SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Ranitidine Tablet adalah obat untuk tukak usus 12 jari dan tukak lambung

Ranitidine Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 1.910

Jumlah Produk
1

Tersedia 100 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 2.400
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 3.300
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 3.100
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Benedetto
Rp 6.200
Apotek Benedetto
Kota Jakarta Barat4.79 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Ranitidine Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk
tukak usus 12 jari,
tukak lambung.

Informasi zat aktif :

Ranitidine termasuk dalam golongan obat H2 blocker. Ranitidine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tukak pada lambung dan usus akibat peningkatan asam lambung. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam lambung, dan meredakan nyeri perut, sensasi terbakar padalambung dan sulit menelan.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Ranitidin terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Interaksi obat :

  • atazanavir,
  • dasatinib,
  • delavirdine,
  • itraconazole,
  • ketokonazole,
  • mesalamine,
  • pazopanib,
  • ponatinib,
  • risedronate

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Ranitidine Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Ranitidine
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (150 mg)
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Ranitidine termasuk dalam golongan obat H2 blocker. Ranitidine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tukak pada lambung dan usus akibat peningkatan asam lambung. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam lambung, dan meredakan nyeri perut, sensasi terbakar padalambung dan sulit menelan.

Indikasi (manfaat)

  • Tukak usus 12 jari,
  • tukak lambung.

Komposisi

Ranitidin 150 mg

Dosis

  • Tukak usus 12 jari : 150 mg 2 kali sehari (pagi dan malam), sesudah makan malam atau sebelum tidur, selama 4-8 minggu.
  • Tukak lambung : 150 mg 2 kali sehari (pagi dan malam) selama 2 minggu.
  • Terapi pemeliharaan pada penyembuhan tukak 12 jari dan tukak lambung : Dewasa : 150 mg, malam hari sebelum tidur.

Aturan pakai

Diberikan sebelum atau sesudah makan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala,
  • lemah,
  • konstipasi,
  • diare,
  • mual,
  • nyeri perut,
  • ruam kulit.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hati-hati pemberian pada gangguan fungsi hati, wanita menyusui.
  • Hindarkan pemberian pada penderita dengan riwayat porfiria akut.
  • Pemberian pada wanita hamil hanya jika benar-benar sangat dibutuhkan.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Ranitidin terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif terhadap ranitidine.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • atazanavir,
  • dasatinib,
  • delavirdine,
  • itraconazole,
  • ketokonazole,
  • mesalamine,
  • pazopanib,
  • ponatinib,
  • risedronate

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Ranitidine Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 2.400