SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Rendapid Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Rendapid Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung simvastatin 5 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Rendapid Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Simvastatin
Kelas Terapi
Agen dislipidemia
Klasifikasi
Statin
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
Bernofarm

Informasi Zat Aktif

Simvastatin bekerja dengan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri, serta menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, simvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan (85%). Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 5% ke bawah. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1,3-2,4 jam.
  • Distribusi: Ikatan protein plasma: sekitar 95%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses 60% dan urine 13%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 1,9 jam.

Indikasi (manfaat)

Kegunaan simvastatin, antara lain:

  • Membantu menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung
  • Membantu mencegah terjadinya stroke dan serangan jantung
  • Membantu menurunkan kolesterol jahat dan lemak dalam darah
  • Meningkatkan kolesterol baik dalam darah

Simvastatin adalah obat golongan statin, atau disebut juga HMG-CoA reductase inhibitors.

Komposisi

Simvastatin 5 mg

Dosis

  • Dosis awal yang dianjurkan: 5-10 mg/hari sebagai dosis tunggal pada malam hari.
  • Dosis awal untuk pasien dengan kadar kolesterol yang tinggi (hiperkolesterolemia) ringan sampai sedang: 5 mg/hari.

Dosis dapat disesuaikan dengan selang waktu (interval) <4 minggu sampai maksimum 40 mg/hari sebagai dosis tunggal di malam hari. Lakukan pengukuran kadar lipid atau lemak dengan selang waktu (interval) <4 minggu, dosis disesuaikan dengan respons pasien.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Muntah.
    Muntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi.
    Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari mengonsumsi makanan kaya rasa, seperti makanan pedas, dan tetaplah konsumsi makanan sederhana.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam frekuensi waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi. Hindari mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Ketika sakit kepala, beristirahat dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi simvastatin. Jika sakit kepala terjadi selama lebih dari seminggu atau memburuk, konsultasikan dengan dokter.
  • Sakit perut.
    Ketika Anda merasa sakit perut, cobalah untuk beristirahat dan rileks. Cobalah makan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda bisa mengompres perut menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas. Jika sakit perut memburuk, bicarakan dengan dokter atau apoteker.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, cobalah minum banyak air dan konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti sayuran dan buah segar.
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Infeksi pada saluran pernapasan bagian bawah.
  • Pria yang mengalami pembesaran pada kelenjar payudara (ginekomastia).
  • Gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor).
  • Pasien yang mengalami sakit kepala dan merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo).
  • Kesemutan (parestesia).
  • Gangguan pada otot seperti nyeri otot.
  • Peradangan pada pankreas (pankreatitis).
  • Kerontokan rambut (alopecia).
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Ruam kemerahan pada kulit.
  • Pusing.
  • Kekurangan sel darah merah (anemia).
  • Nyeri sendi.
  • Nyeri sendi (athralgia).
  • Ruam pada kulit.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes mellitus).
  • Pasien dengan riwayat gangguan otot pribadi atau keluarga.
  • Pasien dengan riwayat toksisitas otot dengan statin atau fibrat.
  • Penggunaan dosis 80 mg harus dibatasi untuk pasien yang telah menggunakan simvastatin 80 mg selama 12 bulan atau lebih.
  • Pasien dengan faktor risiko mengalami gangguan otot seperti miopati atau rhabdomyolysis.
  • Pasien dengan kadar tiroid yang rendah dalam tubuh (hipotiroidisme) yang tidak terkontrol.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol. 
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati.
  • Anak-anak dan orang tua.
  • Hentikan sementara simvastatin sebelum operasi besar.

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan Rendapid tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penggunaan bersama ketoconazole, itraconazole, posaconazole, voriconazole, clarithromycin, erythromycin, telitromisin, produk yang mengandung cobicistat, asam fusidat, nefazodon, ciclosporin, danazol, dan gemfibil.
  • Pasien penderita gangguan otot (miopati sekunder) akibat obat penurun lipid lainnya.
  • Pasien penderita penyakit hati yang aktif tanpa diketahui penyebab jelas.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Itraconazole, ketoconazole, posaconazole, voriconazole, clarithromycin, erithromycin, telithromycin, nefazodon, nelfilvir, bocistrevirporin, produk yang mengandung gemistlosporin, danazol dan asam fusidat, amiodaron, amlodipin, verapamil, diltiazem, lomitapid, daptomisin, dan colchicine.
    Simvastatin dapat meningkatkan risiko gangguan pada otot, seperti kelainan otot (miopati) dan kerusakan atau kematian otot rangka (rhabdomyolisis) jika digunakan bersama obat di atas.
  • Elbasvir dan grazoprevir.
    Simvastatin dapat meningkatkan konsentrasi atau kadar obat di atas.
  • Kumarin.
    Simvastatin dapat meningkatkan waktu pembekuan darah atau waktu protombin dengan kumarin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami:

  • Penglihatan kabur.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Mata atau kulit menjadi kuning.
  • Masalah penglihatan.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Rendapid Tablet 5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)