Raost Kaplet 50 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 26.380

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Roast tablet adalah obat untuk mengurangi peradangan serta meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit gigi dan nyeri haid (dismenore). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Roast mengandung zat aktif kalium diklofenak atau diclofenac potassium. Diklofenak dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang memang sering digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang.

Selain mengatasi rasa nyeri, diklofenak juga dapat mengurangi gejala peradangan atau inflamasi, seperti nyeri dan bengkak yang disebabkan peradangan sendi osteoartritis dan rheumatoid arthritis.

Informasi zat aktif :

Kalium diklofenak memiliki aktivitas sebagai pereda nyeri, penurun demam, dan antiinflamasi atau antiradang. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, kalium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dan hampir seluruhnya. Penyerapan obat dapat tertunda oleh makanan.
  • Distribusi: Hampir 100% obat terikat dengan protein.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme jalur pertama, dengan 60% obat yang tidak berubah mencapai peredaran darah.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine sekitar 40-60%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Pada trimester pertama dan kedua:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Raost kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Aspirin, antiplatelet, dan obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), seperti warfarin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan luka pada saluran pencernaan dan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan dan memar.
  • Kortikosteroid dan antidepresan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI), seperti escitalopram dan fluoxetine.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan terjadinya luka pada saluran pencernaan dan menyebabkan perdarahan.
  • Colestipol dan cholestyramine.
    Obat ini dapat menurunkan kadar dan efektivitas Aclonac tablet dalam mengatasi peradangan dan nyeri.
  • Digoxin atau glikosida jantung
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek samping pada penyakit jantung.
  • Penghambat ACE, diuretik, diuretik, ciclosporin, dan tacrolimus
    Penggunaan obat di atas bersama kalium diklofenak dapat menyebabkan tingginya kadar kalium dalam darah dan kerusakan ginjal.
  • Zidovudin
    Penggunaan bersama zidovudin menyebabkan gangguan perdarahan.
  • Digoxin, lithium, methotrexate, pemetrexed, dan phenytoin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gejala flu
  • Ruam pada kulit
  • Timbul masalah hati, seperti mual, diare, sakit perut di sisi kanan atas, kelelahan, gatal, urine gelap, dan kulit atau mata menguning
  • Gangguan pada jantung, seperti pembengkakan, penambahan berat badan yang cepat, dan sesak napas
  • Tanda-tanda perut berdarah, seperti feses berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Masalah ginjal yang ditandai dengan sedikit atau tidak mengeluarkan urine, nyeri atau sulit buang air kecil, bengkak di lengan atau kaki Anda, dan merasa lelah atau sesak napas

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi nyeri dan peradangan, seperti:

  • Peradangan sendi akut dan kronis akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
  • Peradangan sendi yang disebabkan gesekan pada ujung tulang penyusun sendi (osteoarthritis)
  • Peradangan kronis yang menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang (ankylosing spondylitis)
  • Nyeri akibat menstruasi
  • Nyeri akibat trauma, nyeri setelah operasi, dan nyeri lainnya

Kalium diklofenak bekerja dengan cara mengurangi zat dalam tubuh yang menyebabkan nyeri dan peradangan.

Komposisi Obat

Kalium diklofenak 50 mg

Dosis Obat

Dewasa:

  • Dosis awal: 100-150 mg/hari, dikonsumsi dalam 2-3 kali dosis terbagi

Anak-anak 14 tahun ke atas: 75-100 mg/hari dikonsumsi dalam 2-3 kali dosis terbagi

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Tablet ditelan secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan terlebih dahulu.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Beristirahat dan minum banyak air. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit alternatif. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi diklofenak. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Mual
    Minumlah diklofenak dengan atau setelah makan atau ngemil, serta hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Diare atau muntah
    Banyak minum air. Hubungi apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut atau kehilangan nafsu makan
    Hindari makanan yang mengandung gas, seperti kacang-kacangan dan bawang. Makan dalam porsi kecil tetapi sering dan lakukan olahraga ringan secara teratur.
  • Pusing dengan sesansi rasa seperti berputar (vertigo)
    Apabila Anda merasa pusing, hentikan aktivitas Anda dan berbaringlah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan mesin jika Anda merasa pusing.
  • Penggunaan jangka panjang dan dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan irama jantung
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
  • Peningkatan tekanan darah
  • Buang angin
  • Ruam pada kulit

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit jantung
  • Pasien dengan kondisi asma
  • Pasien yang merokok
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki masalah pada lambung
  • Pasien dengan riwayat perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada usus atau lambung
  • Pasien yang memiliki masalah pada ginjal atau hati
  • Pasien penderita gagal jantung

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kondisi plak menumpuk di dalam arteri yang menyalurkan darah menuju otak, organ tubuh, dan anggota tubuh
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung atau usus (tukak lambung atau usus)
  • Pasien dengan kondisi penyakit pembuluh darah di otak, terutama pembuluh darah arteri otak
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap kalium diklofenak
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada saluran pencernaan
  • Pasien penderita gagal jantung
  • Pasien penderita penyakit jantung iskemik
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Raost Kaplet 50 mg (1 Strip @ 10 Kaplet)