SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Rimactane Kapsul 450 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Rimactane Kapsul adalah obat keras atau obat resep yang mengandung rifampicin 450 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Rimactane Kapsul 450 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Rifampicin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (450 mg)
Produsen
Sandoz Indonesia

Informasi Zat Aktif

Rifampicin dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Selain tuberkulosis, obat ini juga dikombinasikan dengan obat lain untuk pengobatan lepra.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, rifampicin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah dan baik dari saluran pencernaan. Makanan dapat mengurangi dan menunda penyerapan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma adalah 2-4 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta dan sawar darah-otak, serta memasuki ASI.
  • Metabolisme: Metabolisme cepat di hati
  • Ekskresi: Melalui feses sekitar 60-65% dan urine sekitar 30%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh plasma) 3-4 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengobati tuberkulosis yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis
  • Mengobati meningitis yang disebabkan bakteri Neisseria meningitidis
  • Mengobati kusta atau leprosy, yaitu infeksi bakteri yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran napas
  • Mengobati penyakit legionnaires, yaitu peradangan paru-paru akibat infeksi bakteri
  • Mengobati infeksi serius yang disebabkan staphylococcal dan brucellosis

Rifampicin bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Obat ini akan menargetkan dan menonaktifkan enzim bakteri yang disebut RNA-polimerase. Enzim tersebut digunakan bakteri untuk membuat protein penting dan menyalin informasi genetik (DNA) mereka sendiri untuk memperbanyak diri dan bertahan hidup.

Komposisi

Rifampicin 450 mg.

Dosis

Tuberkulosis

  • Dewasa: 8–12 mg/kgBB/hari
    • Dosis maksimal:
      • 50 kg ke ke bawah: 450 mg/hari
      • 50 kg ke atas: 600 mg/hari
  • Anak-anak: 10–20 mg/kgBB/hari
    • Dosis maksimal: 600 mg/hari

Pencegahan meningitis

  • Dewasa: 600 mg sebanyak 2 kali/hari, selama 2 hari
  • Anak-anak:
    • 1 bulan ke bawah: 5 mg/kgBB sebanyak 2 kali/hari
    • 1 bulan ke atas: 10 mg/kgBB sebanyak 2 kali/hari

Kusta

  • Dewasa: 600 mg/bulan, selama 6–12 bulan
  • Dosis alternatif: 10 mg/kgBB/bulan
    • Pasien berat badan 50 kg ke bawah: 450 mg/hari
    • Pasien berat badan 50 kg ke atas: 600 mg/hari

Brucellosis, penyakit Legionnaire, Infeksi staphylococcal yang parah

  • Dewasa: 600-1200 mg/hari dalam 2-4 dosis terbagi

Aturan pakai

Harus diminum saat perut kosong, sekitar 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter, jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Sakit perut
    Cobalah beristirahat. Makan dan minum secara perlahan, serta makan lebih sedikit dan lebih sering. Kompres perut Anda dengan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Kelemahan otot, nyeri di lengan atau kaki
  • Masalah keseimbangan atau gerakan otot
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Demam
  • Perubahan warna merah pada gigi, keringat, urine, air liur, dan air mata
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Mati rasa
  • Kebingungan, perubahan perilaku, dan kesulitan berkonsentrasi

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat alkoholisme atau penyalahgunaan alkohol
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien lanjut usia dan anak berusia di bawah 2 tahun yang kekurangan nutrisi (malnutrisi)
  • Pasien dengan riwayat porfira akut, yaitu kelainan proses pembentukan heme (salah satu bagian hemoglobin) yang tidak sempurna
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak dan lansia

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Rimactene kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap rifampicin
  • Penggunaan bersama obat saquinavir atau ritonavir
  • Pasien penderita penyakit kuning (ikterus), yaitu menguningnya kulit atau bagian putih mata

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ketoconazole
    Penggunaan bersama rifampicin dapat mengurangi efektivitas ketoconazole dan rifampicin.
  • Atovaquone
    Penggunaan bersama rifampicin dapat mengurangi kadar atovaquone dan meningkatkan kadar rifampicin.
  • Halotan, isoniazid, dan kombinasi saquinavir atau ritonavir
    Penggunaan bersama rifampicin dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Quinidine, phenytoin, dan theophylline
    Penggunaan bersama rifampicin dapat mempercepat metabolisme obat di dalam tubuh, sehingga akan mengurangi efek obat di atas.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gejala flu, seperti demam, menggigil, badan pegal, sakit kepala, lemas, mual, muntah
  • Masalah hati, seperti sakit perut bagian atas, kelelahan, kehilangan nafsu makan, urine gelap, feses berwarna seperti tanah liat, dan kulit atau mata menguning
  • Mudah memar dan perdarahan tidak biasa, seperti mimisan dan gusi berdarah
  • Berdebar-debar di dada
  • Sakit perut parah dan diare berair atau berdarah
  • Nyeri dada, batuk, dan sesak napas
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Rimactane Kapsul 450 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)