Ranitidine OGB Dexa Medica Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 2.121

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Ranitidine OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk mengobati tukak atau luka pada lambung dan usus akibat meningkatnya asam lambung. Ranitidine juga digunakan untuk mengobati radang usus dan lambung, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), kerusakan pada lapisan kerongkongan (esofagus) karena asam lambung, serta penyakit langka yang disebabkan tumor di usus atau pankreas (sindrom Zollinger-Ellison).
Ranitidin tablet mengandung zat aktif ranitidine. Zat aktif ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam yang diproduksi lambung. Obat ini merupakan golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Ranitidin merupakan antasida atau obat penetral asam lambung. Obat ini masuk dalam golongan antagonis reseptor histamin H2. Cara kerjanya adalah dengan menghambat zat histamin pada reseptor H2 dari sel parietal lambung, sehingga mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ranitidine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: 50% dari dosis yang diberikan diserap dari saluran pencernaan. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak selama 2-3 jam. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 50%.
  • Distribusi: Minimal menembus sawar darah-otak, melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 1,4 L/kg. Ikatan protein plasma sekitar 15%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sebanyak 30%, feses (sebagai metabolit). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) 2,5-3 jam .

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Triazolam, glipizide, midazolam, atazanavir, gefitnib, ketoconazole, dan delaviridin.
    Ranitidine mengubah penyerapan obat yang bergantung pada pH yang dapat meningkatkan penyerapan triazolam, glipizid, dan midazolam, atau menurunkan penyerapan atazanavir, gefitnib, ketoconazole, dan delaviridin.
  • Warfarin.
    Ranitidine dapat mengubah waktu pembekuan darah (waktu protrombin) dan meningkatkan kadar obat, sehingga meningkatkan risiko efek samping tiap obat.
  • Prokainamid dan N-asetilprokainamid.
    Ranitidine dalam dosis tinggi dapat mengurangi ekskresi dan meningkatkan konsentrasi plasma prokainamid dan N-asetilprokainamid sehingga dapat meningkatkan risiko efek samping prokainamid dan N-asetilprokainamid seperti nyeri dada dan detak jantung lambat atau cepat.
  • Sukralfat.
    Sukralfat dapat menurunkan penyerapan dan efektivitas dari ranitidine.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit perut.
  • Urine berwarna gelap.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Demam menggigil.
  • Batuk berlendir.
  • Nyeri dada.
  • Sesak napas.
  • Detak jantung cepat atau lambat.
  • Mudah memar atau berdarah.
  • Perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi berbagai kondisi karena peningkatan asam lambung, seperti:

  • Luka pada dinding usus 12 jari atau tukak duodenum.
  • Luka pada dinding lambung atau tukak lambung.
  • Rasa terbakar pada area dada dan kerongkongan karena peningkatan asam lambung ke kerongkongan, sehingga menyebabkan iritasi.
  • Tumor di pankreas atau bagian atas usus halus (sindrom Zollinger-Ellison).
  • Peradangan mukosa esofagus yang disebabkan refluks cairan lambung atau duodenum esofagus (esofagitis refluks).

Ranitidine mampu menghambat aksi histamin, yaitu bahan kimia alami yang merangsang sel-sel di perut untuk menghasilkan asam. Penghambatan aktivitas histamin pada sel dapat mengurangi produksi asam oleh lambung. Dengan begitu, produksi asam lambung berkurang, sehingga tidak merusak lambung dan usus dua belas jari, serta menyebabkan peradangan.

Komposisi Obat

Ranitidin 150 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Tukak usus dua belas jari (duodenum) aktif: 150 mg sebanyak 2 kali/hari atau 300 mg/hari dikonsumsi selama 4-8 minggu.
    • Terapi pemeliharaan: 150 mg/hari pada malam hari.
  • Tukak lambung aktif: 150 mg sebanyak 2 kali/hari dikonsumsi selama 2 minggu.
    • Terapi pemeliharaan: 150 mg/hari pada malam hari.
  • Keadaan hipersekresi patologis (Zollinger Ellison, mastositosis sistemik): 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Refluks gastroesofagitis: 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Esofagitis erosif: 150 mg sebanyak 4 kali/hari.
    • Pemeliharaan dan penyembuhan esofagitis erosif: 150 mg sebanyak 2 kali/hari

Aturan pakai obat

Dikonsumsi pada pagi dan pada malam hari, sesudah makan malam atau sebelum tidur.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Cobalah untuk istirahat. Makan dan minum secara perlahan, serta makan lebih sedikit dan lebih sering. Kompres perut Anda dengan bantalan panas atau botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda menjadi lebih relaks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Cobalah membuat rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika cara ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mual.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter, jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Sumsum tulang gagal membentuk granulosit, yaitu jenis sel darah putih yang membantu melawan infeksi (granulositopenia).
  • Rendahnya jumlah sel darah putih (leukopenia).
  • Berkurangnya jumah trombosit (trombositopenia).
  • Ruam kulit.
  • Lemas.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang cenderung memiliki gangguan irama jantung.
  • Pasien yang mengalami gangguan kekebalan atau sakit parah.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Penderita penyakit paru kronik.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan riwayat kelainan proses pembentukan heme yang tidak sempurna (porfiria akut). Heme merupakan salah satu bagian hemoglobin, yaitu komponen utama sel darah merah.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Ranitidine OGB Dexa Medica Tablet 150 mg (1 Strip @ 10 Tablet)