketannya pada dinding kerongkongan, sehingga dahak akan menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan ketika batuk.

Komposisi

Ambroxol 30 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 2-3 kali/hari
  • Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3 kali/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
    Anda juga bisa meletakkan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Apabila terjadi tanda dehidrasi, segera hubungi dokter Anda.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Demam
  • Nyeri pada perut
  • Sesak napas
  • Sensasi panas dan rasa terbakar pada dada
  • Mulut atau tenggorokan kering

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak
  • Pasien penderita luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum)
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati
  • Pasien yang mengalami infeksi pernapasan kronis

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ambroxol
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung)
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Roverton Kaplet 30 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)