SehatQ
SehatQ Profile

Renadinac Tablet 50 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 29.924

Jumlah Produk
0

Tersedia 29 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 63.654
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Putih
Rp 88.000
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
Apotek Damai Pluit
Rp 50.041
Apotek Damai Pluit
Kota Jakarta Utara7.72 km
Apotek Zea
Rp 57.750
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.39 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Renadinac tablet adalah obat untuk yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang, misalnya nyeri akibat peradangan sendi seperti rheumatoid arthritis.

Selain itu, obat ini juga dapat meredakan nyeri setelah operasi, nyeri pada tulang, nyeri haid (dismenore), sakit gigi, asam urat, serta nyeri karena batu ginjal dan batu empedu.

Renadaic tablet mengandung zat aktif natrium diklofenak. Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara menghentikan produksi zat yang menyebabkan rasa sakit.

Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan, sebaiknya penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter atau apoteker.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Renadinac Tablet 50 mg (10 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
6
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Natrium diklofenak
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan

Dus, 10 Strip @ 10 Tablet

Produsen
Fahrenheit

Informasi Zat Aktif

Natrium diklofenak merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini memiliki kemampuan untuk meringankan nyeri (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, natrium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan. Tingkat penyerapan menurun dengan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah adalah 55%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat dalam kondisi puasa sekitar 1 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 1,3-1,4 L/kg. Ikatan protein plasma lebih dari 99%, terutama untuk albumin.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme efek lintas pertama di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 60% dan empedu sekitar 35%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat sekitar 1-2 jam.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat Renadinac adalah mengatasi nyeri pada kondisi:

  • Peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri atau rheumatoid artritis
  • Peradangan ringan akibat gesekan ujung tulang penyusun sendi atau osteoartritis
  • Peradangan kronis yang dapat menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang belakang

Natrium diklofenak juga dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot, dan tendon, seperti sakit punggung, terkilir, otot tertarik, rusaknya jaringan lunak akibat cedera olahraga, pergeseran sendi bahu, dan patah tulang.

Komposisi

Natrium dikofenak 50 mg

Dosis

Dewasa:

  • Dosis maksimal: 2 tablet (100 mg)/hari
  • Dosis awal maksimal: 3 tablet (150 mg)/hari, diberikan di hari pertama terapi. Dosis dapat dibagi dengan durasi sesingkat mungkin.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Muntah
    Duduk atau berbaring dalam posisi bersandar. Minumlah sedikit minuman manis untuk membantu menenangkan perut.
  • Pusing
    Berisitirahatlah ketika Anda merasa pusing agar tidak pingsan. Hindari mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Kesulitan buang air besar
  • Perut kembung
  • Kesulitan tidur
  • Luka pada saluran pencernaan
  • Telinga berdenging
  • Gangguan fungsi hati

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak
  • Pasien gangguan pembentukan heme atau bagian sel darah merah yang terdiri dari zat besi
  • Pasien penderita gangguan pembekuan darah yang mengakibatkan perdarahan berlebih
  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien yang mengalami kekurangan darah dan cairan dalam tubuh
  • Pasien penderita peradangan paru yang dapat berkembang dalam jangka waktu panjang
  • Pasien penyakit mata termasuk infeksi pada mata
  • Pasien yang mengalami kehilangan cairan tubuh
  • Pasien yang memiliki kadar lemak tinggi dalam darah
  • Pasien penderita peradangan pada rongga hidung
  • Pasien penderita kencing manis
  • Pasien penderita infeksi saluran pernapasan
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi
  • Pasien yang merokok

Kategori Kehamilan

Pada kehamilan sebelum memasuki 30 minggu:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Renadinac tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada kehamilan setelah memasuki 30 minggu:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita luka atau perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap natrium diklofenak
  • Pasien penderita gagal jantung sedang hingga berat
  • Pasien penderita jantung iskemik
  • Pasien penderita asma
  • Pasien penderita penyakit penyempitan pembuluh darah di daerah kaki
  • Pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah atau penghambat pembekuan darah

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) lainnya, obat penghambat pembekuan darah, dan obat pengencer darah
    Penggunaan bersama natrium diklofenak dapat meningkatkan risiko luka dan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Obat yang mengandung hormon steroid (kortikosteroid) dan obat SSRI untuk mengatasi depresi
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Kolestipol dan colestiramine
    Penggunaan bersama natrium diklofenak dapat menurunkan efektivitas obat di atas.
  • Obat pelancar pengeluaran urine (diuretik), ciclosporin, dan tacrolimus
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah dan menyebabkan gangguan ginjal.
  • Mifepriston
    Penggunaan bersama natrium diklofenak dapat mengurangi efek mefipriston.
  • Glikosida jantung
    Glikosida jantung dapat meningkatkan risiko efek samping yang berkaitan dengan gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).
  • Azithromycin
    Penggunaan bersama azithromycin dapat meningkatkan terjadinya keracunan pada darah.
  • Digoxin, lithium, metotreksat, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar obat dan risiko keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Merasa lemah
  • Kelemahan di satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara atau berpikir
  • Ruam, gatal, atau kulit bengkak
  • Tanda pendarahan di perut atau usus, seperti muntah darah atau kotoran berwarna hitam
  • Tanda maag atau pembengkakan di perut atau usus, seperti gangguan pencernaan parah, mulas atau sakit perut, serta muntah atau diare
  • Terjadi tanda masalah hati, seperti kulit atau bagian putih mata menguning
  • Tanda serangan jantung, seperti pusing atau perasaan cemas yang luar biasa
  • Terjadi tanda stroke, seperti kehilangan keseimbangan atau penglihatan kabur

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/natrium-diklofenak
Diakses pada 8 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diclofenac?mtype=generic
Diakses pada 8 Juni 2021

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/diclofenac-oral-route/before-using/drg-20069748
Diakses pada 8 Juni 2021

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a689002.html
Diakses pada 8 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Renadinac Tablet 50 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0