SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Rifampicin Kapsul 300 mg (1 strip @ 10 kapsul)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Rifampicin Kapsul 300 mg (1 strip @ 10 kapsul) adalah obat untuk mengobati meningitis yang disebabkan bakteri neisseria meningitidis mengobati infeksi serius yang disebabkan staphylococcal dan brucellosis mengobati kusta atau leprosy, yaitu infeksi bakteri yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran napas mengobati penyakit legionnaires berupa peradangan paru-paru akibat infeksi bakteri mengobati tuberkulosis yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis

Informasi zat aktif :

Rifampicin termasuk golongan antibiotik yang bekerja untuk membunuh atau mencegah pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Dalam mengobati infeksi tuberkulosis, obat rifampicin digunakan bersama obat lainnya. Selain mengatasi tuberkulosis, obat ini juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri Neisseria meningitidis yang dapat menyebabkan radang pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Rifampicin pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Peningkatan risiko kerusakan hati jika digunakan bersama dengan ritonavir, halothane, dan isoniazid
  • Penurunan efektivitas phenytoin dan teofilin
  • Penurunan efektivitas ketoconazole dan enalapril
  • Penurunan efektivitas rifampicin jika digunakan bersama antasida

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.
"

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Rifampicin Kapsul 300 mg (1 strip @ 10 kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Tamsulosin hidroklorida
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 1 strip @ 10 kapsul
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Tamsulosin adalah antagonis alfa-1-adrenoseptor yang bekerja pada tonus otot polos di prostat. Tamsulosi bekerja dengan merelaksasi otot polos di leher kandung kemih dan prostat sehingga meningkatkan aliran urin dan mengurangi gejala hiperplasia prostat jinak (BPH).

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tamsulosin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran cerna. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) peningkatan 30% dalam keadaan puasa, dan makanan mengurangi tingkat dan tingkat penyerapan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) kira-kira 1 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi sekitar 16 L/kg.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di dalam hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urin sebanyak 76% dan feses 21%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh paruh eliminasi) adalah 5-7 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengobati meningitis yang disebabkan bakteri Neisseria meningitidis
  • Mengobati infeksi serius yang disebabkan staphylococcal dan brucellosis
  • Mengobati kusta atau leprosy, yaitu infeksi bakteri yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran napas
  • Mengobati penyakit legionnaires berupa peradangan paru-paru akibat infeksi bakteri
  • Mengobati tuberkulosis yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis

Komposisi

Rifampicin 300 mg

Dosis

Tuberkulosis

  • Dewasa: 8–12 mg/kgBB/hari
  • Anak-anak: 10–20 mg/kgBB/hari

Pencegahan meningitis

  • Dewasa: 600 mg sebanyak 2 kali/hari, selama 2 hari
  • Anak-anak ≤1 bulan: 10 mg/kgBB, tiap 12 jam, selama 2 hari
  • Anak-anak >1 bulan: 20 mg/kgBB, tiap 12 jam, selama 2 hari.

Kusta

  • Dewasa: 600 mg/bulan, selama 6–12 bulan
  • Dosis alternatif: 10 mg/kgBB/bulan

Brucellosis, penyakit Legionnaire, Infeksi staphylococcal yang parah

  • Dewasa: 600-1200 mg/hari dalam 2-4 dosis terbagi

Aturan pakai

Harus diminum saat perut kosong, sekitar 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan saluran cerna, seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, tidak nafsu makan, diare, radang usus.
  • Gangguan pada fungsi hati, seperti hepatitis, penyakit kuning, hingga kerusakan hati
  • Gangguan jantung, seperti gangguan irama jantung dan henti jantung
  • Gangguan darah, seperti anemia hemolitik, turunnya kadar sel darah putih (leukopenia), atau trombositopenia
  • Gangguan pada ginjal, seperti penurunan jumlah urine
  • Perubahan warna urine, keringat, atau air liur menjadi kuning, oranye, atau coklat

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat alkoholisme atau penyalahgunaan alkohol
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien lanjut usia dan anak berusia di bawah 2 tahun yang kekurangan nutrisi (malnutrisi)
  • Pasien dengan riwayat porfira akut, yaitu kelainan proses pembentukan heme (salah satu bagian hemoglobin) yang tidak sempurna
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak dan lansia

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap rifampicin Penggunaan bersama obat saquinavir atau ritonavir Pasien penderita penyakit kuning (ikterus), yaitu menguningnya kulit atau bagian putih mata

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Duloksetin.
    Duloksetin meningkatkan penyerapan dan kadar tamsulosin dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah turun secara berlebihan dan detak jantung meningkat, terutama saat Anda bangkit dari posisi duduk atau berbaring.
  • Doksazosin, prazosin.
    Menggunakan doxazosin bersama dengan tamsulosin tidak dianjurkan. Menggabungkan obat-obatan ini dapat menyebabkan tekanan darah turun secara berlebihan dan detak jantung meningkat, terutama saat Anda bangkit dari posisi duduk atau berbaring. Risiko efek samping lain seperti pusing, pusing, pingsan, sakit kepala, kemerahan, hidung tersumbat, jantung berdebar-debar, ereksi yang berkepanjangan dan menyakitkan yang tidak berhubungan dengan aktivitas seksual (priapisme) juga dapat meningkat.
  • Sildenafil.
    Penggunaan obat-obatan ini dapat menurunkan tekanan darah Anda dan meningkatkan risiko pusing, pusing, pingsan, kemerahan, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan obat ini dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti:

  • Sesak napas atau kesulitan bernapas.
    Hal ini bisa menjadi tanda masalah paru-paru.
  • Kulit kuning atau bagian putih mata Anda menguning.
    Hal ini bisa menjadi tanda masalah hati.
  • Hal mudah memar atau berdarah.
    Hal ini bisa menjadi tanda masalah darah.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Rifampicin Kapsul 300 mg (1 strip @ 10 kapsul)