Rifanh Tablet 150 mg/150 mg (1 Strip @ 6 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Rifanh Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung

  • isoniazid 150 mg
  • rifampicin 150 mg
. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Rifanh Tablet 150 mg/150 mg (1 Strip @ 6 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Isoniazid dan rifampicin
Kelas Terapi
Agen antituberkulosis asam isonicotinic sintetis.
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 strip @ 6 tablet (150 mg/150 mg)
Produsen
Indofarma Global Medika

Informasi Zat Aktif

Isoniazid adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi tuberkulosis (TB). Obat ini berada dalam kelas obat agen antituberkulosis. Isoniazid merupakan antibiotik yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Dalam mengatasi tuberkulosis, isoniazid biasanya dikombinasikan dengan antibiotik lain, misalnya ethambutol, pyrazinamide, atau rifampicin. Isoniazid juga digunakan dengan obat lain untuk mengobati tuberkulosis laten atau yang belum berkembang. Misalnya saja, orang yang berada dalam kontak dekat dengan penderita TB aktif, memiliki tes kulit tuberkulin positif, atau orang dengan human immunodeficiency virus (HIV) dan gangguan pernapasan akibat terbentuknya jaringan parut di organ paru-paru (fibrosis paru).

Rifampicin digunakan untuk pengobatan dan pencegahan tuberkulosis, serta infeksi bakteri lainnya. Obat ini merupakan obat golongan antibiotik yang bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi. Tuberkulosis merupakan infeksi menular yang menyerang saluran pernapasan yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Umumnya, penyakit ini dapat diatasi dengan mengonsumsi rifampicin waktu enam bulan. Obat ini juga digunakan untuk mengobati beberapa pasien yang terinfeksi Neisseria meningitidis, yaitu sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi serius seperti meningitis, serta infeksi di hidung dan tenggorokan.

Indikasi (manfaat) Obat

Digunakan sebagai terapi tuberkulosis.

Komposisi Obat

  • Isoniazid 150 mg
  • Rifampicin 150 mg

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas: 1-2 g/hari
    • Infeksi berat: dosis bisa ditingkatkan maksimal 4 g
  • Bayi dan anak: dapat diberikan 20-80 mg/kgBB/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau petunjuk dokter.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan fungsi hati
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Urine berwarna kemerahan
  • Demam
  • Gangguan fungsi hati
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Jumlah trombosit dalam darah kurang dari normal

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Rifanh tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Alergi terhadap komponen obat ini
  • Penderita gangguan fungsi hati

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ciprofloxacin
  • Clopidogrel
  • Atenolol
  • Chloramphenicol
  • Digoxin
  • Ketoconazol

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Rifanh Tablet 150 mg/150 mg (1 Strip @ 6 Tablet)