Rhemafar Kaplet 4 mg (1 Strip @ 4 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Rhemafar adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kelainan endokrin, reumatik, penyakit kolagen, pwnyakit kulit, penyakit pernafasan dan kelainan darah. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Rhemafar mengandung methylprednisolone sebagai zat aktifnya.
Rhemafar Kaplet 4 mg (1 Strip @ 4 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Methylprednisolone
Kelas Terapi
Antiaritmia.
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet (4 mg)
Produsen
Ifars Pharmaceutical Laboratories

Indikasi (manfaat) Obat

  • Kelainan endoktrin: insufisiensi adrenokortikal, adrenal hiperplasia kongenital, tiroid nonsupuratif, hiperkalemia yang berhubungan dengan penyakit kanker.
  • Penyakit reumatik: sebagai terapi tambahan dengan pemberian jangka pendek pada rheumatoid arthritis, ankylosing spondilitis, bursitis akut dan subakut, acute nonspesific tenosynovitis, acute gouty arthritis, post-traumatic osteoarthritis, dan epikodolitis.
  • Penyakit kolagen: lupus eritematosus sistemik, acute carditis rheumatic, dan sistemik dermatomitosis.
  • Penyakit kulit: phempigus, bullous dermatitis herpetiformis, eritema multiforme yang berat. exfoliative dermatitis, mikosis fungoides, psoriasis, dan dermatitis seboroik.
  • Alergi: seasonal atau perennial rhinitis allergic, herpes zoster opthalmicus, konjungtivits alergi, keratitis, chorioretinitis, neuritis optik, iritis, dan iridosiklitis.
  • Penyakit pernapasan: sarkoidosis simptomatik, pulmonary tuberculosis pulminan atau diseminasi.
  • Kelainan darah: idiopatik purpura trobositopenia, trombositopenia sekunder pada orang dewasa, anemia hemolitik, erythroblastopenia, anemia hipoplastik kongenital.
  • Penyakit kanker (neoplastic disease): leukemia dan lymphomas pada orang dewasa dan leukemia akut pada anak.
  • Edema: menginduksi diuresis atau remisi proteinuria pada sindrom nefrotik.
  • Gangguan saluran pencernaan: kolitis ulseratif dan regional enteritis.
  • Sistem saraf: eksaserbasi akut pada multipelsklerosis.
  • Menigitis tuberkulosis.

Komposisi Obat

Methylprednisolone 4 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 4-48 mg/hari, dosis tunggu atau terbagi tergantung keadaan penyakit.
    • Penyakit sklerosis multipel: 160 mg/hari selama 1 minggu, kemudian 64 mg/2 hari dalam 1 bulan.
  • Anak-anak: sesuai petunjuk dokter.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan elektrolit, retensi cairan, hipokalemia alkalosis, kehilangan kalium, gagal jantung kongesif.
  • Gangguan saluran pencernaan: pankreatitis, distensi abdominal, esofagitis ulseratif.
  • Kenaikan enzim - enzim hati: alt, ast, sgot, dan alkali fosfatase.
  • Gangguan pada kulit: gangguan penyembuhan luka, kulit yang tipis dan rapuh, critema pada wajah dan keringat bertambah.
  • Gangguan neuropsikiatri: tekanan intrakanial bertambah, pseudotumor serebri.
  • Ganngguan metabolisme atau endokrin: gangguan pertumbuhan pada anak-anak, menstruasi tidak teratur dan aminore, berat badan bertambah, insufisiensi adrenal sekunder
  • Gangguan sistem penglihatan: kenaikan tekanan intraokular, glaukoma, katarak, subkapsular posterior, eksoftalamos.
  • Gangguan sistem imun: penutupan infeksi, infeksi laten menjadi aktif, infeksi oportunistik, reaksi hipersensitif termasuk anafilaksis, dapat menekan reaksi pada kulit.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu dibawah 30° C. Hindari paparan sinar matahari langsung. Jangan disimpan dilemari es.

Perhatian Khusus

  • Pemberian jangka lama dapat menyebabkan katarak subskapsular, glaukoma, dan infeksi okuler sekunder yang berhubungan dengan jamur dan virus.
  • Pemberian dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, retensi garam, dan air, peningkatan ekskresi potasium dan kalsium, menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi jamur, bakteri, dan virus.
  • Pasien penderita tuberkulosis laten atau reaktivitas tuberkulin.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien yang hipersensitif terhadap komponen obat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Cyclosporine.
  • Phenobarbital.
  • Phenytoin.
  • Rifampicin.
  • Trolendomyicn.
  • Ketoconazole.
  • Aspirin.
  • Antikoagulan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum atau penggunaan obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi atau menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi atau menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi atau menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan atau mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal penggunaan atau minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan jika efek samping tidak kunjung membaik atau bertambah buruk.
Sesuai kemasan per November 2019.
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Rhemafar Kaplet 4 mg (1 Strip @ 4 Kaplet)